
Cantika dan Fatir pagi hari sekitar pukul 8 pagi keluar dari Hotel.semalam keduanya menghabiskan malam dengan menginap di Hotel. Fatir baru saja buka puasa setelah satu minggu berpuasa karena Cantika datang bulan.
Cantika di antar Fatir pulang ke rumah.hari ini sekertaris Fatir sudah masuk kerja.jadi hari ini Cantika tidak membantu Fatir di kantor lagi.
"Abang mau turun dulu ngga.?"
"Ngga deh.ini sudah siang,Abang ada janji jam 9 soalnya."
"Oh ya udah."
Mobil baru saja berhenti di depan rumah. Cantika cium tangan Fatir dan cipika cipiki sebelum turun.
"Abang hati hati di jalan,kalau sudah sampai kantor kabari Tika."
"Iya Sayang."
Setelah Cantika turun dari mobil,Fatir menjalankan mobilnya meninggalkan rumah. Cantika masuk ke dalam rumah setelah Fatir pergi.
Sampai dalam rumah Cantika membawa tas baju kotor ke tempat pencucian yang ada dekat dapur.
"Pagi Kaka Ipar,,"sapa Atan yang ada di meja makan.
"Pagi,"jawab Cantika dan langsung masuk ke tempat cuci baju.
Setelah meletakan baju kotor Cantika masuk lagi.sebenarnya Cantika ingin menghindari Atan tapi yang ngga begitu nampak,karena Fatir sudah pernah bilang untuk tidak terlalu dekat dengan Atan.
"Kak,,semalam menginap di mana,?"Atan pura pura tidak tau.
"Semalam Abang ngajak tidur di Hotel."
"Wah enak yah kalau sudah halal ,mau di ajak tidur di mana aja bebas,"Cantika hanya senyum tipis.
"Ai permisi dulu mau ke kamar,"Cantika tidak mau lama lama di situ,Atan juga sudah tau dari kemarin kemarin kalau Cantika menjaga jarak dengan nya. Atan tidak memasalahkan nya karena kejadian waktu itu pasti Kaka dan Kaka iparnya berantem.
Sampai di kamar Cantika langsung rebahan karena memang masih merasa ngantuk,dan badan juga pada pegal pegal.semalam Fatir benar benar membuat Cantika tidak bisa tidur tenang.
"Ya Tuhan. badanku rasanya pegal semua,"sambil tangan Cantika memijiti pinggangnya.
__ADS_1
Tidak lama hp Cantika ada motif pesan masuk,saat di lihat dari Fatir. Fatir mengirim pesan kalau dirinya sudah sampai kantor.Cantika mengirim pesan jawaban iya.
Cantika pun tidur karena memang mengantuk.Fatir di kantor mau bertemu klien di luar. Fatir pergi bersama sekertaris nya.
Samapi di restoran Fatir menemui klien nya yang ternyata seorang wanita cantik yang seumuran dengan nya.
"Selamat pagi,,"sapa Fatir,wanita itu pun bangun dari duduknya dan langsung menjawab sapaan Fatir.
"Pagi,, Pak Fatir.?"
"Iya,,Saya Fatir,,"
"Oh,,silakan duduk."
"Maaf saya telat,"kata Fatir saat sudah duduk.
"Ngga kok,, Saya saja yang memang datangnya terlalu cepat."
"Jadi apa yang bisa Saya bantu.dan kenapa Ibu Lisna ngga mau datang ke kantor Saya.?"
"Sebelumnya Saya minta maaf karena harus bertemu di Restoran.Saya tidak bisa ke kantor Pak Fatir karena ada banyak mata mata suami saya.kalau mereka tau Saya ke kantor pengacara pasti Suami Saya akan tau,jadi kalau di Restoran seperti ini mereka taunya saya sedang makan bersama teman bisnis,"
"Maaf bisa ngga yah Jang panggil Saya Ibu,panggil Saya Lisna saja,biar Saya ngga terlihat tua,,"
"Baiklah Lisna,,"
"Trimakasih Pak Fatir,,jadi Saya ada masalah dengan istri pertama suami Saya,"Fatir mendengar nya langsung sedikit kaget tapi Fatir masih diam.
