Janji

Janji
Candaan Di Pagi Hari


__ADS_3

Cantika dan Fatir turun ke bawah setelah mandi. Papah dan Mamah sudah menunggu di meja makan.


"Malam Mah ,Pah. maaf yah kita telat."


"Kalian udah malam ,udara dingin gini kok mandi sih.awas masuk angin,"kata Papah yang melihat ke Fatir dan Cantika rambutnya basah.


"Kita mandinya pake air hangat kok Pah,"jawab Cantika sambil mengambilkan makanan ke piring.


"Ya sudah kita makan.habis makan kalian minum vitamin biar badanya ngga sakit,"Cantika dan Fatir jawab iya.


Mamah melihat ada tanda merah kecil di.leher Cantika. dan Mamah sudah bisa menebak kalau anak dan menantunya habis bercinta.


Mamah merasa senang dan bahagia melihat anak bersama suaminya terlihat bahagia.tapi Mamah juga kadang sedih kalau mengingat anaknya belum hamil juga.


Pasti Cantika sedih karena Mamah juga dulu pernah merasakannya. saat hamil Cantika Mamah menunggu cukup lama ,sampai akhirnya Mamah pun hamil Cantika,tapi saat hamil Cantika juga Mamah dapat cobaan.untung saja masih di beri kelancaran sampai melahirkan.


Selesai makan malam ,semuanya duduk di ruang keluarga untuk mengobrol.


"Gimana kerjaan kamu,lancar kan.?"tanya Papah ke Fatir.


"Lancar Pah.ini aja lagi banyak kerjaan."


"Sukur kalau lancar.trus mau lama kan kalian di sini.?"


"Fatir besok pulang ke Indonesia Pah. tapi Cantika mau di sini lebih lama.setelah kerjaan Fatir selesai baru jemput Cantika ke sini."


"Kenapa besok pulang nya sih,ngga lusa nya aja."


"Fatir lagi banyak kerjaan Mah. nanti Fatir akan cepat selesaikan kerjaan biar cepat ke sini lagi."


Cantika yang sebenarnya ngga mau di tinggal dari merasa sedih.tapi mau gimana lagi.Fatir memang banyak kerjaan dan Fatir harus tanggung jawab dengan pekerjaannya. Cantika tiduran dan kepalanya di pangkuan Mamah nya.sambil mendengarkan obrolan Papah dan Suaminya.


"Tapi Abang harus cepat selesaikan kerjaan yah. biar cepat kesini. soalnya Tika pengin jalan jalan ke Paris,"Cantika akhirnya bersuara.


"Iya Sayang. Abang akan cepat selesai kan kerjaan. Abang akan turuti kemana saja kamu mau,"Cantika tersenyum senang.


Jam sudah menujukan pukul 10 malam. Mamah yang harus banyak istirahat di ajak Papah masuk kamar. Cantika dan Fatir juga masuk ke kamar untuk istirahat.


"Bang,besok Tika beli oleh oleh dulu buat Mamih yah. Abang mau bawa kan,"keduanya sudah tiduran di atas kasur dan saling peluk.


"Iya,Abang mau bawa. sekarang udah malam,kita tidur yuk."Cantika jawab iya.

__ADS_1


Pagi harinya Cantika yang memasak untuk sarapan. Mamah menemani saja karena Cantika melarang Mamah untuk ikut membantu.


"Sayang. kamu sudah pernah periksa kesuburan belum.?"


"Sudah Mah. dua kali malah,"


"Trus hasilnya apa.?"


"Tika subur dan ngga ada masalah sama rahim Tika.Tika sehat Mah."


"Syukur lah kalau kamu sehat. kamu harus banyak berdoa yah biar cepat di beri momongan sama yang di atas. "


"Iya Mah itu pasti. Tika sama Abang sehat kok.cuman memang Tuhan belum kasih kita kepercayaan saja. Mamah juga doain Tika yah biar Tika cepat hamil."


"Iya. Mamah selalu berdoa buat kebahagiaan kamu dan biar cepat di beri momongan,biar Mamah cepat gendong cucu."


Saat Tika dan Mamah sedang mengobrol Papah pun datang.


"Lagi ngomongin apa sih,kayanya seru banget,"Papah mencium kening Mamah,lalu berpindah ke kening Cantika.


"Ada deh Pah,"Cantika sambil senyum.


"Ini kopi buat Papah sudah Tika buatkan,sarapan juga udah siap. Tika mau bangunin Abang dulu yah."


Tika pergi ke kamarnya sambil bawa cangkir berisi kopi.


"Pah,Mamah senang deh melihat anak kita bahagia."


"Papah juga senang. kita menikahkan anak kita dengan orang yang tepat Mah."


"Iya Pah.semoga mereka cepat di beri kepercayaan sama Tuhan ya Pah,untuk jadi orang tua."


"Iya, semoga. Papah juga selalu mendoakan hal itu untuk mereka."lalu Mamah menemani Papah sarapan.


Cantika masuk ke kamar dan melihat Fatir yang masih tidur.Fatir mencium aroma kopi berlahan membuka matanya.


"Pagi Bang."


"Pagi sayang. kopinya harum banget sih."kata Fatir.


Cantika meletakan kopinya di meja. lalu Cantika mendekati Fatir.

__ADS_1


"Ayo bangun.ini sudah siang."Fatir yang belum kumpul nyawanya masih tiduran saja. Fatir lalu menarik tangan Cantika dan Cantika jatuh ke atas badan Fatir.


"Iihh Abang,"Fatir hanya tersenyum saat Cantika kesal.


Fatir lalu menidurkan Cantika di kasur dan di tindihnya.


"Aaahh Abang lepas,"Cantika berontak saat Fatir menindihnya.


"Nanti sore Abang mau pulang ke Indonesia. jadi hari ini Abang mau puasin dulu berdua sama kamu sayang."


"Iih ini kan masih pagi.Abang juga baru bangun.nanti siang aja."


"Ngga Abang maunya sekarang."


Cantika yang tidak mau terus berontak,Fatir yang niatnya hanya meledek terus saja menciumi leher,pipi dan bibir Cantika.


"Abang awas,,hahaaa,,Abang geli...aaahh Abang,, udah awas."


Cantika dan Fatir masih saja becanda di kasur.tanpa mereka tau kalau Mamah dan Papah mendengarnya.


Papah dan Mamah hanya bisa tersenyum mendengar anaknya yang sedang becanda dengan bahagia.


Fatir mencium bibir Cantika,dan lama lama Cantika menyerah. keduanya menikmati ciuman.


Fatir lalu melepaskan ciumanya, Cantika membuka mata saat Fatir melepaskan ciuman.mata keduanya bertemu dan saling tatap. tangan Fatir mengusap pipi Cantika.


"Abang pasti akan sangat merindukanmu."


"Tika juga sama.pasti akan merindukan Abang."


Fatir mencium kening Cantika,setelah itu menjatuhkan badanya ke samping Cantika.


Cantika lalu memeluk Fatir.keduanya saling peluk.


"Abang.kopinya di minum dulu.nanti keburu dingin."


"Iya. ayo kita bangun."


Fatir menuju sofa,sampai di sofa Fatir duduk dan meminum kopinya.


Cantika merapikan kasur yang berantakan.keduanya sambil mengobrol.kalau nanti mereka mau beli oleh oleh untuk Mamih.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2