
Jam 4 sore Fatir bersiap pulang.sebenarnya Fatir masih ada kerjaan ,tapi karena sudah merasa lelah Fatir memutuskan untuk pulang.malamnya Fatir kurang tidur dan siangnya langsung kerja,jadi badan merasa lelah.
Fatir membawa mobilnya keluar dari kantor.tadi Cantika menelfonnya dan minta di belikan pizza,jadi Fatir akan membeli pizza dulu untuk Cantika.
Di belakang mobil Fatir dari tadi ada motor yang selalu mengikutinya.sampai Fatir beli pizza pun motor itu masih mengikutinya.
Fatir pulang ke rumah setelah beli pizza. Fatir tidak terlalu memperhatikan ada motor yang mengikutinya,karena di jalanan motor sangat banyak.
Sampai di rumah Fatir turun dari mobil,Cantika yang sedang menunggu di ruang keluarga mendengar suara mobil Fatir langsung keluar.
"Sore Bang,,,"
"Sore Sayang,,ini pizza nya,,"Fatir memberikan kantong yang berisi pizza.
"Iya Bang makasih,,"Fatir merangkul Cantika dan masuk ke dalam.
Di luar rumah ,tapi sedikit jauh si pengendara motor rupanya memfoto rumah Fatir.
"Halo Bos,,itu foto rumah laki laki itu,"si pengendara motor sedang menelfon Bos nya.
"Terus ikuti dan cari tau siapa dia,,!"
"Baik Bos."
Fatir menemani Cantika makan pizza di meja makan. Fatir juga minta Mba membuatkan kopi ,karena matanya benar benar mengantuk.
"Makanya pelan sayang,,ini saosnya sampai kena pipi,"Fatir sambil mengusap saos di pipi Cantika. Cantika tersenyum.
"Ini enak Bang,,aaa Abang harus cobain,"Cantika menyiapkan Pizza ke mulut Fatir.
Saat keduanya sedang makan pizza,Atan datang.
"Wah,,ada pizza nih,,minta dong,,"Cantika tidak berani menjawab,lalu Fatir yang menjawab.
"Jangan banyak banyak,ambil dua aja."
"Baiklah,,Aku akan ambil dua potong,"Atan mengambil dua potong pizza dan meletakan nya di piring.
"Kak,,Aku minta bantu bilang ke Mamih pengin beli apartemen dong,"
"Buat apa kamu beli apartemen,,?"
"Aku dah dewasa Kak,Aku pengin hidup mandiri,tapi Mamih ngga ngizinin,"
"Ya namanya orang tua pasti kuatir kalau anaknya tinggal sendirian di luar,sedang rumah aja ada,buat apa sih udah deh jangan macam macam,"
"Aku pengin pergi sama temen temen dan rasain punya teman cewek juga,kalau Aku selalu di rumah gini ,mana ada Aku punya teman,"
__ADS_1
"Kamu tinggal di rumah juga bisa kan pergi main sama teman,jangan jangan kamu pengin tinggal di apartemen sendirian karena pengin bebas masukin temen cewek kamu ,iya,,?"
"Ya Tuhan,,ngga gitu juga kali kak,Aku tuh cuman ingin mandiri,dan tidak lagi ada yang cemburu padaku,,"
"Maksudmu apa,,kamu lagi ,,"
"Abang,,sudah,,ayo kita ke kamar saja, Tika sudah selesai makannya,"Cantika langsung memotong perkataan Fatir dan bangun dari duduknya lalu mengajak Fatir ke kamar.
Cantika takut kalau Fatir dan Atan nantinya bertengkar.karena suara Fatir sudah beda tadi.
Fatir menurut dan pergi ke kamar bersama Cantika. Atan hanya senyum tipis saat melihat kakanya terlihat kesal.
Cantika menyuruh Fatir untuk mandi biar segar. Cantika yakin kalau sampai tadi ngga di pisah kedua Kaka adik pasti akan bertengkar.
Cantika yang sudah mandi tiduran di kasur sambil main hpnya.
Malam hari Fatir dan Cantika makan malam bersama Papih dan Mamih, tapi Atan tidak ikut makan.
