Janji

Janji
Di Suruh Menunggu


__ADS_3

Cantika mengajak Fatir makan di tempat yang biasa dia makan,tempatnya tidak begitu jauh,keduanya berjalan sambil bergandengan tangan dengan pelan,Cantika mengimbangi kaki Fatir yang sakit.


Tidak lama mereka sampai di tempat makan,keduanya duduk sebelahan dan melihat buku menu.


"Abang mau makan apa,,?"


"Aku ngga tau makanan apa yang enak di sini,Aku ikut kamu aja,,"


"Iya udah Saya pesan dua menu yang berbeda yah Bang,biar kita nanti bisa saling icip,"Fatir hanya jawab iya.


Cantika lalu memanggil pelayan untuk memberi tau pesanannya,setelah pelayan pergi mereka berdua menunggu makanan datang sambil mengobrol.


"Aku akan pulang besok,apa kamu mau ikut,,?"


"Ikut buat apa Bang,,?"


"Ya liburan,,"jawaban Fatir tidak sama dengan yang ada di pikiran Cantika.


"Liburan,,ngga deh Bang,kemarin aja Saya udah libur kerja 4 hari,masa harus libur lagi,"suara Cantika terlihat kecewa.


Mungkin kalau Fatir bilang ingin mengenalkan ke orang tua Fatir calon istrinya Cantika akan ikut dan ngga peduli sama kerjaan,karena memang ini yang di tunggu tunggu.


"Aku pulang secepat ini dan terlihat ngedadak karena ingin membereskan urusan pertunangan ku dengan Anita yang kandas kepada orang tua Anita,agar di antara keluarga tidak terjadi perdebatan,Aku dan Anita bertunangan dengan restu dari keluarganya dan pesta yang sangat megah juga,jadi Aku ingin bilang ke keluarga Anita kalau semuanya sudah berakhir juga dengan baik baik,"Cantika mengangguk pelan.


"Nanti Malam Aku akan bilang ke orang tua kamu tentang hubungan kita,dan Nanti Aku tidak ingin ada tunangan tunangan,Aku ingin langsung menikah saja,kamu mau kan,,?"Cantika mengangguk lagi.


"Aku aja mau pulang ke Indonesia rasanya berat,apa Aku bisa LDR an sama kamu,,Aku rasanya takut,,takut kamu juga akan berpaling dariku seperti Anita,karena Aku cacat,,"


"Semua orang ngga sama Bang,,"


"Ya Aku percaya sama kamu,kamu tidak akan macam macam,pasti kamu akan setia padaku,tapi rasa takut itu ada di hatiku, di sini pasti banyak laki laki yang suka padamu,dan mereka tampan tampan,sukses lagi,"


"Kalau Abang takut kenapa Abang ngga nikahin Saya,"

__ADS_1


"Aku bisa saja sekarang ini menikahi kamu,tapi nanti kalau kita menikah pasti akan ada omongan jelek tentang kamu,takutnya mereka mengira kamu adalah wanita perusak hubunganku dan Anita,jadi lebih baik kita tunggu dua apa tiga bulan,Aku pasti akan menikahi kamu,,"


"Tapi memang kenyataanya begitu kan Bang,Saya adalah wanita murahan yang masih saja mencintai tunangan wanita lain,bahkan saya ingin di madu,"


"Sayang,,jangan berkata begitu,kamu bukan wanita murahan,kamu sudah mencintai Aku dari kecil,ini adalah jawaban doa doa yang kamu minta dari Tuhan bukan,,kamu bukan wanita murahan,tapi kamu itu mempunyai cinta yang tulus,makanya Tuhan mengabulkan doa kamu agar kita menikah dan jadi satu,"Sambil menggenggam tangan Cantika.


"Aku ngga mau dengar kamu bicara seperti itu lagi,kamu adalah wanita yang di takdir kan Tuhan untuk ku,kita akan bahagia sampai tua dan punya banyak anak,"Fatir mencium tangan Cantika,Cantika langsung merasa senang.


