
Cantika akhirnya mandi lagi.padahal tadi sebelum Fatir pulang sudah mandi.karena merasa dingin Cantika mandi tidak lama.selesai Cantika mandi ,baru Fatir yang mandi.
Selesai mandi keduanya turun ke bawah untuk makan malam.di tempat makan Mamih,Papih dan Atan sudah ada.
Mamih melihat rambut keduanya yang basah dan terlihat segar sudah langsung bisa menebak.
"Ayo sayang,,kita makan,,"ajak Mamih.
"Iya Mih,,maaf kita telat,,"jawab Fatir,sedang Cantika mengambil piring untuk di isi.makanan.
"Makanya kalau sore tuh jangan main dulu,ada waktu malam kan,,!"Fatir tersenyum mendengar perkataan Atan,padahal Atan masih merasa kesal.gimana tidak kesal dirinya jomblo,belum nikah,sudah dengar suara suara aneh,ya Atan merasa risih.
Beda dengan Cantika saat dengar perkataan Atan, Cantika merasa malu karena di situ juga ada mertuanya.
"Ya gimana lagi Dek,rasanya enak.nanti juga kamu rasain kalau udah nikah,rasanya nagih banget,,"
"Abangg,,,sudah jangan bahas itu,ini di meja makan,ngga sopan ada Mamih sama Papih,"Cantika sedikit berbisik,tapi ya semua dengar.
"Iya benar kata Tika,,ayo makan ngga usah bahas kaya gituan,"kaya Mamih.
Kedua putranya jawab iya,tapi tetap aja Atan masih bete.
Cantika mengambilkan makan buat Fatir dulu,karena ikan Mas durinya banyak Cantika dengan telaten memisahkan duri dari dagingnya.
"Yang,,Abang bisa buang itu duri,biar sinih Abang aja,kamu ambil makan sendiri aja,kamu pasti lapar kan,,"
"Iya tunggu Bang,,ini dikit lagi,Tika takut Abang tersedak duri,"Papih dan Mamih hanya tersenyum tipis lihat Cantika yang begitu telaten nya.
Kalau Atan hanya bisa geleng kepala karena masih ada orang kaya Cantika,punya suami sudah dewasa kok masih di perlakukan seperti itu.
"Ini Bang,,makanlah,,sudah ngga ada duri lagi,"
sambil memberikan piring ke Fatir.
"Iya makasih,,kamu juga ayo makan ,"
"Iya Bang,,"
Cantika dan Fatir makan dengan lahap,karena mereka memang sudah merasa lapar.
Atan sudah selesai makan ,Atan langsung pamit berangkat kerumah sakit.
Hari hari berlalu ,pernikahan Fatir dan Cantika sudah memasuki usia 5 bulan,dan keduanya sangat bahagia.
Tapi hari ini Cantika sedang sedih.saat tadi mandi Cantika melihat noda darah di celananya yang menandakan Cantika datang bulan.
Cantika sedih karena dirinya belum kunjung hamil juga. Fatir dan keluarga sebenarnya tidak mempermasalahkannya,tapi Cantika tetap merasa sedih.
Fatir melihat Cantika yang keluar dari kamar mandi kelihatan sedih, langsung bertanya.
__ADS_1
"Ada apa Sayang,,kamu sakit,?"Cantika menggeleng.
"Trus kenapa kok mukanya sedih gitu,?"
"Tika datang bulan Bang,,"Sambil duduk di pinggir kasur dengan wajah sedihnya.
Fatir lalu mendekati Cantika dan ikut duduk di sebelahnya."Kenapa memangnya kalau datang bulan hemm,,kan emang wanita itu setiap bulan datang bulan sayang,,"
"Tapi Tika pengin hamil Bang,kita udah menikah 5 bulan ,tapi Tika ngga kunjung hamil,"Fatir jadi tau sekarang,kenapa kalau setiap datang bulan Cantika selalu sedih.
"Sayang,,kita itu baru menikah 5 bulan,pernikahan kita itu masih baru,kalau kamu belum hamil ya ngga papa,Abang tidak menuntut kamu harus cepat hamil kan,jadi santai saja yah,,jangan sedih gitu,kita akan terus rajin buat,dan kita juga banyak berdoa minta sama Tuhan agar kamu cepat hamil,"sambil mengusap rambut Cantika.
"Abang ngga marah kan kalau Tika belum hamil juga,"
"Ya ngga sayang,,Abang ngga akan marah,kita harus percaya Tuhan pasti punya rencana yang indah buat kita,"Fatir memeluk Cantika,Cantika jadi sedikit lega.
