Janji

Janji
Foto Sudah Sampai Di Tangan Fatir


__ADS_3

Cantika dan Fatir sudah selesai makan siang ,keduanya lalu menuju parkiran mobil.


"Bang Tika mau pulang aja yah."


"Iya.Abang juga mau pulang. Abang rasanya lemas dan pengin tidur."Cantika tersenyum.pasti Fatir kecapean tadi habis main kuda kuda an.


Fatir menjalankan mobilnya meninggalkan parkiran restoran. sampai di rumah keduanya langsung masuk ke kamar.


Keduanya ganti baju rumah,setelah ganti keduanya tidur siang sambil berpelukan.


Sore harinya Cantika membuatkan kopi untuk Fatir. saat Cantika sedang jalan ke arah tangga,Mamih pulang.


"Sore Mih."


"Sore sayang.itu kopi buat sapa sayang.?"


"Buat Abang Mih."


"Fatir sudah pulang.?"


"Sudah. tadi siang pulang bareng Tika."


"Oh gitu. ya udah sanah bawa kopinya ke Fatir."


"Iya Mih."


Cantika naik ke atas dan Mamih menuju kamarnya. Sampai di kamar Fatir langsung meminum kopinya.


"Bang Tika mandi dulu yah."


"Tunggu Yang,kita mandi bareng yah."Fatir mau minum kopi berhenti dulu untuk bicara.


"Ngga. nanti Abang minta jatah lagi,Tika capek."


Tika masuk kamar mandi dan mengunci pintunya.rupanya Cantika takut Fatir masuk.


Malam harinya semua makan malam bersama,saat sedang makan Atan datang.


"Malam semuanya.wah pas banget nih Aku lagi lapar ,"Atan langsung duduk.


"Dari mana kamu,?"tanya Papih,karena penampilan Atan sangat rapi.


"Habis ketemu temen Pih,"


"Temen cewek apa Cowok Dek.?"Mamih terlihat penasaran.


"Cowok. kenapa Mamih tanya kaya gitu.?"

__ADS_1


"Ya siapa tau pergi sama temen Cewek."


"Apa sih Mih,,santai aja soal itu. nanti juga Adek punya pacar. Adek ini normal kok."


Fatir tersenyum mendengar perkataan Atan."Apa yang lucu.ngapain senyum gitu,?"Atan rupanya melihat Fatir yang tersenyum.


"Kamu kayanya butuh bantuan Mamih deh Dek,"


"Bantuan apa,,?"


"Cari istri.!"


Atan langsung jawab "Ngga perlu. Aku bisa cari sendiri."


"Sudah sudah,makan dulu baru nanti lanjut lagi ngobrolnya ,"kata Papih.


Mereka lalu makan dan tidak mengobrol lagi. selesai makan para laki laki duduk di ruang keluarga.sedang Mamih menemani Cantika buat salat buah di dapur.


"Mamih coba cicipi kurang apa salatnya."Cantika menyuapi Mamih salat buah yang sudah jadi.


"Eemm..ini sangat pas.rasanya enak sayang."


"Masa sih Mih,"Cantika juga mencicipinya.


"Iya Mih ini enak."


"Makasih ya Non."


"Iya Mba,"


Mamih ke ruang keluarga duluan sambil membawa salat buah. Cantika sedang memisahkan yang buat besok di dalam kulkas.


Setelah itu baru Cantika ikut ke ruang keluarga sambil membawa salat buah satu mangkok.


"Kaka ipar,buat Aku mana,?"


Mamih sedang menyuapi Papih. dan pastinya Cantika juga makan sama Fatir. lah dirinya udah sendiri tapi ngga di bagi.


"Kamu mau.?"


"Ya Tuhan pake di tanya,ya mau lah kak."


"Di kulkas masih ada kok,tunggu yah di ambil dulu."


Cantika sudah kembali dengan membawa semangkuk salat buah,seperti biasa Atan hanya sendiri.dan hanya bisa melihat orang tua dan kakanya yang sok romantis gitu.


Jam 10 semua masuk ke kamar untuk tidur. Atan tidur di rumah karena Mamih yang suruh.

__ADS_1


Pagi harinya semua sedang sarapan bersama. pak penjaga dari depan masuk ke dalam untuk memberikan sebuah amplop tanpa nama dan alamat.


"Ini siapa yang kasih Pak,?"tanya Papih sambil melihat amplop nya.


"Ngga tau Tuan. tadi saya hanya di suruh untuk memberikan amplop ini kepada Tuan."


"Coba Atan lihat Pih,"Papih memberikanya pada Atan.


"Pak,, besok besok kalau ada orang kasih amplop kaya gini lagi jangan di terima yah."


"Iya Den."


Atan menerawang apa isinya. "Coba Aku lihat,"Atan memberikanya pada Fatir.


Fatir yang penasaran dengan isinya tanpa buang waktu langsung membuka amplop nya.


Fatir saat menyobek Amplop terlalu buru buru, akhirnya amplop sobek dan isinya berjatuhan. isi nya ternyata Foto yang kemarin Anita dan Radit edit.


Fatir langsung kaget melihat foto yang berjatuhan di meja makan. rupanya tidak hanya Fatir yang kaget ,semua yang ada di situ juga kaget.


Tapi tidak dengan Cantika. Cantika tetap makan makanya dengan santai.


Mamih,Papih dan Atan langsung melihat ke Fatir dengan tatapan penuh tanya.


Dan semuanya mengambil foto itu."Fatir bisa jelaskan foto ini! kenapa kamu bisa seperti ini,!" Papih terlihat marah.


"Pih itu foto tidak benar. Kaka ngga mungkin melakukan hal menjijikan seperti itu.!"


"Apa ini Anita ,dia sudah pulang ke Indonesia.?"


"Iya Mih itu Anita. tapi Kaka ngga melakukan apa-apa. Kaka berani sumpah."


Semuanya lalu melihat ke Cantika yang terlihat biasa saja.


"Sayang,,kamu harus percaya sama Abang. Abang akan jelaskan ,kalau foto ini hanya editan. Abang tidak mungkin berbuat macam macam."


Atan masih terus menatap ke foto. karena Atan sedang mencari kebenaran apa itu foto editan.


"Tika percaya sama Abang. Abang ngga mungkin melakukan hal yang di larang agama. benar kata Abang,itu hanya foto editan,"semua orang jadi melihat ke Cantika.


"Dari mana kamu tau Sayang,"Fatir sebenarnya sangat takut. takut kalau Cantika tidak percaya padanya.dan pasti Cantika akan marah.


Cantika lalu menceritakan apa yang di dengar dan di lihat saat di parkiran kantor Fatir.


"Brengsek!. mereka mau main main denganku. akan Aku balas .!"Fatir terlihat sangat marah dan meremas foto foto yang ada di tanganya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..

__ADS_1


__ADS_2