
Semuanya sudah berangkat,tinggal Cantika di rumah sendirian. di kamar Cantika tiduran sambil melamun.
Cantika teringat dengan perkataan Fatir yang akan membalas Anita dan Radit. Cantika langsung bersiap mau pergi menyusul Fatir ke kantornya. Cantika tidak mau kalau Fatir membalas Anita dan Radit. Cantika takut kalau Fatir kenapa kenapa.
Setelah siap Cantika langsung berangkat,"Non,, Non mau kemana,,?"tanya Mba yang melihat Cantika sudah rapi dan kearah keluar rumah.
"Saya mau ke kantor Abang Mba."
"Tapi Pak supir belum datang,tunggu pak supir pulang dulu."
"Saya naik taxsi aja Mba."
"Jangan Non. nanti saya yang di marahin Den Fatir. tunggu sebentar lagi ,pasti Pak Supir datang."
"Tapi Mba."
"Udah Non duduk dulu. Mba temani,"
Cantika dan Mba duduk di teras. setelah menunggu 10 menit Pak Supir datang. Pak Supir baru mengantar Mamih ke rumah sakit.
"Tuh dah datang Non."
"Iya Mba. Saya pergi dulu ya Mba."
"Iya Non hati hati."
Cantika mendekat ke mobil."Pak antar Saya ke kantor Abang yah."
"Iya Non."
Mobil langsung meninggalkan rumah. di kantor Fatir sedang bicara ke Anton.
"Cari informasi tentang pekerjaan Radit . Saya ingin besok sudah dapat semuanya tentang dia."
"Baik Pak."
"Hari ini apa ada sidang.?"
"Tidak ada Pak. hari ini Bapak ada janji bertemu dengan klien jam dua siang."
"Oh baiklah. ya sudah sanah kamu balik kerja."
__ADS_1
"Iya Pak."
Anton keluar dari ruang Fatir.saat buka pintu ternyata pintu sudah di dorong seseorang.
Anton kaget melihat siapa yang datang."Maaf. Anda tidak boleh masuk,"Anton langsung menghadang orang yang akan masuk ke ruang Fatir.
"Siapa kamu berani melarang Aku. awas kamu,"Anton di dorong kebelakang.
"Hai Mad,,itu sekertaris kamu larang Aku masuk sih Mas."Fatir langsung melotot.
"Mau apa kamu kesini!. keluar,"ternyata yang datang Anita.
"Aku ingin bertemu kamu Mas. kok kamu usir Aku,"sambil berjalan mendekat ke Fatir.
Fatir langsung bangun dari duduknya. Fatir tidak mau dekat dekat sama Anita karena otak Anita pasti sudah punya rencana jahat.
"Anton tetap di sini. jangan keluar sebelum saya suruh."
"Iya Pak."
Anita rupanya datang ke kantor Fatir ingin mencari tau gimana hasil Foto yang di kirimnya.
"Mas,,Aku masing mencintai kamu. kita balikan lagi yah."sambil mendekat ke Fatir.
"Mas,,kenapa kamu jadi berubah kasar gini ke Aku. Aku menyesal dulu telah meninggalkan mu. Aku masih mencintai kamu Mas. Aku mau jadi istri kedua kamu."
"Menyesal."Fatir sambil tersenyum mengejek.
"Maaf Aku tidak berminat,Aku sangat mencintai istriku. dan Aku tidak mungkin menduakan nya."
Saat Fatir sedang bicara ,Cantika datang."Ada apa ini Bang.?"
"Sayang. kamu datang ke sini . ada apa.?"
"Ngga ada apa apa Bang. Tika pengin kesini aja. Trus kenapa dia di sini,?"sambil melihat ke arah Anita dan Cantika mendekat ke Fatir.
"Ngga tau tuh mau ngapain,"Fatir sambil memeluk Cantika lalu mencium keningnya.
Mata Anita langsung menatap tajam ke arah Cantika.
"Kebetulan kamu datang, Aku mau kasih lihat ke kamu foto ini."Anita dengan pedenya memberikan Foto yang sudah di lihatnya tadi pagi.
__ADS_1
Fatir dan Cantika hanya tersenyum."Kamu ngga perlu kasih lihat foto itu dua kali. Aku tadi pagi sudah melihatnya. dan Foto itu tidak berpengaruh apa-apa pada hubungan Aku dengan Abang. iya kan Bang.?"
"Iya Sayang. itu hanya foto editan. dan Abang ngga mungkin melakukan hal seperti yang di foto,"Fatir sambil menarik pinggang Cantika agar mendekat padanya.
Anita terlihat malu,lalu Anita akan pergi.
"Anita tunggu! jangan pergi dulu. Aku mau bicara,"Cantika menahan Anita.
"Sayang,kamu mau bicara apa sama wanita licik itu.! jangan dekati dia. biarkan dia pergi."
"Bang Tika hanya ingin bicara sama Anita sebentar aja. percaya sama Tika,"
Fatir pun mengizinkan. Cantika lalu mendekati Anita.
"Anita,Aku ingin bicara dengan mu sebentar saja, dan semoga setelah kita bicara ,di antara kita tidak lagi ada dendam ,dan kamu tidak lagi mengganggu rumah tanggaku dengan Abang."Anita hanya diam dan terus menatap Cantika.
"Kita duduk yuk,biar bicaranya enak,"Cantika mendekat ke Anita dan menyuruhnya duduk.
"Tidak perlu. kamu mau bicara apa,katakan saja."
"Baiklah kalau kamu ngga mau duduk. Aku hanya ingin mengatakan padamu untuk setop mengganggu rumah tanggaku dengan Abang. dulu kamu sendiri kan yang sudah tidak mau bersama Abang. kamu bilang tidak mau menikah dengan orang cacat. apa kamu tau saat kamu bicara seperti itu,Abang sangat sedih karena saat itu Abang masih sangat mencintai kamu."
"Tapi kamu saat itu juga mengharapkan Aku putus dengan Mas Fatir kan. karena kamu juga mencintainya,iya kan.!"
"Benar. Aku sangat mencintai Abang. tapi Aku juga tidak menyuruh Abang untuk meninggalkanmu atau memutuskan mu.itu semua karena kesalahan dari kamu sendiri. jadi Aku harap kamu jangan mengganggu rumah tanggaku dengan Abang. kita sangat bahagia,"
"Aku akan mendoakan kamu agar kamu cepat menemukan laki laki yang baik dan mencintai kamu dengan tulus. semoga kamu juga bahagia seperti hidup ku bersama Abang."
Fatir mendengar Cantika bicara dengan tenang dan lembut ke Anita . Fatir sangat kagum ke Cantika.
"Kamu akan merasa bahagia kalau kamu melakukan sesuatu dengan ikhlas dari hati dan penuh cinta. tapi kalau kamu ingin memaksakan kehendak kamu sendiri dan menyakiti perasaan orang,pasti hidupmu juga tidak akan pernah bahagia."
"Aku sudah selesai bicara,sekarang kalau kamu mau pergi silakan."
Anita tanpa bicara langsung keluar dari ruang kerja Fatir. Anita sedikit berlari rupanya Anita menangis.
Anton yang melihat Anita sudah keluar ikut keluar dan menutup pintu ruang kerja Fatir.
Fatir mendekati Cantika ,lalu memeluknya.
"Abang sangat mencintai kamu sayang."sambil mencium kening Cantika.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..