Janji

Janji
Bisa Jalan 5 Langkah


__ADS_3

Mobil Papah Frengki sudah sampai di tempat tujuan,Cantika membantu menggandeng tangan Fatir,sedang Papah dan Mamah membawa barang dan makanan.


Papah lalu mengelar tikar untuk duduk,Mamah menata makanan saat tikar sudah di buka lebar.


Keempatnya duduk dulu untuk bersantai sambil menikmati secangkir teh hangat dan cemilan,pemandangan nya sangat bagus dan Sejuk,membuat mereka berempat sangat menikmatinya.


Setelah menghabiskan satu cangkir teh ,Papah mengajak Fatir untuk mulai terapi.


Cantika juga ikut membantu,dengan penuh semangat Fatir berusaha untuk berjalan.


Cantika menunggu di depan Fatir tapi sedikit jauh,sedang Papah bersiap untuk memberi arahan untuk berjalan,dan Papah juga akan membantu mengambil tongkat yang Fatir pegang.


"Ayo Fatir,kita mulai yah,,kamu harus dalam posisi berdiri nyaman dulu,"Fatir menurut perkataan Papah.


"Pelan pelan aja jalanya,kalau ngga kuat langsung bilang yah,"Fatir jawab iya.


Tongkat di ambil Papah,lalu Fatir sudah berdiri,Fatir melihat ke depan ,terlihat Cantika dengan senyum manisnya sudah menunggunya.


"Pelan pelan aja Bang ,ayo kemari lah..."tangan Cantika sambil di ulurkan.


Mamah merekam nya dengan hp,agar nanti bisa di kirimkan ke Mamah Vivi.


Fatir berjalan dua langkah,Fatir menahan rasa sakit tapi di tahan nya,karena Fatir sudah ingin bisa berjalan lagi.


Fatir sudah berjalan 5 langkah,lalu Fatir kehilangan keseimbangan,Cantika dengan cepat mendekatinya,dan menarik tangan Fatir.


"Abang,,,"Kata Cantika dan Fatir pun tidak jatuh karena cepat di tangkap oleh Cantika.


Papah langsung mendekat dan membantu Fatir untuk duduk kembali di tikar.


Papah menyuruh Fatir meluruskan kakinya dan Papah memeriksanya.


Saat Papah sedikit menekan kaki Fatir,Fatir kesakitan,dan tangan Fatir menggenggam tangan Cantika dengan kencang.


"Sakit sekali apa cuman sakit,,?"


"Sakit sekali Om,,"


"Untuk hari ini kita sudahi dulu,kaki kamu belum kuat betul buat jalan,"


"Ngga Om,,nanti Fatir akan belajar jalan lagi,,sakit seperti ini masih bisa Fatir tahan,"


"Tapi ngga baik kalau kaki kamu di paksa in buat jalan,,pelan-pelan aja yah,"Fatir mengangguk.


"Sayang,oleskan salep ini ke kaki Fatir yang sakit yah,"suruh Papah ke Cantika.

__ADS_1


"Iya Pah,,"Cantika mengoleskan dengan pelan di kaki Fatir.


Cantika sangat pelan dan penuh perasaan mengolesinya agar Fatir tidak kesakitan.


"Sayang,, Mamah sama Papah mau jalan jalan ke situ yah,sepertinya itu pohon apel,"Mamah Menujuk ke arah pohon yang tidak jauh.


"Oh iya Mah,,hati hati yah,,"


Mamah dan Papah pun pergi,sekarang Fatir dan Cantika hanya berdua.


"Sayang,,,"Cantika kaget saat Fatir memangilnya sayang,sambil tangan Fatir mengusap rambut Cantika juga,Cantika mengangkat wajahnya.


"Ada apa,,kok lihatin gitu,?"tanya Fatir,Cantika menggeleng sambil tersenyum.


"Ngga papa kan Aku panggil Sayang,?"


"Tapi kalau Papah sama Mamah dengar ngga enak,,"jawab Cantika pelan.


"Ya kalau ada orang tua kamu,Aku ngga akan panggil sayang,Aku akan panggil kamu sayang kalau kita hanya berdua,"Cantika mengangguk sambil tersenyum tipis.


"Ini sakit ngga Bang ,,?"


"Ngga,,itu ngga sakit,tapi yang ini sakit,,karena bangun dan bikin celana Aku sesak,"sambil menunjuk ke adek nya Fatir berkata,Cantika langsung melotot saat melihat apa yang di tunjuk jari tangan Fatir.


