
Anita pamit untuk pergi dari kantor Radit setelah selesai mengedit foto. dari kemarin Anita belum pulang ke rumahnya.
"Aku pulang dulu yah."
"Aku antar yah."
"Ngga usah. Aku pulang sendiri aja,kamu kan lagi kerja."
"Mau pulang ke rumah apa mau pulang ke butik.?"
"Mau ke butik aja. Aku lagi malas pulang ke rumah."
"Ya sudah kalau gitu hati hati di jalan yah."
"Iya."
Radit mencium kening Anita dulu sebelum Anita pergi."Besok pagi jangan lupa kirim itu foto ke rumah Fatir."
"Iya sayang. pasti Aku kirim."
Setelah itu Anita keluar dari ruang kerja Radit. Anita naik taxsi menuju butik.
Di lain tempat Fatir dan Cantika keduanya sedang menikmati nikmat bercinta di siang hari.
"Abang,,pelan pelan aja masuknya."
"Iya sayang,ini Abang juga pelan. punya kamu yang sempit jadi terasa sakit. tahan yah nanti kalau sudah masuk ngga akan sakit kan."
Fatir dengan pelan mendorongnya,Cantika menahan sambil gigit bibir. akhirnya masuk juga.
"Yang,tumben punya kamu kering ,biasanya cepat becek."
"Gimana mau becek,Abang main hajar aja. harusnya kasih pemanasan."
"Oh iya,Abang yang salah yah. Abang soalnya udah ngga tahan,"
Fatir masih mendiamkan pinggulnya. lalu Fatir dan Cantika berciuman.keduanya saling menikmati ciuman itu .
__ADS_1
Setelah ciuman cukup lama,pinggang Fatir pun bergerak dengan pelan dulu.
"Sayang,,rasanya sungguh nikmat. rasanya hangat sekali."sambil mencium telinga Cantika Fatir bicara.
"Eeemmm,,iya Bang. ayo bang lebih cepat lagi."
"Siap Sayang,Abang akan penuhi permintaan kamu."Fatir lalu mengerjakan pinggangnya dengan cepat.
Fatir juga mengganti beberapa posisi ,keduanya benar benar saling mengimbangi dan kerjasama dengan baik untuk mencapai kenikmatan.
"Abang,,punya Tika mau keluar,"saat ini Cantika ada di atas.
"Ayo keluarkan saja,hemm."
Saat Cantika bergerak seperti menaiki kuda,tangan Fatir dengan lihai dan pintarnya bermain di dua daging kenyal milik Cantika.
Setelah bergerak 5 menitan,Cantika berteriak kencang karena pelepasan. untung saja ruangan Fatir kedap suara ,jadi tidak akan ada orang yang dengar.
Cantika ambruk di badan Fatir setelah selesai penembakan. Fatir lalu.mengulingkan badan Cantika dengan pelan ke kasur. sekarang gantian Fatir yang akan pegang kendali.
Cantika yang tadinya lemas kembali bangkit karena merasakan nikmat yang di buat Fatir.
"Sayang,,Abang mau keluar."
"Iya Bangg,,"
Saat Fatir sudah mau keluar,Cantika menyetopnya.
"Bang setop. berhenti dulu."Fatir yang sedang bergerak cepat langsung kaget dan berhenti.
"Kenapa,?! apa ada yang sakit.?"
"Ngga Bang. ngga ada yang sakit,tapi nanti Abang keluarin nya jangan di dalam. tapi taro di perut Tika."Fatir yang tidak tau maksud permintaan Tika merasa bingung.
Cantika rupanya ingat perkataan Dokter. suruh di lihat milik Fatir itu encer apa kental.
"Kenapa kok di buang di luar.nanti ngga enak dong.?"
__ADS_1
"Udah nurut aja.keluarin di luar dan di perut.nanti akan Tika jelaskan sama Abang."
"Baiklah kalau gitu. untuk hari ini Abang menurut,tapi besok besok Abang tidak mau lagi karena ngga enak rasanya."Tika jawab iya.
Fatir yang tadi sudah mau keluar di suruh berhenti jadi lama lagi mau keluarnya. setelah bergerak dan ganti gaya akhirnya Fatir sudah mau keluar.
Fatir mencabut miliknya lalu di arahkan ke perut Tika. karena Fatir ngga sabaran dan ngga pelan milik Fatir berantakan ngga di perut saja ,tapi ke seprai dan ke pipi Tika juga.
"Aaahggg..."
"Abang,,kenapa berantakan sih..!"Cantika sambil mengusap pipinya yang terkena air cinta Fatir.
Fatir tidak menjawab karena sedang menikmati pelepasan.
Setelah selesai Fatir menjatuhkan badanya di samping Cantika dengan nafas yang memburu.
Cantika bangun lalu ke kamar mandi untuk melihat air cinta Fatir kental apa encer.
Dan saat Cantika ambil pakai tangan,terasa kental. dan bau khas nya sangat menyengat. Cantika buru buru membersihkan badanya. Cantika juga sekalian mandi.
Setelah mandi Cantika pakai baju sambil menjelaskan ke Fatir kenapa tadi dirinya pengin Fatir mengeluarkan air cintanya di perut.
"Trus tadi kamu lihat gimana ,kental apa encer.?"
"Menurut Tika kental Bang,"
"Jadi."
"Jadi. jadi apa,?"
"Kok kamu malah tanya balik ke Abang sih. ya jadi gimana menurut kamu,"Cantika tersenyum.
"Ya menurut Tika Abang subur.jadi besok Tika harus konsultasi lagi ke Dokter ,biar tau kapan waktu subur Tika."
"Ya terserah apa yang ingin kamu lakukan. tapi ingat ngga boleh capek. ngerti.!"
"Siap Bos"
__ADS_1
Fatir ke kamar mandi juga untuk mandi,setelah selesai keduanya memutuskan untuk makan siang di luar.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...