
Cantika memegang tangan Fatir yang ada di perutnya,ciuman Fatir lanjut ke leher Cantika,karena rambut Cantika di ikat ekor kuda,membuat Fatir makin bebas dan leluasa mencium leher Cantika tanpa harus di ganggu oleh rambut.
Cantika langsung merasakan panas dingin saat bibir Fatir menyentuh kulit lehernya dan jantung berdetak kencang,Fatir juga merasakan kalau jantung Cantika berdetak cepat.
"Bangg,,,,,,eeemmm,,"akhirnya suara manja keluar dari mulut Cantika ,padahal Cantika sudah berusaha untuk menggigitnya agar tidak keluar suara.
Fatir yang mendengar suara Cantika justru merasa senang ,dan Fatir terus aja lanjut menciumi leher Cantika sampai ke telinga,ciuman itu membuat Cantika langsung berbalik jadi menghadap Fatir.
"Bang,,jangan,,"Fatir hanya tersenyum saat Cantika melarangnya.
Tangan Fatir ada di pinggang Cantika,Fatir menarik pinggangnya agar badan mereka menempel.
"Kenapa jangan hemmm,,"
"Takut kebablasan ,ada Mamah ngga enak,kita tunggu sampai kita sah aja yah jadi suami istri,"sambil tangan Cantika mengusap pipi Fatir.
"Ok,,tapi sekarang cium dulu,,"Fatir memajukan bibirnya.
"Iihh Abang,,ngga ah,"
"Baiklah kalau gitu,Aku ngga akan lepaskan tanganku,biar kita kaya gini terus,"sambil menarik turunkan kedua alisnya.
"Jangan Bang,,lepas ah,,takut mamyah lihat,"sambil tangan Cantika mendorong dada Fatir,tapi pelukan Fatir rupanya sangat kencang.
"Ya makanya cium dulu,nanti Aku lepas in,"Cantika akhirnya mengalah dan mencium bibir Fatir, Cantika dengan cepat menciumnya agar Fatir tidak meminta lebih .
Cup...
"Sudah kan,,lepas,,"Fatir lalu melepaskan tanganya di pinggang Cantika.
"Bang,,rapihinnya nanti malam aja yah,Saya mau mandi dulu,udah gerah,"
"Ya udah nanti malam juga ngga papa,tinggal dirapikan ini,"
"Iya Bang,,ya udah ya Bang Saya ke kamar dulu,"Fatir jawab iya,dan Cantika keluar dari kamar Fatir.
__ADS_1
Fatir lalu duduk dan mengambil hpnya,Fatir mau telfon Mamih nya,"Halo Mih,,"
"Halo sayang,,,ada apa hemm,,?"
"Kaka mau pulang ke Indonesia besok sore,"
"Pulang,,kok baru kasih tau sekarang,ada apa Kak,apa ada masalah,,?"
"Kaka sudah sembuh Mih,ngga enak kalau repotin om Frengki sama Tante terus di sini,"
"Oh gitu,Kaka bisa pulang sendiri,apa perlu Mamih ke Kanada,?"
"Ngga usah Nih,Kaka bisa pulang sendiri kok,"
"Serius Kaka bisa pulang sendiri,,?"
"Bisa dong Mih,,kan Kaka udah sembuh,,"
"Ya udah kalau gitu,nanti Mamah jemput di bandara saja yah,,"
"Oh iya,Kaka sudah pesan tiketnya belum,,?"
"Belum,,ini mau pesan ,"
"Oh ya udah kalau gitu,besok kalau mau berangkat kabarin Mamih yah,"
"Siap Mih,,"telfon pun mati.
Fatir lalu memesan tiket pesawat lewat online,setelah memesan tiket Fatir tiduran di kasur.
Cantika setelah mandi membantu Mamahnya di dapur,"Sayang,,kok tumben kamu pakai cincin kaya itu,,"Mamah melihat jari manis Cantika pakai cincin.
"Ini cincin mainan Mah,tadi Cantika baru beli sama Abang,,"
"Oh gitu,,,Trus hubungan kalian gimana,,?apa kalian sudah jadian,,?"Cantika mengangguk.
__ADS_1
"Serius Sayang,,kalian sudah jadian,selamat yah,, Akhirnya kesetiaan kamu ngga sia sia,,"Cantika tersenyum dan mengangguk.
Papah sudah pulang dari rumah sakit,Mamah menyuruh Papah untuk mandi,agar nanti makan malam sudah bersih dan wangi.
Cantika memanggil Fatir untuk makan malam ,sekarang semua sudah berkumpul di meja makan dan makan malam bersama.
"Om,,nanti selesai makan Fatir mau bicara,"
"Iya,,"Jawab Papah Frengki.
Selesai makan Mamah dan Cantika membereskan bekas makan,sedang Papah dan Fatir sudah ke ruang keluarga.
Karena belum ada Mamah dan Cantika,Fatir sama Papah mengobrol tentang kaki Fatir agar tidak merasa sakit lagi,dan Papah juga memberi tau kalau Fatir jangan banyak jalan dulu.
Cantika dan Mamah sudah ikut gabung dengan Papah dan Fatir, karena sudah kumpul Fatir mulai bicara.
"Om ,,Tante,,Fatir ingin mengucapkan banyak terimakasih ,berkat Om dan Tante Fatir sembuh dan sudah bisa jalan lagi,kalau Fatir selama di sini selalu merepotkan Om dan Tante Fatir minta maaf ,Fatir tidak bisa membalas kebaikan Om dan Tante juga Cantika,Fatir hanya bisa mengucapkan banyak berterimakasih ,semoga kebaikan keluarga Om di balas oleh Tuhan yang maha esa,,"
"Amin,kamu ngga merepotkan kok di sini,kamu sembuh karena usaha dari kamu sendiri,Om senang kamu bisa jalan kembali,semoga nanti kedepannya kaki kamu tidak akan sakit lagi,"
"Iya Om,,semoga ngga akan sakit lagi,"
"Kamu sudah pesan tiket pesawat belum,?"
"Sudah Om,besok jam 4 sore penerbangannya,"
"Besok kalau Om ngga bisa antar ngga papa kan,kamu di antar Cantika sama Tante ,"
"Iya om ngga papa,"
"Om,, Tante,,Fatir juga ingin bicara tentang Cantika,Fatir ingin meminta restu pada om dan Tante ,Fatir ingin menikah dengan Cantika,"Mamah mendengarnya terlihat senang,tapi Papah terlihat tidak senang dengan keinginan Fatir yang ingin menikahi anaknya.
Kenapa yah Papah terlihat ngga suka,kita lihat besok yah....
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1