
Fatir malam ini tidur di sofa,Fatir menolak ajakan Anita,karena Fatir juga ingin menjaga perasaan Cantika.
Anita terlihat kesal karena niatnya untuk memanas manasi Cantika gagal,tapi setelah itu bodo amat.
Malam harinya Fatir tidur di sofa merasa tidak nyaman,karena kakinya yang tidak leluasa bergerak,walau sudah bisa jalan tapi kaki Fatir belum sepenuhnya sembuh total.
Jam 12 malam Cantika terbangun ,Cantika rupanya tidur tidak merasa tenang karena kepikiran Fatir.
Cantika buka pintu kamar lalu keluar,ternyata Fatir sedang duduk dan kakinya di naikan di atas sofa.
"Abang,,kok belum tidur,,"Fatir menengok sambil tersenyum.
"Aku terbangun,tadi kaki ku kram,,"
"Kram,,coba Saya lihat,,"Cantika lalu melihat ke kaki Fatir,dan mengusapnya dengan minyak gosok.
Cantika dengan pelan mengusapi kaki Fatir,Fatir melihat Cantika yang sangat baik dan perhatian padanya,sungguh Fatir merasa sangat beruntung.
"Sayang,,,makasih yah,kamu selalu membantu dan perhatian padaku,,"
"Iya Bang,,sama sama,,apa sudah lebih baik,,?"
"Iya sudah,,"
"Abang mau minum ngga,,?biar Saya ambilkan,,"
"Ngga,nanti Aku kalau haus akan ambil sendiri,,"
"Kalau Abang ngga nyaman tidur di sini,kita tukeran aja Bang, Abang yang di kamar,biar saya yang di sini,"
__ADS_1
"Ngga usah,,Aku di sini aja ngga papa,kamu yang di kamar saja,"
"Bener Abang ngga papa tidur di sini,Abang pasti ngga nyaman kan tidur di sofa,kita tukeran aja yuk,,"
"Ngga usah,Aku nyaman kok beneran,,sudah Sanah kamu masuk kamar dan tidur,,"
"Iya Bang,, Abang juga tidur yah,,"Fatir jawab Iya,Cantika lalu membantu Fatir untuk tiduran.
Setelah Fatir merasa nyaman tidurannya, Cantika masuk ke kamar dan lanjut tidur.
Pagi harinya Cantika bangun duluan,Cantika membuatkan susu Hangat untuk Fatir dan juga roti panggang isi coklat.
Fatir masih tidur di sofa,Anita bangun langsung ke dapur ,karena Anita mencium bau bau makanan.
"Kamu buat apa,,?"
"Ini buat sarapan untuk Abang,,"
"Kamu tau kan Mas Fatir itu sudah tunangan sama Aku,kok kamu masih aja mengerjainya sih,sok sokan perhatian lagi padanya,tapi Aku ngga peduli sih kamu mau suka sama dia juga silakan,Fatir sama kamu itu ngga penting tau ngga bagiku sekarang,"Anita bicaranya sedikit berbisik di telinga Cantika,dan Cantika cukup kaget dengarnya.
"Ya sudah urus tuh laki laki cacat kesayangan mu,Aku mau mandi dan bersiap kerja,"Anita lalu berjalan menuju kamar dan sebum pergi mengambil roti panggang dulu di meja.
Anita berjalan menuju kamarnya dan melihat Fatir yang masih tidur,"Dasar laki laki cacat,"kata Anita dalam hatinya.
Cantika di dapur terus saja teringat dengan kata kata Anita tadi,"Kenapa Anita bicara ngga peduli lagi sama Abang ,apa dia sudah tidak menginginkan Abang jadi suaminya lagi,Abang kalau tau pasti sangat sedih,"
Rupanya Anita membolehkan Fatir datang karena ingin melihat kondisi Fatir,dia beneran sudah sembuh apa belum,tapi Anita perhatikan Fatir jalan terlihat pincang itu juga terlihat seperti kesakitan.
Anita rupanya tidak mau lagi dengan Fatir,karena Anita akan merasa malu kalau punya suami cacat,pikir Anita dia masih bisa cari yang lebih sempurna dari Fatir,lebih tampan.dan kaya juga.
__ADS_1
Anita sudah selesai bersiap,lalu Anita keluar dari kamarnya dan akan pergi langsung.
"Pagi Anita,,"sapa Fatir sambil tersenyum.
"Pagi Mas,,kamu udah bangun,gimana tidurnya,nyenyak kan,,?"
"Nyenyak,,kita sarapan yuk,,tolong bantu Mas bangun,"Anita terlihat malas,tapi Anita membantu Fatir berdiri.
"Anita sudah kesiangan Mas,Mas kalau mau sarapan sama Cantika saja yah,Anita berangkat kerja dulu,sampai jumpa nanti sore ya Mas,dah,,,"
Anita pun pergi,Fatir hanya bisa melihatnya,Fatir sudah merasa kalau Anita berubah,Setelah Anita tidak terlihat Fatir berjalan ke dapur untuk sarapan.
Cantika yang melihat Fatir sudah datang tersenyum,"Abang sudah bangun,,"
"Hemm,,iya,,kamu buat sarapan,,"
"Iya,,Ayo kita sarapan,,Saya panggil Anita dulu ya Bang,"
"Anita ngga usah di panggil,Anita sudah.pergi.kerja tadi,"
"Oh,,sudah pergi,,ya udah ayo kita sarapan,"
Keduanya sarapan bersama sambil mengobrol,"Sayang,,nanti kita jalan jalan yuk,kita belanja buat oleh oleh,gimana,mau kan,,?"
"Ayo,,Saya mau,,"
"Iya,,nanti jam 10 kita akan pergi yah,"
"Iya Bang,,"
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...