Janji

Janji
Berakhir


__ADS_3

Sampai di apartemen Fatir langsung duduk di sofa,dan kakinya di naikan keatas sofa,karena Fatir merasakannya nyeri.


Cantika yang melihatnya langsung mengusapi kaki Fatir dengan salep agar rasa sakit nya hilang.


"Abang istirahat di kamar aja yuk,biar lebih nyaman tidurnya,"


"Ngga usah Aku di sini aja,"


"Tapi di sini pasti ngga nyaman Bang,Abang kan juga harus minum obat biar nanti pas bangun kaki Abang tidak sakit lagi,"Fatir tidak menjawab.


"Saya mau memasak buat kita makan malam,jadi Abang tidur dulu aja ,biar bangun kakinya sudah tidak sakit,"Fatir Akhirnya mau,Cantika membantu menuntunnya ke kamar.


Setelah Fatir masuk kamar dan rebahan,Cantika keluar dan ke dapur untuk buat makan Malam.


Sekitar jam setengah 7 Anita pulang,Anita mendengar ada suara dari dapur lalu Anita pergi ke dapur.


"Rajin banget kamu masak,ngapain capek capek masak,beli kan bisa,,"Cantika menengok ke belakang,setelah tau ada Anita Cantika lanjut memasak,Cantika tidak menjawab perkataan Anita karena menurutnya tidak penting untuk di jawab.


"Kalian di sini mau berapa hari,,Aku harap jangan lama lama,Aku ngga mau apartemen ku kotor karena ada kalian,,"Cantika menengok lagi.


"Silakan anda bertanya ke Abang ,karena Aku hanya akan pergi kalau Abang pergi,"


"Oh iya yah,,kamu kan pembantunya,jadi akan ikut kemana pun tuanya akan pergi,"sambil tersenyum sinis.


"Kenapa kamu sepertinya ke Abang sudah ngga peduli,padahal Abang calon suami kamu,dan dia kesini karena ingin menemui kamu,tapi kamu seperti cuek dan bodo amat dengan Abang,,?"


"Karena Aku sudah ngga mau lagi sama laki laki cacat,kalau kamu mau ambil ,ambil aja,Aku tidak akan melarang kamu,,"


"Kalau kamu sudah tidak mau sama Abang,bilang padanya,walau akan sakit ,setidaknya Abang tau kenyataanya kalau kamu sudah ngga mau lagi dengannya,,"


"Ya Nanti pasti Aku akan bilang padanya,karena Aku juga sudah merasa risih melihat laki laki Cacat itu,,"


"Abang ngga cacat,kaki Abang akan sembuh dan kembali berjalan dengan normal,sekarang ini Abang sedang tahap penyembuhan,dan itu memang membutuhkan waktu lama,,"


"Aku ngga peduli,Udah lah Aku mau mandi dan Aku akan pergi,malam ini Aku akan kencan dengan laki laki yang lebih segalanya dari Abang tercintamu itu,"


Anita pergi dan masuk ke kamarnya,"Ya Tuhan Abang,kenapa kamu mencintai wanita seperti itu,,semoga secepatnya Anita bilang kalau sudah ngga mau lagi bersama Abang,biar Abang bisa secepatnya pergi dari sini,"


Satukan kemudian Anita sudah siap,dan akan pergi,Fatir sudah bangun dan sedang duduk di sofa.


"Anita,,kamu mau pergi,?"


"Iya Mas,,"sambil tersenyum dan Anita sangat cantik malam ini.


"Mau kemana,,?"

__ADS_1


"Mau cari kesenangan,soalnya di rumah gini membosankan,sudah ya Mas Anita pergi dulu,bayyy...."sambil melambaikan tanganya Anita pergi.


Fatir hanya bisa duduk dan melihat Anita yang pergi,Cantika tadi melihatnya di pintu dapur tapi diam saja.


Cantika lalu mengajak Fatir makan malam,keduanya pun makan,"Abang ,maaf saya mau tanya,kapan Abang mau bicara ke Anita tentang hubungan kita,?"Cantika bertanya begitu agar Fatir cepat bilang,dan biar keduanya cepat pulang ke Kanada.


"Tadinya malam ini Aku mau bilang,tapi Anita malah pergi,kamu bersabar yah,pasti Aku secepatnya akan bilang,"


"Iya Bang,,Saya hanya bertanya saja,"


Selesai makan keduanya duduk di balkon,keduanya sambil telfon orang tua masing masing dan menikmati indahnya malam negara Belanda dari atas.


Cantika tidak mau membahas masalah Anita kepada Fatir yang sudah tidak lagi menginginkan nya,Cantika ingin Fatir tau dari Anita nya sendiri.


Keduanya duduk bersebelahan ,Cantika memeluk Fatir dan kepalanya di sandarkan di dada Fatir, Cantika tau kalau Fatir juga sedang tidak baik baik saja.


"Bang,,nanti kalau kita nikah,Saya ikut Abang dong ke Jakarta,"


"Iya ,,apa kamu keberatan,?"


"Ngga,,Saya ngga keberatan dan Saya mau,asal sudah jadi istri Abang kemana saja Abang pergi dan tinggal,Saya akan ikut,"Fatir tersenyum sambil mengusap kepala Cantika dengan sayang.


