
Papih Akbar sebenarnya juga sedih,tapi laki laki lebih bisa menyembunyikan rasa sedihnya,lagian Mamah di rumah tidak sendiri ada Iza bersama suami dan Anak anaknya,jadi Papih Akbar ngga begitu kuatir.
Sekitar jam 4 sore Fatir bersama keluarganya sudah sampai di rumah.
Atan sampai di dalam rumah langsung masuk kamar, Atan rupanya bete lihat kakanya yang sok romantis ke Cantika.
Fatir tidak tau kalau Atan bete.karena menurut Fatir perlakuannya ke Cantika biasa aja.
Papih masuk ke kamar juga,tapi sebelum masuk kamar minta Mamih buatin minuman dingin ,dan di bawakan ke kamar.
Fatir tidak langsung ke kamar,tapi Fatir ikut Mamih ke dapur.Fatir mau ambil minum juga buat Cantika,sedang Cantika di suruh duduk di sofa.
"Duh ,,ada yang sayang sama istri nih kayanya,"Mamih meledek Fatir.
"Apa sih Mih,,jangan ngeledek deh,kan Cantika belum terbiasa,takutnya sungkan,"
"Iya deh Mamih ngerti.ya sudah buatkan minuman yang segar buat Cantika,Mamih udah buat nih buat Papih,Mamih ke kamar dulu yah,"
"Iya Mih,,"Fatir membuat minuman sendiri tidak di bantu Mba,Fatir yang mau karena mau pamer ke Cantika kalau dirinya bisa buat minuman enak.
"Sayang,, Mamih ke kamar dulu ya ,"
"Iya Mih,,"
"Oh Iya Sayang,Jangan sungkan di sini yah,sekarang ini juga rumah kamu,ok,,,"Cantika menjawab iya sambil tersenyum tipis dan mengangguk.
__ADS_1
Mamih lalu pergi menuju kamarnya,Cantika masih duduk di sofa menunggu Fatir datang.
Tidak lama Fatir datang dengan membawa dua gelas minuman dingin.
"Sayang,,cobalah minuman ini,Abang yang buat loh,"sambil memberikan satu gelas ke Cantika,Cantika mengambilnya lalu meminumnya sampai setengah gelas.
"Gimana sayang,,enak,,.?"
"Enak,,ini kasih susu ya Bang,?"
"Iya,,kalau enak habiskan,setelah itu kita istirahat,,Abang rasanya sudah lelah sekali,"
"Iya Bang,,"Cantika lalu menghabiskan minumnya,memang rasanya enak juga sedang haus,jadi bisa langsung habis di minum.
"Taro saja di meja gelasnya,biar nanti Mba yang bereskan,"Cantika lalu meletakan gelasnya di meja.
Fatir mendorong koper sambil tangan satunya menggandeng Cantika untuk menuju kamar.
Fatir membuka pintu,saat pintu terbuka Cantika di ajaknya masuk ,"Ayo sayang kita masuk,,"
Cantika masuk ke dalam kamar Fatir,mata Cantika melihat ke sekeliling kamar,sedang Fatir menuju kasur dan langsung rebahan.
"Nyaman nya kamar sendiri,,"kata Fatir.
"Sayang,,kemari lah,,kamu juga pasti capek kan,,sinih tiduran dekat Abang,,"
__ADS_1
Cantika dengan pelan mendekati Fatir,lalu dengan pelan dan sedikit malu malu Cantika rebahan,karena sedikit jauh Fatir langsung mendekati Cantika dan memeluknya.
"Sekarang kita sudah bebas pelukan sayang,kita ngga akan ada yang ganggu lagi,"Cantika hanya senyum.
Kemarin saat di rumah Nenek rupanya Fatir dan Cantika selalu ada yang ganggu kalau sedang ada di kamar berduaan.
Tanpa Fatir dan Cantika tau,Atan suka nyuruh anaknya Tante Iza yang paling kecil untuk masuk ke kamar Fatir,agar mengganggu waktu berdua nya mereka.
"Dan kita juga belum melakukan hubungan suami istri kan,,?"Cantika tidak menjawab,karena Cantika merasa malu.
"Kenapa diam aja Hem,,"Fatir sambil mengangkat dagu Cantika agar wajah Cantika menghadap ke arahnya.
"Bang,,Cantika malu,,"Fatir tersenyum.
"Kenapa harus malu,,kita sekarang sudah sah jadi suami istri,dan kita sudah halal untuk melakukan nya,"Cantika makin malu dan pipinya makin merah.
Fatir mengusap pipi Cantika yang terlihat merah,dan berlahan Fatir mencium pipi Cantika.
Ciuman Fatir tidak hanya di pipi,tapi lanjut ke bibir. Cantika menyambut ciuman Fatir dengan membuka mulutnya.
Setelah mulut Cantika terbuka,keduanya sama sama menikmati ciuman, tangan Fatir mengusap punggung Cantika.
Dan lama lama keduanya sudah saling menuntut.tapi saat Fatir posisi sudah di atas badan Cantika.
Tok,,tok,,,
__ADS_1
"Kak,,Kaka,,,"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...