"Adek kok ngga ikut makan Mih,?"
"Adek sudah berangkat tadi habis mahrib,katanya ada operasi,"Fatir hanya mengangguk.
Selesai makan Papih dan Fatir mengobrol masalah kerjaan,sedang Cantika membantu Mamih buat puding coklat buat besok agar pagi bisa di makan.
Sekitar jam 9 malam,Fatir mengajak Cantika masuk kamar.
"Kita tidur langsung ya Yang,,Abang benar benar ngantuk dan lelah,,"
Pagi harinya Fatir sudah bersiap pergi ke kantor. Cantika menemani sarapan .
"Abang berangkat yah,"
"Iya Bang,,hati hati di jalan ,jangan ngebut,"Fatir jawab iya.
Fatir mencium kening Cantika setelah itu baru naik mobil.
Sampai di kantor Fatir sudah ada yang menunggu.ternyata Lisna sudah ada di kantor Fatir.
"Pagi Pak Fatir,,"
"Pagi,,apa hari ini kita ada janji,,?"
"Tidak ada,tapi Saya memang ingin ke sini karena ada masalah, Saya sengaja datang kesini pagi pagi dan naik ojeg agar tidak ada yang tau dan mengikuti Saya,"
"Kamu naik ojek,pantas Saya tidak lihat mobil kamu,,kalau gitu mari masuk ke ruangan Saya,"Fatir juga mengajak sekertaris nya untuk masuk,Fatir tidak mau hanya berdua.
"Ada masalah apa,,?"
__ADS_1
"Saya semalam habis bertengkar dengan Suami Saya,dia menuduh Saya selingkuh dan suami Saya juga memukul wajah Saya,ini pipi Saya masih sakit bekas pukulannya,"
"Ya Tuhan,, Suami anda kenapa kasar sekali,"
Saat di kantor Fatir dan Lisna sedang bicara untuk masalah gugatan cerainya.di rumah Fatir ada orang yang mengirim amplop ke pak penjaga rumah.
"Ini berikan kepada pemilik rumah,"kata orang yang mengantar.
"Ini buat siapa ya Pak,?"
"Saya tidak tau,saya hanya di suruh,"dan orang itu langsung pergi.
Pak penjaga bingung juga takut melihat amplop itu,lalu pak penjaga masuk ke dalam menuju dapur untuk bertanya ke mba mau gimana itu amplopnya.
"Saya juga ngga tau pak kalau gitu,orang di situ tidak tertulis buat siapanya amplop itu,"
"Iya Saya juga bingung mba,,gimana yah,,"
Cantika datang ke dapur dan melihat pak penjaga di dapur langsung menyapa.
"Siang pak,,kok tumben Bapak di sini,?"
"Iya Non,bapak lagi bingung ini,ada orang yang kasih amplop dan menyuruh memberikan ke pemilik rumah,tapi amplop nya ngga ada nama buat siapanya,jadi saya bingung,"
"Oh gitu,,boleh Saya lihat pak,"
"Oh silakan Non ini,,"
Cantika melihat ke amplop nya,dan menerawang apa isinya.
"Kok sepertinya isinya foto ya Pak,"
"Oh gitu ya Non,kita kira buat siapa ya Non,"
"Coba tanya ke Atan saja Pak,siapa tau ini punya Atan,"
"Iya ya Non,,coba Saya tanya Den Atan,"
"Iya Sanah Pak,,Den Atan lagi nonton tv tuh,"Kata Mba,pak Penjaga lalu masuk ke dalam.
"Maaf Den ganggu,,"
"Ada apa Pak,,?"
"Ini tadi ada orang ngantar amplop ,dan kata orang yang antar suruh kasih ke orang yang tinggal di sini,tapi amplopnya ngga ada nama buat siapanya,,"Atan sedikit aneh dengarnya,lalu Atan mengambilnya.
Atan yang penasaran lalu membukanya,dan ternyata isi amplopnya membuat mata Atan terbuka lebar dan kaget.
__ADS_1
Kira kira apa yah isi amplopnya,,,kita lanjut besok yah....
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...