Janji

Janji
Mengantar Ke Bandara


__ADS_3

Fatir terus saja menikmati bibir Cantika atas dan bawah secara bergantian dengan Rakus,Cantika sampai kualahan karena tidak bisa mengimbangi nya,kedua tangan Cantika mencengkram baju Fatir dengan kencang.


Sekitar 5 menitan berciuman,Cantika sudah kehabisan nafas ,Cantika lalu memukul pelan dada Fatir agar Fatir melepaskan ciumannya.


Fatir pun tau lalu melepaskan ciumannya,Cantika langsung menghirup udara sebanyak banyaknya,Fatir tidak berhenti di situ,rupanya Fatir lanjut mencium leher Cantika,karena tadi saat Cantika mengangkat kepalanya keatas untuk menghirup udara,leher Cantika tepat ada di depan langsung saja Fatir tidak menyia-nyiakannya.


Fatir tidak hanya menciuminya tapi juga menj*lagi leher Cantika dengan lidahnya.


"Bangggg,,,,"Cantika rupanya merasa geli geli tapi nikmat.


Cantika tidak menolak tapi seperti menikmati permainan Fatir,tangan Cantika memegangi kepala Fatir.


Tangan Fatir mengusapi punggung Cantika,keduanya benar benar menikmatinya, Fatir rupanya membuat tanda di bawah dagu,tanda itu sangat kecil tapi terlihat merah karena Cantika kulitnya putih.


Ciuman Fatir turun kearah Dada Cantika,Cantika tersadar ,karena takut kebablasan Cantika mendorong pelan Fatir.


"Bang,,sudah,,kita ngga boleh kebablasan,"Kata Cantika dan Fatir pun tersenyum tipis karena memang benar kalau di lanjutkan pasti akan makin khilaf.


Fatir memeluk Cantika dengan sayang,dan Cantika juga membalas pelukan Fatir.


"Sayang,,Abang pasti akan sangat merindukanmu,,"


"Saya juga Bang,,pasti akan merindukan Abang,,Abang kalau ada waktu telfon Saya yah,"


"Pasti sayang,,Abang akan selalu telfon kamu nanti,,"


"Tapi waktu kita berbeda Bang,"


"Tenang aja,Abang kan kerja di kantor sendiri,jadi bebas mau telfon kamu kapan saja,,"Cantika mengangguk sambil tersenyum.


Jam sudah menujukan pukul dua dini hari,Cantika juga sudah mengantuk,karena takut kebablasan tidur di situ, Cantika bangun dan pindah ke kamarnya,sebelum pergi Cantika dengan berani mencium bibir Cantika sekilas.


Cup...


Setelah itu Cantika keluar,Fatir melihat kelakuan Cantika tersenyum ,"Ya Tuhan,bisa gila Aku,,"kata Fatir sambil mengusap wajahnya.


Pagi hari Cantika bangun kesiangan,Cantika buru buru bersiap,selesai bersiap Cantika hanya minum dan tidak sarapan",Mah,,Pah,,Cantika langsung berangkat yah,Cantika kesiangan,"


"Tapi sayang,,kamu belum sarapan,"

__ADS_1


"Nanti sarapan di kantin saja,,"Cantika cium tangan Papah,Mamah nya,dan Fatir juga Cantika mencium tanganya.


Setelah itu Cantika berangkat,Fatir rasanya ingin mengantarnya,tapi nanti bukanya mengantarnya justru nanti bikin repot Cantika lagi.


Mamah,Papah dan Fatir pun sarapan bersama,Papah bilang lagi ke Fatir kalau nanti sore ngga bisa antar ke Bandara.


"Iya Om ngga papa,,doakan saja semoga Fatir sampai rumah dengan selamat,"Papah jawab iya.


Tidak lama Papah juga berangkat ke rumah sakit,Mamah beres beres rumah,sedang Fatir duduk di bangku belakang rumah dekat kolam renang.


Siang sekitar jam 2 Cantika pulang dengan buru buru,karena Cantika takut kesorean,Cantika mau antar Fatir ke Bandra.


Sampai di rumah Cantika langsung masuk ke dalam,dan di ruang keluarga ada anak kecil yang sedang duduk sambil makan biskuit.