Makanan pun datang,keduanya langsung makan bersama,satu jam mereka makan ,setelah selesai mereka berdua lanjut untuk pulang.


Di jalan menuju rumah Cantika banyak orang berjualan di pinggir jalan,Cantika dan Fatir sambil melihat lihat.


"Sayang,,tunggu sebentar,,"Fatir menarik tangan Cantika untuk menuju sebuah kios .


Fatir rupanya melihat cincin ,dan Fatir mencari cincin pasangan,"Kita beli ini yah,buat tanda cinta kita,kamu mau kan,walau ini bukan mas atau berlian,?"


"Iya Bang, Saya mau,ini juga bagus,,"


"Ya udah kita beli ini,,"Fatir mengambil yang pasangan,dan mereka sudah mencobanya.


"Besok kalau kita menikah ,Aku akan belikan mas atau berlian sungguhan yang bagus dan mahal yah,saat ini biar kita pakai ini dulu,tanda kita sudah terikat,ok sayang,,"kata Fatir saat Cantika terus melihat ke jarinya yang sudah ada cincin yang tadi Fatir pakaikan.


"Saya ngga butuh mas atau berlian yang mahal Bang,asal kita sudah sah jadi suami istri aja Saya sudah senang,,"


"Iya sayang,,tunggu dua bulan lagi yah,kita LDR an dulu,Aku akan siapkan pesta pernikahan kita yang megah di Indonesia,"


"Iya Bang,Saya akan tunggu,"


Akhirnya mereka sudah sampai rumah,Cantika langsung membatu Fatir memberikan salep di kakinya,karena Fatir habis jalan cukup jauh.


Mamah melihat Cantika yang sangat telaten dan tulus untuk membantu Fatir, Mamah jadi ingat dulu saat Papah Frengki mengurusinya saat Mamah kecelakaan.


"Kamu sangat mirip Papah sayang,kamu memiliki hati yang tulus,semoga kalian berjodoh, Mamah hanya bisa mendoakan kalian saja,"kata Mamah dalam hatinya saat melihat Cantika yang sedang mengolesi kaki Fatir di ruang depan.

__ADS_1


"Kalian sudah pulang,,"kata Mamah saat Cantika sudah selesai mengoleskan salep ke kaki Fatir.


"Sudah Mah,,"Jawab Cantika,dan Fatir menurunkan kakinya.


"Kakinya emang masih sakit ,?"


"Masih sedikit nyeri Tan kalau buat jalan jauh,"


"Oh gitu,besok Fatir mau pulang pagi apa sore,?"


"Sore Tan,,"


"Sudah pesan tiket belum,?"


"Belum,rencana nanti malam,"


"Ya cepat lah beli tiket biar lebih tenang,"


"Iya Tante,,"


"Ya sudah Tante mau istirahat dulu,kalian sudah makan kan,"Cantika jawab sudah.


Mamah masuk ke kamar, Mamah tau mereka berdua ingin menikmati waktu bersama ,karena besok harus berpisah.


"Abang istirahat juga yah,biar kakinya ngga sakit,"


"Iya,,tapi bantu Aku rapikan baju ke koper yah,mau ngga,"padahal baju udah di rapikan oleh Fatir,Fatir hanya alasan saja agar Cantika masuk ke kamarnya.


Cantika pun mau,lalu keduanya masuk ke kamar ,Cantika melihat koper yang sudah di isi baju baju,"Itu baju sudah di tata kan Bang,"


"Iya sudah semuanya,tapi kurang rapih dan masih ada yang belum masuk juga,jadi kamu rapiin lagi yah,"sambil memeluk Cantika dari belakang.


Cantika yang kaget di peluk dari belakang sedikit tegang,apa lagi Fatir mencium pundaknya,walau ada baju tapi Cantika merasakan ada rasa yang gimana gitu.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2