Keduanya mengobrol cukup lama di balkon,sampai keduanya sudah merasa dingin .


Akhirnya Cantika pun tidak lagi memaksa,Fatir malam ini tidur di Sofa lagi.


Fatir dan Cantika tidur dengan pulas,dan mereka tidak tau Anita pulang jam berapa.


Pagi harinya Cantika seperti biasa membuat sarapan,Anita sudah siap pakai baju kerja,sebelum berangkat Anita ambil minum di dapur,Cantika dan Anita tidak ada obrolan,Anita langsung pergi,Fatir masih tidur di sofa.


Saat Anita menutup pintu Fatir terbangun,karena Anita menutup pintu dengan kencang,seperti marah.


"Tik,,Cantika,,"Fatir memanggil Fatir.


"Iya Bang,,"Cantika mendekati Fatir.


"Apa tadi Anita yang menutup pintu,?"


"Iya Bang,,Anita tadi berangkat kerja,"


"Nanti sore kita pulang ke Kanada,tapi sebelum pulang kita akan menemui Anita di tempat kerjanya dulu,"


"Iya Bang,tapi kenapa mendadak gini,"


"Ngga papa,Aku hanya sudah ngga nyaman di sini,"Cantika diam tidak banyak tanya lagi.

__ADS_1


Cantika lalu mengajak Fatir sarapan,selesai sarapan Cantika membereskan apartemen Anita,setelah itu baru membereskan baju dan memasukan ke koper.


Sekitar setengah dua belas Cantika dan Fatir sudah berangkat menuju tempat kerja Anita,Fatir menyuruh Cantika membawa tongkat nya,karena Fatir akan memakainya nanti.


Sampai di tempat kerja Anita,keduanya turun dan langsung masuk,Fatir mengunakan tongkatnya lalu berjalan ke resepsionis bersama Cantika.


Belum juga Fatir dan Cantika bertanya ke resepsionis,Anita keluar dari Lif bersama 4 orang ,mungkin teman Anita,mereka terlihat cantik dan ganteng,tangan Anita juga menggandeng salah satu teman laki lakinya.


"Anita,,"Fatir memanggil Anita,dan Anita menengok ke arah suara yang memangilnya,Anita langsung kaget dan melotot,karena tidak menyangka Fatir dan Cantika akan ke tempat kerjanya,tangan Anita lalu melepaskan gandengan tangan nya.


Fatir berjalan mendekati Anita di temani Cantika,Fatir berjalan dengan kakinya yang sedikit di seret dan tanganya memegang tongkat.


"Anita,,dia siapa,,?"tanya seorang yang tadi tanganya di gandeng Anita,dia bicara pakai bahasa Belanda.


"Hanya teman,,"jawab Anita,Fatir ngerti bahasa Belanda,cuman tidak bisa bicaranya.


"Ada apa sih Mas kesini,?"suara Anita sangat jutek.


"Aku ingin bicara,"Fatir tidak lagi mengunakan kata Mas.


"Kan bisa kita bicaranya nanti di rumah,Anita mau pergi sekarang,bikin ribet aja,"Cantika yang mendengar perkataan Anita sungguh ikut kesal.


"Aku akan pulang ke Kanada nanti sore,"


"Ya Tuhan cuman mau bicara gitu doang Mas sampai kesini,kan bisa telfon Mas,,ya udah kalau mau balik ke Kanada,pergi aja,,"


"Tapi setelah Aku pergi dari sini,hubungan kita juga berakhir,,"Anita yang dengar bukanya sedih justru tersenyum.


"Kamu serius Mas mau mengakhiri hubungan kita,,oh Ok silakan,Anita sangat setuju,karena Anita juga tidak Sudi dan mau punya suami yang cacat,"Fatir yang mendengarkan perkataan Anita seperti itu tidak pikir panjang,Fatir menarik cincin tunangan nya dari jari manisnya,lalu Fatir membuangnya ke tong sampah yang pas sekali ada di dekat nya.


"Ya sudah Anita pergi dulu ,,oh iya soal cincin tunangan Anita ,itu cincin ada di apartemen,dan Anita juga ngga pernah pakai,"


"Ayo teman teman kita pergi,"kata Anita ke teman temanya dengan bahasa Belanda.


Teman teman Anita melihat ke Cantika dan Fatir dengan pandangan mengejek.


Setelah Anita pergi Fatir terasa lemas,kaki terasa tak kuat untuk menopang badanya,untung ada Cantika yang memeganginya.


"Abang ngga papa kan,ayo kita duduk dulu,"Cantika membawa Fatir ke kursi agar duduk dulu sampai tenang.


Fatir hanya bisa diam,Fatir seakan tidak ada tenaga untuk bicara dan berjalan,Fatir tidak menyangka Anita akan seperti itu,wanita mandiri,dewasa ,baik dan lembut kini sudah hilang,Anita yang sekarang sangat Angkuh dan tidak punya perasaan,melihat dirinya yang sudah cacat Anita langsung membuangnya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


kak mau tanya dong,menurut Kaka seneng cerita ku hanya satu tapi fokus ke cerita satu sehari dua episode,apa seneng nya ada 4 apa 3 cerita yg berbeda tapi sehari setiap hari hanya satu episode,,trimakasih....

__ADS_1


__ADS_2