
Atan yang bingung mau pulang apa ngga, akhirnya memutuskan untuk tidur di ruang kerjanya.sekitar jam 12 Atan terbangun karena perutnya merasa lapar.
"Jam berapa sih ini,"Atan melihat jam di tanganya."Pantas Aku merasa lapar,dari pagi belum makan,ini udah waktunya jam makan siang lagi,"
Atan turun dari ranjang kecil yang ada di dalam ruangannya,lalu Atan pergi ke kamar mandi untuk cuci muka .
Setelah cuci muka dan merapikan rambutnya,Atan keluar dari ruang kerjanya dan akan menuju kantin.
Saat mau ke kantin ,Atan berpapasan dengan Mamih.
"Sayang,,kok kamu masih di sini,kamu ngga pulang,?"
"Iya Mih,Adek belum pulang,tadi pagi ketiduran dan ini baru bangun,"
"Trus sekarang mau kemana,,?"
"Adek lapar Mih,Adek mau makan ke kantin,"
"Makan di ruangan Mamih aja yuk,kita makan bareng.nanti kita pesan makanan dari kantin,"
"Ya Mih ayo,"keduanya berjalan menuju ruang kerja Mamih.
Setelah sampai ,Mamih menelfon kantin untuk mengantarkan makanan untuk dua orang.
Sambil menunggu makanan datang,keduanya menunggu sambil mengobrol.
"Mih,,semalam Kaka ipar sakit,?"
"Iya,, Tika badanya panas,"
"Tapi kenapa Mamih suruh Kaka ipar minum obat itu,obat itu kan ada efeknya,?"
"Ya itu memang obat ada efeknya,tapi Tika memang sudah biasa dengan obat itu,"Atan jadi penasaran dengan perkataan Mamih nya.
"Sudah biasa,maksudnya,,?"
"Tika itu lahir prematur sayang,dan anak prematur kamu tau kan pasti ada aja yang berbeda dari anak lahir normal,Tika ngga boleh sedih dan ngga boleh punya pikiran yang berat,karena kalau Tika mengalami salah satunya,Tika akan sakit dan suhu tubuhnya naik,"Atan mengangguk.
"Kok Mamih tau,,?"
"Ya kan Mamih sama Mamah nya Tika temenan,jadi Mamih tau,"
"Oh iya,,"
Makanan sudah datang,keduanya lalu makan bersama.
"Mih,, Mamih tau ngga kenapa Kaka ipar sakit ,?"
"Mamih ngga tau,,tapi Mamih lihat mata Tika kaya habis nangis,sepertinya Kaka sama Tika habis bertengkar,"
"Mamih kenapa ngga tanya,?"
"Sayang,,masalah kaya gitu ngga boleh orang tua ikut ikut,mereka kan sudah pada besar,pasti bisa selesaikan masalahnya sendiri,tapi tadi pagi Tika sudah sembuh dan semalam juga ngga sampai minum obat itu,"
"Oh syukurlah Mih,Trus Kaka sama Kaka ipar gimana,kelihatan kaya orang marahan ngga,?"
"Ngga,,mereka seperti biasanya,selalu romantis,"Atan diam sambil dalam hatinya berkata syukur kalau ngga berantem.
"Mungkin semalem memang Tika lagi sakit,bukan karena berantem Dek,"
"Iya Mih,,"
__ADS_1
"Habis ini Adek pulang kan,?"
"Emang kenapa Mih,?"
"Ya kan Adek harus mandi sama ganti baju,masa nanti sore mau pakai baju itu lagi,"
"Oh iya Mih,nanti Adek pulang kok,"
Makan sudah selesai,Mamih membereskan bekas makanya.
"Mih,,Atan boleh ngga beli apartemen,?"Mamih yang sedang merapikan meja langsung menghadap Atan.
"Ngga boleh,!"dengan tegas Mamih melarang Atan beli apartemen.
"Kenapa Mih,Adek kan sudah besar,?"
"Iya,,Adek sudah besar,tapi Mamih ngga mau anak anak Mamih tinggal terpisah,"
"Tapi Mih,Adek ingin merasakan hidup mandiri,"
"Ngga sayang,,Mamih ngga setuju,sudah jangan bahas ini lagi,sekarang Adek lebih baik pulang dan istirahat di rumah,ok,,"
Atan sudah tidak bisa bicara lagi,karena Atan juga tidak mau membantah perkataan Mamih nya.
"Adek pulang dulu Mih,"
"Iya,,hati hati di jalan,"Atan dan Mamih cipika cipiki dulu,setelah itu Atan keluar dari ruang kerja Mamih nya.
