Janji

Janji
7 Bulanan


__ADS_3

Papah Frengki dan Mamah Jihan sudah pulang ke Kanada. Papah Frengki akan menyelesaikan kontrak kerjanya di Kanada.setelah selesai kontrak Papah dan Mamah akan pulang ke Indonesia lagi dan tidak akan balik ke Kanada.


Cantika semenjak hamil jadi manja.bukan hanya waktu awal awal kehamilannya saja.tapi Cantika sampai perutnya sudah 6 bulan masih terus saja manja.


Fatir,Mamah dan Papih tidak keberatan dengan sikap manjanya Cantika.justru semua menuruti apa yang Cantika mau.


Setiap bulan Fatir akan menemani Cantika periksa kandungan di rumah sakit Mamih.


Fatir selalu siaga kalau masalah Cantika.


Hari ini Cantika baru saja pulang dari rumah sakit, setelah periksa kandungan.dan Fatir mengantarkan Cantika pulang dulu ke rumah,baru nanti Fatir akan ke kantor.


Sampai di rumah Fatir mengantar Cantika ke kamar.


"Abang kok malah tiduran.udah sanah berangkat Bang. ini dah siang,"Fatir samapi kamar bukanya pergi ke kantor,malah Fatir tiduran di kasur.


"Abang kok jadi malas ke kantor sih Yang."


"Katanya ada kerjaan,"Cantika sambil ganti baju.


"Biar nanti Anton aja yang selesaikan,"mata Fatir tertuju ke Cantika yang hanya pakai dalaman saja.


Cantika sedang membuka lemari untuk ambil baju daster.


Fatir tersenyum karena Cantika terlihat seksi.Fatir bangun dari tidurnya,lalu mendekat ke Cantika.


"Yang.kamu seksi banget sih,"Fatir memeluk Cantika dari belakang sambil mengusap perut yang sudah buncit.


"Awas dulu Bang. Tika mau pakai baju."


"Ngga usah pakai baju dulu. Abang suka lihatnya,"Fatir mencium pundak Cantika.


"Sampai kapan Tika begini .lihat kan cuman bentar ,"


"Abang jadi pengin jenguk dedek Yang. sudah 5 hari kan Abang ngga dapat jatah."


"Tika lagi malas Bang."


"Ngga usah malas kalau layani suami.dosa loh Yang. sebentar ini yuk Yang."Cantika berbalik dan menghadap Fatir.


"Tapi Abang yang kerja yah."

__ADS_1


"Iya siap."


Fatir tanpa buang waktu lagi langsung mengajak Cantika ke kasur.sampai di kasur Cantika tiduran.


"Anak anak Papih yang pinter yah di dalam. Papih mau jenguk kalian soalnya,"sambil menciumi perut Cantika,Fatir bicara ke anak anaknya yang ada di dalam perut.


Tadinya Cantika hanya diam saja, akhirnya ikut bekerja dan menikmatinya juga.


Jam 11 Fatir dan Cantika baru selesai menikmati indahnya surga dunia.


Cantika yang merasa lemas dan capek langsung tidur. Fatir menyelimuti Cantika dengan selimut setelah membersihkan inti tubuh Cantika dengan tisu.


Sedang Fatir ke kamar mandi untuk bersih bersih dan mandi. Fatir akan pergi ke kantor karena Anton mengirim pesan ada berkas yang harus di tandatangani Fatir.


"Yang. Sayang,"Fatir membangunkan Cantika karena mau pergi ke kantor.


"Hemm kenapa Bang.?"


"Abang mau ke kantor dulu yah. Anton tadi telfon ada berkas yang harus Abang tandatangani."


"Iya. Abang hati hati yah."


Fatir mencium kening Cantika dulu sebelum pergi. Cantika lanjut tidur lagi setelah Fatir pergi.


Tapi orang tua Cantika akan tinggal di Jakarta.sedang Cantika tetap tinggal di Surabaya bersama suaminya.


Hari berlalu.Saat ini kandungan Cantika umur 7 bulan. Mamih dan Papih buat acara 7 bulanan.Papah dan Mamah sudah datang dari Jakarta.


Acara berlangsung sangat mewah. orang tua Fatir mengundang banyak orang. Dari ibu ibu pengajian,panti asuhan dan anak anak yatim piatu.


Perut Cantika sudah sangat besar.dan Cantika sudah cepat lelah kalau jalan.tidur pun Cantika sudah jarang bisa nyenyak,karena kedua anaknya sering bergerak.


Cantika dan Fatir hanya duduk dan menyalami tamu yang datang.acara 7 bulan berjalan lancar sampai akhir.


Jam 4 sore semua tamu sudah pulang.sekarang hanya ada keluarga inti saja. Orang tua Cantika akan menginap dua harian.


Papah Frengki juga memeriksa cucu cucunya di dalam perut Cantika. Papah ingin tau cucu cucunya yang sangat aktif.


"Kalian belum mau tau jenis kelamin anak kalian,?"tanya Papah saat selesai memeriksa perut Cantika.


Cantika dan Fatir kompak bilang belum mau tau jenis kelamin anaknya. Tapi Mamih sudah tau.cuman ngga memberi tau Cantika dan Fatir karena keduanya tidak mau tau sekarang.penginya untuk kejutan.

__ADS_1


Fatir dan Cantika sudah menyiapkan box bayi yang cukup besar ,agar kedua bayinya bisa tidur nyaman karena tidak kesempitan.


Saat ini Papah dan Mamah ada di kamar Cantika. Orang tua Cantika sedang melepas rindu.


Sekitar 3 hari Papah dan Mamah pulang ke jakarta.dan akan balik ke Surabaya kalau Cantika sudah melahirkan.


Malam harinya Fatir memijit kaki Cantika yang bengkak.tadi sore Cantika ikut mengantar orang tuanya ke bandara.dan pulang kakinya merasa sakit.


"Abang.pelan mijitnya.kaki Tika beneran sakit banget."


"Iya sayang.ini Abang juga pijitnya pelan kok."


Fatir terus memijit kaki Cantika.dan pijatan Fatir malah makin ke atas.


"Abang.kaki Tika yang sakit.kenapa mijitnya ke atas,"Fatir tersenyum saat mata Cantika melotot padanya.


"Yang. kenapa adik Abang jadi bangun yah."


"Ngga usah macam macam ya Bang."


"Siapa yang macam macam sih Yang.Abang cuman kasih tau aja. tuh lihat adik Abang bangun kan,"Fatir mengambil tangan Cantika agar memegang adiknya.


"Aww sakit yang."


Cantika yang gemas memegang adik Fatir dengan kencang.makaya suruh tidur.ngapain sih pake bangun segala.


"Cuman kamu yang bisa buat adik Abang tidur Yang."


"Emang biar tidur di apakan.?"


"Ya di masukin dulu."


"Ya Tuhan. Kan Abang tau kalau Tika lagi sakit kakinya."


"Ya tau kamu lagi sakit kakinya.tapi kan Abang cuman mau masukin adek nya Abang doang. bukan nyuruh kamu buat jalan jalan."


Cantika hanya geleng geleng kepala,karena Fatir benar benar ngga tau kondisi.


Aku sudah ada cerita baru loh. Judulnya JANDA 100 JUTA.yang penasaran sama ceritanya langsung cek di profilku aja yah.


Jangan lupa like komentar dan vote terimakasih...

__ADS_1


Besok satu bab lagi aja yah,kl di tamatin bab ini pasti panjang banget.


__ADS_2