Janji

Janji
Janji Fatir


__ADS_3

Papah mendengar Fatir ingin menikahi Cantika kurang suka, Papah Frengki sudah tau kalau Fatir sudah putus dengan tunangannya,dan Papah Frengki juga tau kalau anak nya Cantika itu suka sama Fatir dari kecil sampai sekarang.


Papah Frengki ngga sukanya karena Fatir baru saja putus dengan Tunangannya,Papah takut kalau Cantika hanya untuk pelarian atau takutnya Fatir hanya ingin balas Budi karena sudah di rawatnya selama sakit oleh keluarganya.


"Maaf Fatir Om ingin bertanya dulu pada Kamu,"


"Iya Om Silakan,"


"Kenapa kamu ingin menikah dengan Cantika,bukanya kamu baru putus dengan tunangan kamu,dan pasti kamu masih punya rasa sedih atau sakit kan,Om ngga mau kalau kamu ingin menikahi Cantika hanya pelarian saja dan kamu tidak punya rasa cintai untuk Cantika,Cantika adalah Harta berharga milik Om,jadi Om tidak mau melihat Cantika di mainkan ,kalau hanya niatan kamu untuk pelarian saja maaf Om ngga akan merestui atau mengizinkan Cantika menikah dengan kamu,"Mamah,Cantika dan Fatir melihat ke Papah semuanya,karena tidak menyangka papahnya akan bilang begitu,memang benar apa yang di takutkan Papah,takut Cantika hanya untuk pelarian saja.


Cantika lalu melihat ke Fatir dan Fatir juga melihat ke Cantika,Fatir tersenyum tipis.


"Fatir juga minta maaf dulu Om sebelumnya,Fatir memang baru saja putus dengan tunangan Fatir,dan Fatir tau apa yang di takutkan Om tentang permintaan Fatir yang ingin menikahi Cantika,Om ngga usah takut karena Fatir ingin menikahi Cantika bukan sekedar pelarian saja,tapi memang Fatir mencintai Cantika,kemarin Fatir dan Cantika memutuskan pergi ke Belanda untuk bertemu Anita karena Fatir ingin bilang ke Anita kalau Fatir ingin menikah dengan Cantika,karena Fatir merasa nyaman saat bersama Cantika, rasanya kalau bersama Cantika itu tenang Om,Cantika begitu tulus,sabar dan penyayang,Fatir jatuh cinta sama Cantika Om,,jadi Fatir Mohon restu dari Om dan Tante,,Fatir dan Cantika saling mencintai,"Papah Frengki menatap ke Fatir dan mendengarkan semua perkataan Fatir,setelah itu menatap Cantika.


"Sayang,,apa benar semuanya yang di katakan Fatir,,?"Cantika mengangguk.


"Sayang ,,kenapa kamu mau menikah dengan laki laki yang sudah bertunangan,kalau kemarin Fatir tidak putus,dan Anita mengizinkan kamu menikah dengan Fatir, Papah tidak akan setuju, Papah tidak mau kalau kamu sampai di madu,di madu itu tidak enak sayang,,kenapa kalian sampai mau nekat begitu,,!"suara Papah Frengki sedikit kencang.


"Pah sabar,,sekarang sudah berbeda kan Pah, Cantika dan Fatir memang sudah jodoh dari Tuhan,buktinya mereka sekarang bisa bersama tanpa harus menyakiti perasaan orang karena keinginan mereka ingin menikah, Tuhan berikan jalan untuk kesabaran dan kesetiaan anak kita Pah,Cinta anak kita tulus dari hati Tuhan pun tau itu,restui mereka Pah,biarkan anak kita bahagia,"Mamah sambil mengusap tangan Papah.


Cantika terus menunduk karena merasa takut ke Papahnya,dari kecil Cantika tidak pernah dengar Papahnya bicara kencang atau marah padanya,apalagi sekarang masalahnya ada di dirinya,makanya Cantika takut dan terus menunduk.


"Sayang,, Cantika,,apa kamu mencintai Fatir,dan ingin menikah dengannya,?"tanya Papah,Fatir lalu melihat ke Cantika dan ingin dengar jawabannya.


"Iya Pah,,Cantika Cinta dan Sayang sama Abang,"Fatir dalam hatinya tersenyum.


