
Cantika dan Fatir sudah sampai di apartemen Atan. keduanya langsung ke atas. sampai di apartemen Atan jam 7 malam. Mamih sudah memasak buat makan malam bersama.
Cantika dan Atan hanya makan sedikit karena tadi sudah makan bersama teman temanya.
"Kamu beli apartemen gede gini kredit apa langsung lunas Dek,?"tanya Fatir.
"Lunas dong Kak. kalau kredit bikin pusing nantinya."
"Berapa.?"
"Ada lah Kak,"
"Kak kamu tanya gitu ngga niat mau pergi dari rumah kan. Mamih ngga akan kasih izin kalau kamu pergi.!"
"Ngga Mih. Kaka cuman nanya aja."
"Ingat yah Kak,Tika. kalian berdua jangan ada pikiran untuk beli rumah atau mau pindah dari rumah. Mamih ngga mau di hari tua nanti.krsepian. Mamih mau kalian tetap ada di rumah. Atan biarkan saja sekarang. tapi nanti kalau sudah menikah Atan juga harus pulang lagi,!" Mamih bicaranya penuh penekanan.
"Iya Mih. kita akan temani Mamih dan Papih di rumah.iya kan Sayang.?"
"Iya Bang,"jawab Cantika.
Setelah selesai makan,semuanya pamit pulang. Atan di tinggal sendirian di apartemen.
Papih sama Mamih bawa mobil sendiri,begitu juga Fatir dan Cantika. sampai di rumah semuanya masuk kamar masing masing karena memang sudah merasa lelah dan malam juga.
Pagi harinya Cantika seperti biasa menyiapkan baju untuk Fatir pakai. saat Cantika sedang mengambil baju ,Cantika teringat kata kata Anita yang bilang kalau dirinya mandul.
__ADS_1
Saat Cantika sedang melamun,Fatir memangilnya dari dalam kamar mandi.
"Sayang,,tolong ambilkan handuk dong. ini handuknya jatuh,"Cantika langsung tersadar.
"I,iya bang. tunggu Tika ambilkan."Cantika mengambil handuk di lemari.lalu memberikanya pada Fatir.
Tapi Fatir sambil keluar dari kamar mandi dengan polos. Cantika yang melihatnya hanya menggeleng.
"Kenapa ngga tunggu sih Bang. lantai jadi basah kan,"
"Abang udah dingin,"sambil mengambil handuk dari tangan Cantika.
Saat Fatir pakai baju Cantika duduk tepi kasur."Bang. nanti Tika ikut Mamih ke rumah sakit boleh ngga.?"
"Mau ngapain Sayang ikut Mamih.?"
"Emang kamu sakit,?"sambil memakai baju.
"Ngga. ya pengin aja.boleh kan Bang.?"
"Ya udah pergilah.tapi nanti siang ke kantor Abang yah.kita makan siang bareng."
"Iya baiklah.nanti Tika akan ke kantor Abang."
Setelah Fatir rapi keduanya turun kebawah untuk sarapan.
Mamih dan Papih sudah ada di meja makan.keduanya lalu duduk dan sarapan bareng.
__ADS_1
Fatir dan Papih berangkat ke kantor bareng. setelah mereka pergi Cantika bilang ke Mamih kalau mau ikut ke rumah sakit.
"Mih,,Tika pengin periksa rahim. Tika takut kalau mandul."
"Sayang,,kamu sehat kok. nanti juga pasti hamil. kamu yang sabar aja yah."
"Tapi Tika hanya ingin pastikan saja Mih."
"Ya sudah ayo ikut Mamih ke.rumah sakit."
"Iya Mih. Tika siap siap dulu yah ,"Mamih jawab iya.
Tika naik ke kamar untuk siap siap mau ikut ke rumah sakit.
Di lain tempat Anita dan Radit baru bangun tidur. Anita menginap di apartemen Radit.
"Sayang,,bangun. ini sudah pagi,"Radit sambil mencium kening Anita.
"Hem,,, iya. tunggu 5 menit lagi. Aku masih mengantuk."
"Apa hari ini kamu jadi pergi ke kantor Fatir,"
"Iya,,Aku jadi mau pergi ke sana. kamu jadi bantu Aku untuk menghancurkan rumah tangganya kan.?"
"Aku akan siap membantu ,yang penting kamu harus mau menikah denganku nanti."
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1