
Setelah Fatir bilang mau pulang ke Indonesia,dan Papah Frengki juga sudah mengizinkan,Fatir pamit ke kamar karena sudah malam mau istirahat.
Cantika dari tadi terus saja diam saat dengar Fatir mau pulang ke Indonesia, Papah dan Mamah pun tau kalau Cantika sedih.
"Sayang,,jangan sedih gitu,kalau Kalian jodoh ngga akan kemana kan,"Mamah sambil mengusap kepala Cantika.
"Iya sayang ,,benar kata Mamah,jangan sedih yah,,"
"Iya Mah, Pah,Cantika ngga akan sedih,kan ada Mamah dan Papah yang selalu temani Cantika,"sambil memeluk Mamahnya dengan manja.
Setelah itu ketiganya masuk kamar karena memang sudah malam.
Pagi harinya Cantika pergi mengajar cukup pagi,Samapi tidak sarapan di rumah.
Mamah dan Papah juga Fatir sarapan bersama,Fatir dari tadi matanya selalu melihat ke arah pintu kamar cantika.
"Cantika sudah berangkat mengajar dari tadi pagi,jadi ngga usah di tungguin,,"kata Mamah.
"Oh gitu ya Tan,,kok tumben berangkat pagi ya Tan,,"
"Kata Cantika sudah 4 hari ngga masuk ngajar,jadi sekarang berangkat pagi,"Fatir mengangguk.
Selesai sarapan Papah Berangkat ke rumah sakit,sedang Mamah beres beres rumah,Fatir masuk kamar ,dan di kamar Fatir membereskan baju bajunya untuk di masukan ke koper.
"Aku akan meninggalkan Cantika,apa Aku akan bisa tanpanya,kenapa rasanya sungguh berat meninggalkan nya,,"kata Fatir pelan .
Fatir tiduran di kasur,dan terus berpikir,"Huhhh,,,kenapa Aku justru merasa berat gini,kemarin saat LDR an sama Anita ngga segini beratnya yang Aku rasakan,,"Fatir mengusap wajahnya kasar.
Jam 12 siang Fatir bersiap,Fatir rupanya mau menjemput Cantika di tempat kerjanya.
"Tan,,Fatir mau jemput Cantika di tempatnya mengajar yah,"
__ADS_1
"Oh gitu,tapi tau kan tempatnya,?"
"Tau Tan,,"
"Ya udah kalau gitu,hati hati di jalan yah,,"
"Iya Tante,nanti Fatir mau ajak Cantika makan siang di luar ya Tan,"Mamah jawab Iya.
Fatir pun pergi,dan berjalan dengan pelan pelan menuju tempat kerja Cantika,Fatir tidak pernah ke tempat kerja Cantika,tapi Cantika pernah bilang nama sekolahnya,jadi Fatir tau.
Fatir menelfon Cantika,ingin memberi tau kalau dirinya sedang menjemputnya,tapi Cantika tidak mengangkat telfonya.
Fatir lalu mengirim pesan,"Sayang,,Aku sedang berjalan menuju tempat kerjamu,tunggu Aku yah,"
Setelah kirim pesan Fatir jalan lagi ,Cantika rupanya masih mengajar,dan hp nada suaranya di matikan,jadi Cantika tidak dengar hpnya bunyi.
Fatir sudah sampai,Fatir yang merasa kakinya sakit lalu istirahat di luar gerbang sekolah,sambil menunggu Cantika.
"Aku ada di depan gedung sekolah menunggumu,apa kamu masih lama,,"Cantika membaca pesan itu langsung buru buru ,setelah rapih Cantika keluar , Cantika berjalan sangat cepat.
"Cantika tunggu,,"Ada yang memangil Cantika saat sudah di dekat pagar sekolah,saat Cantika menengok Ternyata Jo yang memangil.
"Ada apa Jo,,?"
"Kamu mau pulang,ayo Aku antar,?"
"Maaf Jo ngga bisa,Aku sudah di jemput,"
"Oh,,sama siapa,,sama Papah mu yah,,"
"Cantika,,ayo kita pulang,"Ternyata Fatir melihat Cantika sedang mengobrol dengan Jo ,Fatir langsung menghampiri mereka.
__ADS_1
Jo melihat Fatir yang berjalan mendekati Cantika,dengan kaki yang di seret.
"Abang,,"Cantika mendekat ke Fatir yang sedang berjalan mendekatinya.
"Maaf ya Bang,Abang menunggu lama,tadi Hp Saya di matikan nada suaranya,jadi waktu Abang telfon saya ngga dengar,"
"Ya sudah ngga papa,,yang penting kita sudah ketemu,"Cantika jawab iya.
Jo yang seperti paham dengan Fatir terus melihatnya,tapi Jo rupanya tidak ingat pernah bertemu di mana dengan Fatir.
"Tika,,siapa dia,,?"tanya Jo,Cantika sebelum menjawab melihat ke Fatir dulu.
"Kenalkan Jo,,ini Abang Fatir,dia calon suamiku,"Jo langsung kaget saat dengar Cantika bilang calon suami.
"Kamu lagi ngga bohongin Aku kan Tik,ngga mungkin kamu mau menikah dengan laki laki yang maaf ,, cacat,,'Fatir hanya diam saat Jo bicara,Fatir ingin tau Cantika menjawab apa.
"Cinta itu ngga harus lihat fisik Jo,walau Fisiknya ada kekurangan tapi kalau dia bisa memberikan kebahagiaan dan rasa nyaman pada pasamganya Cacat Fisik itu ngga penting,"Fatir mendengar jawaban Cantika langsung merasa senang dan bahagia,ternyata dirinya tidak salah pilih Cantika jadi calon istrinya.
"Maaf Jo, Aku mau pergi dulu,sampai jumpa besok ,"Jo hanya jawab iya dengan pelan,Cantika lalu menggandeng tangan Fatir dan mereka jalan bersama meninggalkan Jo.
"Sungguh kamu wanita yang sempurna Tik,kamu sudah baik,cantik,lembut juga tulus, kamu bisa mencintai orang yang kurang sempurna,padahal banyak laki laki yang suka padamu lebih dari dirinya,termasuk Aku Tik,Aku suka sama kamu sudah dari dulu,tapi ternyata hati kamu sudah untuk orang lain,"kata Jo sambil terus melihat ke arah Cantika dan Fatir yang terus berjalan.
"Sayang,,kita makan siang di luar yah,tadi Aku sudah izin sama Tante,,"
"Boleh,,ayo kita mau makan di mana,,?"
"Aku ngga tau daerah sini tempat makan yang enak,kamu aja yang cari tempatnya yah,"
"Ok,, Saya tau tempatnya,ayo kita kesana,"Keduanya sambil bergandengan tangan .
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1