"Saya di tuduh berselingkuh dengan teman suami saya sendiri,dan yang mengadukan ke suami adalah si istri pertama .Saya yang tidak merasa langsung mendatangi istri pertama untuk menjelaskan kalau Saya tidak berselingkuh, tapi ternyata Saya di rumahnya mendapat kekerasan.istri pertama suami bersama sodaranya telah melakukan pemukulan, Saya ada bukti foto dan visum dari Dokter nya Pak,,nanti Saya akan kasih,"Fatir masih mendengarkan nya.
"Lalu kenapa Lisa minta bercerai dari suami,kan masalahnya hanya sama istri pertama,?"
"Iya memang masalah nya saya sama istri pertama.tapi Saya sudah ngga kuat berumah tangga dengan suami Saya.dia tuh ngga pernah tegas ke istri pertamanya.Aku selalu di salahkan dan istri pertamanya salah benar selalu di bela,jadi Saya sudah tidak sanggup hidup dengan sami seperti itu,"Fatir mengangguk.
Mereka bertiga cukup lama mengobrol Samapi tidak terasa jam sudah menujukan pukul setengah 12 siang.
"Ngga terasa sudah siang saja,,"kaya Fatir sambil melihat ke Jam.
__ADS_1
"Iya,,kita sekalian makan siang aja gimana Pak Fatir?biar Saya yang tlaktir,,?"
"Boleh aja."
Lisna lalu memanggil pelayan dan memesan makanan.
Lisna memberikan foto saat mendapatkan kekerasan dan hasil visum dari Dokter ke Fatir.
Makanan pun datang ,ketiganya lalu makan bersama.setelah selesai makan ketiganya keluar dari restoran karena sudah selesai urusannya. Fatir dan Lisna menuju parkiran mobil duluan,karena sekertaris Fatir mau pergi ke toilet.
Saat Lisna sedang jalan ,tidak sengaja sendal tingginya menginjak batu dan membuat jalanya tak seimbang dan akhirnya Lisna akan jatuh ke depan,untungnya ada Fatir yang menariknya dengan cepat ,jadi Lisna tidak sampai jatuh.
Lisna jatuh di dada Fatir.Lisna yang kaget dan takut jatuh langsung memeluk Fatir dengan kencang.
Di saat Lisna memeluk Fatir tanpa keduanya tau ada orang yang memfotonya.
Untuk berapa detik mereka berpelukan,tapi keduanya langsung sadar dan melepaskan pelukan.
"Kamu ngga papa,,?"tanya Fatir.
"Ngga papa Pak,, trimakasih sudah menolong saya.kalau Bapak tidak menolong Saya tadi,pasti Saya akan jatuh,"
"Iya,, syukur kamu ngga sampai jatuh,ayo kita lanjut jalan,,"Lisna jawab iya dan keduanya jalan ke arah mobil.
Fatir mengantar Lisna sampai mobil nya,setelah Lisna masuk mobil dan pergi ,Fatir baru pergi menuju mobilnya sendiri.
Ternyata orang yang diam diam memfoto Fatir dan Lisna tidak hanya memfotonya sekali saja.sampai tadi Fatir mengantar Lisna ke mobilnya pun orang itu masih memfoto.
Fatir menunggu sekertaris nya di mobil,Fatir sambil menunggu melihat foto Lisna dan hasil Visum nya.
"Hebat bener nih orang sampai punya istri dua,cantik cantik lagi,,pasti ini orang kaya,ngga mungkin orang biasa bisa punya istri yang kaya gini,,"Fatir rupanya juga di kasih Foto istri pertama suami Lisna.
Setelah sekertaris Fatir datang,keduanya langsung pergi meninggalkan restoran dan langsung menuju kantor.
Cantika di kamarnya terbangun karena lapar.saat di lihat ternyata sudah jam 12.
"Pantas perutku lapar,rupanya sudah siang aja,"Cantika ke kamar mandi dulu untuk cuci muka,setelah itu baru turun untuk makan siang.
__ADS_1
Cantika melihat tempat makan kosong langsung buru buru ambil makanan,rupanya Cantika tidak mau makan siang bareng Atan.
Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...