
Mata keduanya masih saling tatap,dengan pelan bibir Fatir mendekat ke bibir Cantika,mata Cantika terpejam ,jantung Cantika makin cepat berdetak saat Bibir Fatir sudah menempel.
Lalu lidah Fatir dengan pelan menerobos masuk ke dalam mulut Cantika,mulut Cantika pun terbuka.
Saat mulut sudah terbuka,Fatir makin mudah memainkan bibir Cantika atas dan bawah,Fatir benar benar sangat menikmatinya ,Cantika membuka matanya pelan,Mata Cantika melihat Fatir yang memejamkan matanya juga,dan Fatir terlihat sangat menikmati ciuman nya itu.
"Ya Tuhan,,Aku benar benar seperti wanita murahan,Aku sebenarnya juga ngga mau seperti ini,tapi rasa cintaku membutakan hati nurani dan juga harga diri ku Tuhan,,maaf kan Aku tuhan,Aku ingin egois,,Aku ingin memilikinya,,akan seperti apa nanti Aku akan menerima hasilnya,"
Cantika memejamkan matanya lagi dan sekarang berani membalas ciuman Fatir,Fatir yang merasa ciumannya di balas makin bersemangat.
Sekarang keduanya sama sama saling balas,Cantika sampai kehabisan nafas lalu melepaskan ciuman nya,Cantika menghirup udara saat ciuman di lepasnya.
Fatir tersenyum,lalu mengusap bibir Cantika yang basah,Cantika merasa malu langsung membenamkan wajahnya di dada Fatir,Fatir langsung memeluk Cantika.
Keduanya pun tidur saling pelukan,keduanya sama sama nyaman dan nyenyak,sekitar jam 3 sore Cantika bangun duluan.
Cantika melepaskan pelukan Fatir,setelah terlepas Cantika menatap Fatir yang masih tidur dengan nyenyak.
Cantika bangun,saat bangun Hp Fatir berbunyi ,saat di lihat ternyata dari Anisa,Cantika yang tidak mau melihat Fatir mengangkatnya langsung menekan tombol merah.
Cantika tidak langsung pergi,karena takut Anita telfon lagi akan mematikan telfonya lagi,setelah 10 menitan menunggu ternyata tidak telfon lagi,jadi Cantika pergi keluar.
Fatir rupanya tau,saat Cantika mematikan telfon di hpnya,Fatir lalu mengambil hpnya ,lalu melihat siapa yang tadi menelfonnya,Fatir melihat nama Love My.
Fatir meletakan hpnya lagi di atas meja,Fatir bangun dan menuju kamar mandi,"Cantika marah ngga ini,,Aku memang gila sih,menginginkan dua wanita sekaligus,"
Fatir keluar dari kamarnya,dan berjalan dengan sangat pelan,Cantika ada di kamarnya sedang duduk di sofa sambil memangku Laptop.
"Sayang,,,kamu di mana,,?"Fatir berjalan ke Dapur tapi Cantika ngga ada.
Fatir lalu berjalan ke kamar Cantika,"Sayang,,"sambil buka pintu kamar Cantika.
"Iya Bang,,ada apa,,?"
"Ngga ada apa apa,,kamu sedang apa,,?"
"Ini lagi selesaikan tugas buat Besok,,"Fatir berjalan mendekati Cantika,Fatir lalu duduk,Fatir baru pertama kalinya masuk kamar Cantika.
"Kamar kamu indah dan nyaman banget ya Sayang,"
"Masa sih Bang,biasa aja ah,"sambil melihat ke Fatir.
"Serius,,"Fatir menyandarkan kepalanya di sandaran Sofa.
"Oh iya Sayang,,Kamu pernah bilang katanya dulu saat kita kecil,Aku pernah menggambar kita,apa Aku boleh lihat gambar itu,,?"
__ADS_1
"Boleh,,tunggu Saya ambilkan ,"Cantika meletakan laptopnya di meja,lalu mengambil gambar yang dulu di pajang tapi sekarang di simpan di lemari.
Cantika membuka lemarinya dan mengambil gambarnya,setelah dapat Cantika memberikanya pada Fatir.
Fatir mengambilnya lalu melihat gambar yang dulu di gambarnya.
"Apa ini Aku yang menggambar,,?"
"Iya Bang,,itu Abang yang gambar,,"
Fatir mengusap gambar itu,dan terlihat gambaran dua anak kecil yang sedang berpegangan tangan,lalu di tengah tengahnya ada gambar Love nya.