Atan berjalan keluar rumah sakit menuju parkiran mobil,Atan masih saja berfikir tentang Apartemen,Atan ingin tinggal di apartemen bukan karena ingin mandiri saja,tapi karena ingin menghindari Cantika juga.
Sampai di rumah Atan turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam.saat mau naik tangga ke kamarnya ternyata Cantika juga mau naik ke atas.
Cantika dan Atan sama sama sungkan. Atan yang tadinya mau naik jadinya belok ke dapur.
"Den Atan mau makan ngga,?"
"Ngga Mba,saya udah makan,"
Sekitar 10 menit Atan lalu keluar dari dapur dan naik tangga untuk menuju kamarnya.
Sampai di kamar Atan melepaskan bajunya ,setelah itu menjatuhkan badanya di kasur.
Cantika di kamar sedang mengobrol dengan Fatir di telfon.
"Abang sudah makan belum,?"
"Sudah,Abang baru selesai makan,kamu dah makan belum,?"
"Tika juga sudah makan,"
"Iya makanlah yang banyak,dan ingat ngga boleh capek yah,"
"Iya Abang,,oh iya Abang nanti sore pulang jam berapa,?"
"Kenapa memangnya,?"
"Tika pengin ke Mal Bang,"
"Mau ngapain sayang,,?"
"Tika pengin jalan jalan aja,"
__ADS_1
"Besok lagi aja,kamu kan belum sembuh,"
"Tika udah sembuh kok Bang,"
"Ya sudah nanti malam kita ke Mal,tapi ngga boleh lama lama yah,"
"Iya Bang,,sebentar juga ngga papa,"
"Ya sudah Abang mau lanjut kerja yah,"
"Iya Bang,"telfon lalu mati.
Fatir meletakan hpnya di meja,Fatir lalu teringat kata kata Cantika tadi yang hanya ingin jalan jalan.
"Ya Tuhan,, Aku sungguh keterlaluan,Aku tidak pernah mengajak Cantika jalan jalan,Aku selalu sibuk dengan kerjaan,dan Sabtu Minggu yang harusnya untuk menemani dirinya, kadang Aku juga pergi untuk bertemu Klien,"sambil mengusap wajahnya.
Jam dua siang Fatir memutuskan untuk pulang,padahal jam 3 sore nanti Fatir sudah ada janji dengan Klien.
Fatir membawa mobilnya langsung ke rumah,sampai di rumah Fatir naik keatas menuju kamarnya.
Saat mau buka pintu,Atan juga buka pintu dan mau keluar dari kamarnya.
"Tumben Kak jam segini udah pulang,?"
"Iya pengin pulang aja,kangen sama istri,"
"Oh,,"jawab Atan yang langsung turun ke bawah.
Atan yang sudah kenyang tidur tadi saat di rumah sakit,jadi ngga bisa tidur lagi,Atan turun ke bawah mau ambil cemilan.
Fatir membuka pintu kamarnya, Cantika terlihat sedang tidur di kasur.Fatir dengan pelan mendekatinya. Fatir tersenyum melihat Cantika yang tidur dengan nyenyak.
Fatir Menganti bajunya dengan baju rumahan,setelah ganti baju Fatir ikut tiduran dekat Cantika,lalu Fatir memeluk Cantika dari belakang.
Cantika merasakan ada tangan yang memeluknya langsung bangun ,lalu menarik tangan yang diatas perutnya karena kaget.
"Sayang,,ini Abang,"Cantika menengok ke belakang.
"Abang,,kok udah pulang,tadi di telfon ngga bilang mau pulang,"
"Ingin buat kejutan,,kamu suka Yang,,"Cantika mengangguk sambil tersenyum.
Cantika langsung memeluk Fatir,dan Fatir memeluknya dengan sayang.
"Yang,,biasa kalau datang bulan berapa hari,?"
"Seminggu,"sambil mendongak.
"Ya Tuhan lama banget sih,"
"Maaf ya Bang,,"
"Ngga Sayang,kamu ngga salah,jangan minta maaf,,gimana kalau kita ke Mal sekarang aja,biar kita bisa jalan jalan lebih lama,"
"Serius Bang,,"
"Iya Sayang serius,,Sanah bersiap lah,"
"Iya Bang,,Tika mau bersiap,,makasih ya Bang,"Cantika sambil menciumi pipi Fatir,setelah itu Cantika menuju lemari.
Fatir melihat Cantika yang terlihat bahagia hanya mau ke mal sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
"Maafin Abang ya Sayang,karena Abang selalu sibuk kerja jadi ngga pernah ajak kamu jalan jalan,mulai sekarang Abang janji akan luangkan waktu untuk mu,"Fatir bicara dalam hatinya sambil melihat ke Cantika yang sedang pakai baju.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...