"Fatir,,Apa kamu serius mencintai Cantika dari hati kamu,?"

__ADS_1


"Iya Om,,Fatir mencintai Cantika dari hati,saya akan janji pada Om dan Tante akan mencintai dan menyayangi Cantika dengan segenap jiwa raga Fatir,Fatir tidak akan biarkan Cantika menangis ,Fatir akan berikan Cantika kebahagiaan setiap harinya,"


"Baik,,Om pegang janji kamu,suatu hari nanti kalau sampai Om lihat Cantika sedih atau bahkan sampai menangis,Om akan ambil Cantika dari kamu,ngerti,,"


"Iya Om,,Fatir mengerti,,"


"Jadi Om,,,Fatir sama Cantika di restui kan,?"


"Hemmm,,,"Jawab Papah hanya deheman,tapi sambil mengangguk.


"Makasih Om,,,Makasih Tante,,"Fatir terlihat bahagia dan menatap Cantika,Cantika juga tersenyum dengan manisnya, Papah dan Mamah juga bisa melihat senyuman Cantika yang terlihat Senang dan Bahagia.


"Trus kapan kalian punya rencana menikah,jangan kelamaan takutnya ada saja masalah,?"tanya Mamah.


"Fatir niatnya dua bulan lagi Tan,,Fatir ingin menyelesaikan masalah Fatir dan Anita ke keluarganya,biar kedepannya nanti tidak jadi masalah,"


"Tapi nanti Setelah Fatir dan Cantika menikah,Cantika ikut Fatir tinggal di Indonesia ngga papa Kan Tan ,Om,,?"


"Ya Ngga papa,sekarang teknologi canggih kok,kita bisa komunikasi dengan gampang,yang penting Anak Om bahagia itu sudah dari cukup,,"Fatir langsung merasa lega.


Saat Tangan Fatir mau mengambil tangan Cantika karena saking senangnya,Papah langsung melarangnya.


"Eehh,,,setop,,ngga boleh pegang pegang dulu,kalian belum muhrim,,"Fatir langsung menarik tanganya lagi.


"I,,Iya Om maaf,,"Fatir tersenyum malu.


Jam sudah pukul 10 malam,Papah dan Mamah mau masuk kamar,sedang Cantika mau bantuin merapikan koper Fatir,karena masih berantakan,Fatir juga sudah Izin ke Mamah dan Papah untuk mengajak Cantika ke kamarnya karena Fatir butuh bantuan Cantika merapikan kopernya.

__ADS_1


Papah dan Mamah mengizinkan,setelah Mamah dan Papah masuk kamar,Fatir lalu mengajak Cantika ke kamarnya.


Sampai di kamar,Cantika menuju koper Fatir,lalu membukanya,Cantika akan merapikan ulang,,"Sayang,,Aku bahagia banget,Papah dan Mamah kamu akhirnya merestui kita,"Fatir duduk di pinggir kasur.


"Iya Bang,,Saya juga senang,,tapi apa orang tua Abang akan merestui hubungan kita,?"


"Ya pasti orang tua ku merestui kita ,orang tua ku juga asal anak nya bahagia ,mereka akan ikut bahagia,"Cantika tersenyum sambil mengangguk.


Cantika membereskan semua baju baju Fatir dengan rapi,setelah selesai Cantika mengecek lagi siapa tau ada barang yang tertinggal.


Cantika melihat ke lemari dan kamar mandi,saat sudah tidak ada yang tertinggal Cantika ikut duduk.


"Sudah semuanya dan ngga ada yang tertinggal Bang,"


"Makasih yah sudah bantuin merapikan baju bajuku,,"


"Iya Bang,besok kalau Abang sampai langsung kabarin Saya yah,"


"Iya,,besok pasti Aku akan kabarin kamu,"sambil Fatir mengambil tangan Cantika lalu di ciumnya.


Setelah mencium tangan Cantika, Fatir melihat ke cincin yang terpasang di jari tangan Cantika.


"Cincin nya jangan di lepas yah ,sebelum nanti Aku beli yang berlian,"Cantika hanya mengangguk.


Fatir lalu menarik Cantika ke dalam pelukannya,Fatir mencium rambut Cantika,Cantika juga membalas pelukan Fatir dengan sayang,mereka rasanya tidak ingin melepaskan pelukannya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2