"Eh ada Micel,,"Micel yang sudah kenal Cantika tersenyum sambil tanganya di arahkan ke Cantika.


"Apa sayang,,minta gendong hemm,,Mah kok Micel di sini,,?"Micel adalah anak dari tetangga rumah Cantika.


"Iya,,Mamahnya sedang ke rumah sakit antar Papah Micel yang sakit,"Cantika lalu memangku nya.


"Oh gitu,,Trus Abang mana Mah,,?"


"Iya udah Mah ngga papa,,Cantika mau lihat Abang dulu yah Mah,"


"Iya sayang,,"


Micel di taro lagi di sofa,dan Cantika ke kamar Fatir.


Cantika mengetuk pintu kamar Fatir,saat di buka Fatir sudah bersiap.


"Masuklah sayang,,kamu baru pulang,,?"


"Iya Bang,,Abang dah siap,,?"mendekat ke Fatir yang sedang menyisir rambut.


"Sudah,,"


"Saya mau mandi dulu ya Bang sebentar,biar ngga gerah,"


"Iya Sanah mandi ,biar segar,,"

__ADS_1


"Oh iya Bang,, Mamah ngga bisa ikut antar Abang,karena sedang di titipin anak tetangga,"


"Iya ngga papa,nanti kamu pulangnya berani kan sendirian,"


"Berani kok Bang,,ya sudah ya Bang,saya mandi dulu,"Fatir jawab iya.


Cantika lalu keluar dari kamar Fatir dan langsung ke kamarnya,Cantika mandi dengan cepat ,selesai mandi Cantika bersiap.


Jam 3 semua sudah siap dan akan berangkat,koper sudah di masukan ke dalam mobil,Fatir sudah pamit ke Mamah juga, sekarang Cantika dan Fatir sudah masuk mobil ,tadi pagi Papah Frengki berangkat ke rumah sakit naik taxsi ,karena mobilnya mau mengantar Fatir ke Bandara.


Cantika membawa mobilnya dengan kecepatan sedang,keduanya di mobil sambil mengobrol.


"Sayang,,kita harus sabar yah nunggu dua bulan lagi,"


"Iya Bang,Saya akan sabar,,dua bulan itu sebentar Bang,masih Lamaan Saya menunggu waktu untuk bertemu Abang kemarin,"Fatir hanya tersenyum.


Sampai di bandara keduanya turun dari mobil,Cantika masih menemani Fatir ,karena masih ada waktu setengah jam sampai jam penerbangan.


Tangan keduanya dari tadi tidak terlepas,dan terus menggenggam,Cantika menyandarkan kepalanya di pundak Fatir dengan manja.


Sampai akhirnya panggilan keberangkatan pesawat yang akan Fatir naiki di umumkan,Keduanya bangun dari duduknya,Tangan Fatir satunya memegang koper,dan satunya masih memegang tangan Cantika.


"Abang pergi dulu,jaga kesehatan yah,jangan lupa sarapan dan makan yang banyak biar gendut,"Cantika tersenyum.


"Abang juga hati hati, jangan lupa minum obatnya,dan kalau sudah sampai jangan lupa kabarin,"


"Iya,,nanti nyetirnya jangan ngebut,pelan-pelan saja,"Cantika jawab iya,keduanya rasanya sama sama berat untuk berpisah,tapi mau gimana lagi.


Fatir mencium kening Cantika cukup lama,setelah itu Cantika mencium tangan Fatir.


"Abang Pergi dulu,"Cantika mengangguk,mata Cantika sudah merah ,apa lagi Fatir sudah berjalan meninggalkannya.


Mata Cantika terus menatap ke Fatir yang berjalan masuk kedalam sambil menarik koper,Air mata Cantika akhirnya keluar saat Fatir menengok ke arahnya sambil melambaikan tangan.


Cantika juga melambaikan tanganya dengan pipi yang basah oleh air matanya.


Cantika ke luar dari Bandara saat Fatir sudah tidak terlihat,Cantika berjalan dengan lemas menuju mobil.


"Sabar Cantika,,dua bulan lagi kalian akan bersama,,selamanya,,"Cantika bicara sendiri sambil menguatkan hatinya.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2