"Dulu pasti kamu sangat manis ya Sayang,apa kamu ada foto saat kecil,,"
"Ada,,saat sama Bang juga Saya punya,"
"Serius,,Aku mau lihat dong,,"
Cantika bangun dari duduknya,lalu mengambil album foto di laci meja dekat ranjang.
Cantika memberikanya pada Fatir,Foto Fatir dan Cantika hanya ada satu,yang lainya foto foto Cantika saat kecil.
"Kita sangat menggemaskan ya Sayang saat kita kecil,nanti anak anak kita pasti sangat lucu, Mamih sama papih nya aja lucu gini saat kecil,"Cantika tersenyum.
"Serius pengin 4 anak nih,,?"
"Iya,,Saya ingin punya anak 4,biar nanti rumah rame,Saya anak tunggal, Papah dan Mamah juga anak tunggal,jadi saat nanti Saya menikah saya ingin punya anak banyak,"
"Ok siapa takut,Aku pasti akan buatkan 4 anak buat kamu,kalau mau lebih juga Aku mau aja,jadi sekarang Aku harus rajin menabung nih biar saat nanti waktunya anak anak kita sekolah,kita bisa biyaya in mereka sekolah,,"
"Iya Bang,,Abang harus lebih bekerja keras dan harus punya banyak tabungan,apa lagi Abang ingin memiliki dua istri,kalau dua duanya istri Abang anaknya banyak ,Abang pasti butuh biaya banyak tiap bulanya,"
"Apa kamu serius ingin di madu sayang,apa ngga papa kamu di madu,"
"Kalau Saya bilang ngga mau di madu dan saya ingin Abang putuskan Anita,Apa Abang mau memutuskannya ,?"Fatir diam dan ngga bisa jawab.
"Maafkan Aku yang pecundang ini,,"
"Abang ngga salah,yang salah itu Saya,sudah tau Abang sudah ada calon istri,tapi Saya justru dengan ngga tau malunya bilang mau di madu,padahal Saya juga ngga mau,rasa cinta saya ke Abang membuat saya hilang akal dan egois,,Saya jadi seperti wanita murahan saja,,,"
"Sayang,,,ngga sayang,kamu ngga seperti itu,di sini Aku yang salah,Aku yang menginginkan kamu,Jangan punya pikiran seperti itu,"Sabil mengambil tangan Cantika lalu menciuminya.
"Kita secepatnya akan ketempat Anita,kita akan bilang padanya kalau kita akan menikah,"
"Tapi kalau Anita tidak setuju gimana Bang,apa kita tidak akan menikah,?"Fatir diam tidak langsung menjawab.
__ADS_1
"Kita akan tetap menikah walau Anita tidak setuju dengan pernikahan kita,"
"Abang serius kan,Abang janji kan akan tetap menikah dengan Saya,"
"Iya,,Aku janji,,kamu harus percaya yah,"Cantika mengangguk.
Malam harinya Cantika dan Fatir makan malam bersama,Cantika memasak opor Ayam.
"Sayang,Om sama Tante kok belum pulang,?"
"Mamah dan Papah pulangnya besok Bang,mereka menginap,,"
"Oh menginap,pantas tadi bawa koper,,"
"Iya,,,"
Selesai makan keduanya duduk di bangku dekat kolam renang belakang rumah,keduanya menikmati indahnya malam sambil duduk menikmati teh hangat dan cemilan.
Cantika menyandarkan kepalanya di pundak Fatir,tangan mereka saling menggenggam,saat ini mereka merasa kalau dunia hanya milik berdua,karena tidak ada orang yang mengganggu mereka berdua.
"Nanti tidur di kamar ku lagi ya sayang,"
"Ngga ah,takut,,"
"Takut ,,takut sama siapa,,?"
"Sama Abang,,"
"Kok bisa,,"
"Ya karena kita hanya berdua,dan takutnya kita khilaf,,"Fatir tertawa saat dengar perkataan Cantika.
Pletakkk...
"Awww,,,Abang sakit,,"sambil menegakan duduknya,Fatir menyentil kening Cantika.
"Lagian otak kamu tuh kotor sih,,"
"Iihh,,emang iya kan,takutnya ada setan' lewat,kita jadi khilaf,,"Cantika masih sambil mengusap keningnya.
"Ya kalau khilaf beneran ngga papa sih,kita nanti jadi cepat nikah kan,,"Sambil tersenyum dan memainkan Alisnya naik turun.
"Enak aja,,ngga yah,,Saya ngga mau,,"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1