"Ya sudah sekarang cepat pakai baju,kita turun temani Abang sarapan,"
"Iya Bang,,"Cantika lalu ke lemari untuk ambil baju.
Setelah keduanya rapi,keduanya turun ke bawah menuju meja makan.
"Bener nih ngga ikut Abang ke kantor,?"
"Ngga deh Bang,,besok aja yah,"
"Iya udah ngga papa,di rumah istirahat aja yah,jangan capek capek,"
Sampai di meja makan Mamih dan Papih sudah makan,"Pagi Mih,,Pih,,"
"Pagi,,ayo sarapan Sayang,"Cantika jawab iya.
"Mih,,Tika boleh baca baca buku yang ada di lemari depan ngga,,?"
"Boleh dong sayang,,baca aja biar Tika ada hiburan,,"
"Iya Mih,,makasih ya Mih,"Mamih jawab iya.
Mamih dan Papih yang sudah selesai sarapan pergi duluan,Cantika dan Fatir masih sarapan.
Selesai sarapan Fatir juga berangkat ke kantor.lalu Cantika mengantarnya sampai depan mobil.
"Abang hati hati yah,"sambil cium tangan Fatir.
"Iya Sayang,,Abang berangkat,"
Fatir lalu naik mobil dan pergi meninggalkan rumah. Cantika masuk ke dalam dan menuju lemari buku.
Cantika memilih buku yang mau di baca nya.Cantika lalu mengambil buku panduan program hamil.
__ADS_1
"Syukurlah ada buku ini,"Cantika mengambilnya,lalu duduk di sofa dan mulai membaca.
Atan baru pulang dari rumah sakit. Atan melihat Cantika yang sedang duduk sambil baca buku. Atan melihat judul bukunya.
"Kamu memangnya sudah ingin hamil,?"Cantika mendongak dan melihat Atan yang berdiri di samping nya.
"Namanya perempuan yang sudah menikah pasti ingin hamil ,"sambil matanya melihat ke buku Cantika menjawab.
"Emang kamu belum ada tanda tanda hamil,?"
"Kalau saya hamil ngga mungkin kan Saya baca buku ini,"
"Oh iya benar juga yah,,kenapa kamu ngga konsultasi sama Mamih kalau mau program hamil,?"
"Saya malu,,"
"Kenapa mesti malu,justru lebih enak sama Mamih sendiri,apa mau Aku yang bantu,?"
"Ngga usah,,trimakasih,,"
"Padahal Aku sudah berhasil bantu dua wanita yang lama ngga hamil setelah pernikah loh,"Cantika mengangkat wajahnya saat dengar perkataan Atan.
"Serius,,!?"Atan mengangguk.
Tapi Cantika lalu seperti tidak percaya saat melihat ke Atan,"Kenapa,,kamu ngga percaya,?"
"Iya,,soalnya wajah kamu menujukan kebohongan,,"
"Ya Tuhan,,ini orang benar benar yah,,ini Aku tunjukan orang yang sudah Aku bantu,"Atan membuka hpnya,lalu melihat ke galeri untuk menujukan dua wanita yang sudah di bantunya.
"Ini lihat,,"sambil menujukan pada Cantika.
"Aku ngga bohong kan,,kalau kamu mau Aku bantu ayo,kalau ngga mau ya sudah,"Atan lalu pergi.
Cantika diam sesaat untuk berpikir ,"Apa Atan beneran bisa,tapi dia aja tampangnya slengean gitu,"
Siang harinya Cantika ada di kamar,Cantika sedang telfonan dengan Mamahnya,Cantika sambil menangis ,curhat tentang dirinya yang ngga kunjung hamil.
"Sabar sayang,,Mamah aja hamil kamu sudah satu tahun pernikahan lebih ,percaya sama Tuhan dan banyaklah berdoa agar cepat di beri keturunan,"kata Mamah.
Papah yang dengar Cantika menangis langsung ikut bicara,"Apa Fatir menuntut kamu untuk cepat hamil sayang,,?"
"Ngga Pah,,tapi Tika yang sedih aja,kalau Abang bilangnya sedikasihnya aja,dan Tika ngga boleh memikirkan hal itu,Abang justru takut Tika sakit karena selalu memikirkannya,"
"Benar kata Fatir,jangan jadi beban dan pikiran,kalau Tuhan sudah berkehendak pasti nanti kamu akan hamil juga,sudah yah jangan sedih, Papah ngga mau lihat kamu menangis,"
"Iya Pah maaf,,ya sudah dulu ya Mah,,Pah,,Tika mau makan siang dulu,"
"Iya sayang,makan yang banyak,,dah sayang,,"
__ADS_1
telfon pun mati.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..