Janji

Janji
Permintaan Terakhir


__ADS_3

Siang harinya Papah Agung sudah sadar,satu persatu anak dan cucunya masuk secara bergantian,karena di dalam tidak boleh orang banyak,yang selalu ada di dalam menemani Kakek ya Nenek Dinda.


Papih Akbar bilang ke Papah Agung harus terus berusaha untuk sembuh,jangan menyerah ,karena Fatir akan menikah.


Fatir pun masuk setelah bergantian dengan yang lain,"Kakek,,,,"Sambil mencium tangan kakeknya.


"Cucu kebanggaan Kakek sudah besar yah,,sudah mau menikah,,"


"Iya Kek,,makanya Kakek harus tetap sehat,biar nanti Kakek bisa lihat cicit Kakek,,pasti Cicit Kakek akan tampan dan cantik seperti Kakek dan Neneknya,"Kakek hanya tersenyum.


Fatir keluar karena mau bergantian dengan yang lainya,setelah semuanya bertemu Mamih Dinda berserta Fatir dan Atan pulang ke rumah utama,bersama anak Tantenya.


Papih Akbar bersama Mamah Dinda yang jagain Kakek,Mamah Dinda yang semalam ngga tidur tidur di sofa,padahal Papih sudah menyuruh Mamah untuk pulang,tapi Mamah tidak mau,dan ingin tetap menemani Kakek.


Kakek sudah di pindah ke ruang rawat,karena permintaan Nenek Dinda,Dokter di rumah sakit sudah sangat mengenal Nenek Dinda,jadi di setujui saat Kakek di pindahkan ke ruang rawat.


Papih Akbar sedang mengobrol dengan Kakek,Kakek rupanya meminta Papih untuk mempercepat pernikahan Fatir,kakek ingin melihat cucu yang sangat di banggakannya menikah.


"Papah pasti sembuh,,Fatir akan menikah sebulan lagi,"


"Papah sudah ngga kuat Bang,,Papah juga ingin terus sehat ,Papah kasihan Mamah,tapi melihat keadaan Papah seperti ini,Papah sudah berserah kepada Tuhan,kalau nanti Papah sudah tiada, tolong jagain Mamah yah,"


"Pah,,,sudah jangan bicara seperti itu,Abang yakin Papah akan sembuh kok,,"


"Kita ngga tau umur kita sampai kapan kan Bang,,jadi tolong turuti permintaan Papah yang terakhir,Papah ingin melihat Fatir menikah,,"


"Iya baiklah Pah,,Abang akan bicarakan dulu dengan keluarga wanita,dan Fatir menikah bukan dengan tunangan nya yang kemarin tunangan,mereka sudah putus,sekarang Fatir sudah dapat gantinya,,"


"Kok bisa,,kenapa Abang ngga kasih tau masalah ini ke Papah,?"


"Abang ngga mau Papah kepikiran,,yang penting sekarang Fatir sudah dapat calon istri yang lebih baik dari kemarin,"

__ADS_1


"Syukur lah,,calon istri Fatir orang mana,?"


"Calon istri Fatir anaknya Frengki Pah,,"


"Anak Frengki ,,ya Tuhan ternyata anak nya Frengki sama Jihan yang akan jadi cucu menantu,"Papah Agung terlihat senang, Papah Agung juga bicaranya sudah sangat pelan,apa lagi hidungnya ada selang untuk bantu nafas.


"Sekarang Papah istirahat yah,Abang mau telfon Frengki dulu,mudah mudahan dia sedang sif malam ,biar bisa angkat telfon Abang,"Papah Agung hanya jawab iya.


Papih Akbar keluar dari ruang rawat setelah Papah Agung tidur,Papih menelfon papah Frengki sambil duduk depan ruang rawat.


Sebenarnya Papih Akbar ngga enak sama Papah Frengki,takutnya keinginannya di tolak,karena akan meminta anaknya untuk menikah hanya akad saja tanpa ada pesta,tapi demi keinginan terakhir Papah nya Papih Akbar pun tetap mencoba.


Papih menelfon Papah Frengki,sampai dua kali panggilan akhirnya di angkat.


"Halo Freng,,"


"Hemm,,ada apa,,ini jam berapa sih ,di sini masih malam banget Bar,,"


"Ngga,ada apa sih,,?'


"Aku mau bicara sedikit serius,tapi nanti saja kalau di situ sudah pagi,kamu kasihan pasti masih ngantuk,"


"Sudah katakan saja,Aku udah bangun,susah lagi kalau mau tidur sudah bangun gini,"sambil duduk.


"Baiklah,,Aku mau tanya masalah anak kita,kamu sudah tau mereka ada hubungan kan,?"


"Iya,,Aku sudah tau,,apa ada masalah,?"


"Ngga ada masalah sama mereka,tapi masalahnya ada di Papah ku,"


"Masalah apa,,apa Pak Agung tidak setuju dengan hubungan anak anak kita,,?"

__ADS_1


"Bukan ngga setuju,tapi Papah ku ingin anak anak kita cepat menikah,Papah ku saat ini sedang di ICU, dan itu keinginan terakhirnya,"


"Pak Agung sakit apa sampai di ICU,,"


"Papah hanya sakit tua, Papah ingin minta pernikahan Fatir di percepat karena ingin melihat cucunya menikah,Papah selalu bilang takut ngga ada umur,jadi Aku ingin izin dan meminta persetujuan kamu,boleh ngga putrimu menikah dengan putraku,tapi hanya ijab,ngga mungkin Aku buat pesta di saat Papah sedang sakit ,kalau nanti Papah sembuh Aku akan buatkan pesta yang meriah untuk pernikahan anak anak kita,gimana Freng,,kamu mengizinkan ngga,?,,Aku mohon padamu,,ini demi keinginan terakhir Papah ku,"Frengki diam sesaat,Frengki mengingat kebaikan Papah Agung dan Bu Dinda ,mereka orang orang yang membatunya seperti ini,jadi sekarang waktunya untuk balas Budi.


"Aku izinkan Bar,kita turuti keinginan Pak Agung,"


"Syukur lah, terimakasih banyak Freng ,"


"Iya sama sama,Trus kapan pernikahan itu akan di langsungkan,"


"Kamu bisa ke Indonesia kapan,,?"


"Aku ambil cuti dulu,,jadi Belem jelas,"


"Tolong secepatnya,dan kirimkan data data anakmu biar Aku yang akan mengurusnya ke KUA,"


"Baiklah,,nanti akan Aku kirim,,"


"Iya Aku tunggu,,dan tolong kamu rahasiakan pernikahan ini dari putrimu,Aku juga akan merahasiakan nya dari putraku,"


"Kenapa di rahasiakan Bar,,?"


"Karena anaku baru kasih tau ada hubungan dengan putrimu semalam, jadi Aku tidak ingin dia tau sekarang,pasti kesenangan nanti putraku,,"


"Dasar kamu Bar ,sama anak sendiri aja perhitungan,,"


"Biar saja Freng,,ya sudah yah,,Aku tunggu kabar dari kamu kapan kamu bisa datang ke Indonesia bersama istri dan anakmu,,"Papah Frengki jawab iya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2