"Jorok di mananya,itu sentuhan tangan kamu di kakiku bikin Adiku bangun,,"Cantika langsung mengangkat tanganya.


"Udah selesai,,"Cantika lalu menghentikan mengoles obat di kaki Fatir,Fatir tersenyum melihat wajah Cantika yang terlihat malu.


Cantika membersihkan tanganya,setelah itu Cantika memotong buah buat di makan mereka.


"Besok kalau kita punya anak,kita ajak jalan jalan ke tempat seperti ini ya Yang,,pasti mereka akan sangat senang,Aku dan anak anak akan main lari lari ,sedang kamu duduk sambil menyiapkan makanan untuk kita,"


"Kamu pikirannya jauh banget sih Bang,"


"Ya ngga papa kan,,ini kan impian semua orang,apa kamu ngga mau seperti itu,,"


"Ya mau,,tapi kita aja masih ngga jelas,,"Fatir diam.


"Bang ini makan buahnya,,manis loh,aaa,,,"Cantika yang tau salah bicara,langsung mengalihkan pembicaraan.


Fatir membuka mulutnya dan mengunyah buah yang tadi di suap kan Cantika.


Cantika terus menyiapkan buah ke Fatir,"Kenapa Aku terus yang di suapi,kamu ngga makan,,sinih Aku suapi,,"Fatir mengambil garpu dari tangan Cantika,lalu Fatir menyuapi Cantika.


Fatir tersenyum saat menyuapi Cantika,karena ini pertama bagi Fatir menyupi makanan ke perempuan.

__ADS_1


"Eemmmm,,,"Papah datang dan melihat Fatir yang sedang menyuapi Cantika.


Fatir dan Cantika tersenyum malu,,"Enak amat di sini malah lagi suap suapan buah,,masih ada ngga buahnya,,?"


"Ini masih Om tenang aja,kita ngga habiskan kok,Cantika nih Om manja katanya pengin di suappin,,"Cantika langsung melotot ke Fatir.


"Enak aja,,ngga Pah,Abang bohongorang Abang yang ingin suapi Cantika,,"


"Ya udah,,jangan ribut,ini Mamah dapat buah Apel banyak,besok kita akan buat selai,,"


"Itu apelnya boleh di makan langsung Tante,?"


"Boleh,,ini manis,Fatir mau coba,,"


"Iya Tante,,Fatir mau,'Mamah mengambilkan satu apel yang merah untuk Fatir.


"Abang tunggu,,itu belum di cuci,,jorok,,sinih Saya cuci dulu,"Cantika mencuci apelnya setelah itu baru kasih Fatir.


Setengah jam kemudian,Fatir minta belajar jalan lagi sebelum pulang ke rumah.


Papah pun mengabulkan ,lalu Fatir sudah berdiri dan siap berjalan,Cantika di depan lagi dan memberi Fatir semangat.


Fatir dengan pelan berjalan,satu langkah dua langkah,dan sampai lima langkah Fatir terus stabil,walau Fatir menahan sakit.


"Sudah Bang,,Abang sudah lima langkah dan stabil,besok lagi aja jangan di paksa,"Cantika sambil mendekati Fatir,lalu Papah mendekat sambil memberikan tongkat nya.


"Iya,Kita lanjut besok lagi,,kamu sudah lebih baik,,"kata Papah.


Mamah dan Cantika membereskan barang barang,Papah menemani Fatir jalan duluan ke mobil,setelah semuanya beres Mamah dan Cantika menyusul ke Mobil.


Papah membawa mobilnya menuju rumah,Jam sudah menujukan pukul 11 siang,Mamah di mobil mengirim video Fatir yang berjalan ke Mamah Vivi.


Mamah Vivi sangat senang melihat Fatir sudah bisa berjalan walau baru lima langkah.


Mamah Vivi mengucapkan banyak terimakasih ke pada Mamah Jihan karena telah membantunya merawat Fatir.


Sampai di rumah,Fatir di bantu Papah masuk kamar ,Mamah dan Cantika ke dapur untuk membereskan barang barang yang tadi di bawanya.


"Sayang,,,Mamah mau istirahat dulu yah,, tolong kamu buatkan makanan untuk Fatir,ini sudah siang Fatir harus minum obat,"


"Iya Mah,,Mamah istirahat lah,,"


Mamah dan Papah masuk kamar dan istirahat,sedang Cantika buat makanan untuk Fatir makan siang.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2