
Jam sudah menujukan pukul 10 malam,Cantika melepaskan pelukannya,"Bang,,ini sudah malam,Saya ke kamar dulu yah,Abang juga harus istirahat jangan lupa minum obatnya,"
"Aku sudah sembuh Yang,ngga mau minum obat lagi ah,,bosen,,"
"Eehh ngga boleh bicara seperti itu ,ini obat tulang,biar tulang yang sakit jadi sembuh,ayo minum dulu,"Cantika sambil memberikan obat nya dan minum.
Fatir pun meminumnya karena tidak berani menolak keinginan Cantika.
Selesai Fatir minum obat , Cantika keluar dari kamar Fatir dan masuk ke kamarnya.
Cantika tidur dengan sedikit gelisah, Cantika merasa masih ingin Fatir tinggal di rumahnya,Cantika sebenarnya tidak mau LDR an,Cantika rupanya ada rasa takut,takut kalau nanti Fatir di Indonesia macam macam.
Jam 12 malam Cantika belum bisa tidur pulas,Cantika masih terus bergerak ke kanan dan ke kiri,"Ya Tuhan,,kenapa Aku ngga bisa tidur pulas,Aku percaya sama Abang,pasti dia akan setia dan Abang memang jodohku darimu Tuhan,"sambil membuka matanya.
Cantika merasa haus,Cantika bangun dan akan keluar untuk ambil minum di dapur.
Selesai minum Cantika akan kembali ke kamarnya,tapi saat mau ke kamarnya mata Cantika melihat ke arah pintu kamar Fatir.
__ADS_1
Cantika lalu dengan pelan membuka pintu kamar Fatir,dan terlihat Fatir yang tidur dengan pulas,Cantika rupanya masuk ke dalam dan berjalan pelan,Cantika tersenyum melihat wajah Fatir yang tidur dengan nyenyak.
Cantika lalu akan keluar karena sudah melihat wajah Fatir yang sedang tidur nyenyak.
Tapi baru saja Cantika mau melangkah,tangan Cantika ada yang menariknya,Cantika kaget sambil melihat ke belakang.
"Kamu ngapain kesini,hemm,,"ternyata Fatir yang ternyata bangun.
"Emm,,,,itu ,,tadi,,,"Cantika merasa malu karena ketahuan diam diam datang ke kamarnya.
Fatir tersenyum saat melihat Cantika yang kebingungan mau jawab,Fatir menarik tangan Cantika,dan Cantika yang belum siap akhirnya terjatuh di atas badan Fatir.
"Suuttt,,,,jangan kencang kencang,nanti orang tua kamu bangun kita dapat masalah,"sambil tangan Fatir memeluk badan Cantika agar tidak bangun.
"Bang,,Saya ke kamar yah,,"
"Ngga bisa,,kamu sudah kesini ya harus tetap di sini,,siapa suruh datang kesini diam diam hemm,,,"
__ADS_1
"Tapi kan tadi Saya cuman mau lihat Abang sudah tidur apa belum,,soalnya Saya ngga bisa tidur Bang,,"
"Kenapa ngga bisa tidur hemmm,,"tangan Fatir yang satunya sambil menyelipkan rambut Cantika ke telinga.
"Ngga tau,,rasanya Saya susah aja tidur,gelisah gitu,,"
"Pasti ada sebabnya sayang,,"Fatir yang merasa posisinya susah lalu mengangkat badan Cantika agar tiduran di sebelahnya,jadi sekarang mereka tiduran miring dan saling hadap.
"Eemm,,,Saya takut kalau Abang di Indonesia nanti macam macam,,kerjaan Abang kan sering bertemu wanita cantik,,"Fatir langsung tersenyum.
"Kenapa kamu punya pikiran gitu sih Yang,kamu harus percaya sama Abang mu ini,,cinta Abang hanya untukmu,,ngga akan ada yang bisa menggeser nya,,"
"Apa Abang serius,,tapi maaf sebelumnya,Abang saja kemarin yang sudah punya tunangan Anita yang sangat cantik dan sukses bisa berpaling darinya dan sekarang cintanya untuk Saya,jadi Saya merasa takut Bang,"Fatir mendengar perkataan Cantika langsung diam dan berfikir.
"Iya yang kamu katakan benar,tapi Aku begitu karena Anita yang begitu cuek dan ngga peduli denganku lagi,Aku kecelakaan dan kesakitan,sama sekali dia tidak terlihat kuatir,yang dia tanyakan selalu kakiku karena dia takut Aku cacat,cinta dia padaku tidak tulus dan sudah terbukti kan,tapi kalau kamu sangat peduli dengan ku,padahal Aku sudah jelas jelas membuatmu kecewa karena Aku tidak ingat janji kita saat kecil,kamu begitu tlaten dan tulus membantuku,dan sampai hatiku merasakan rasa cinta yang semakin hari semakin bertambah besar padamu,percaya padaku Sayang,cintaku tulus padamu,"Fatir mengusap pipi mulus Cantika.
Cantika tersenyum dengan manisnya karena merasa bahagia dengar perkataan Fatir,jari tangan Fatir mengusap pelan bibir Cantika,lama lama bibir mereka pun sudah sangat dekat,dan akhirnya menempel.
__ADS_1
Saat bibir sudah menempel,Fatir tidak tinggal diam,tangan Fatir langsung saja memegang kepala belakang Cantika,dan Bibirnya tidak tinggal diam karena langsung menikmati bibir Cantika atas dan bawah bergantian dengan rakusnya.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...