
Papih mematikan telfonya saat sudah bilang ke Mamah Dinda akan langsung berangkat ke Jakarta.
"Sayang,,bangunlah,,"Papih membangunkan Mamih.
"Ada apa Pih,,?"
"Papah,,Papah masuk ICU,,"
"Ya Tuhan,,,Trus gimana,,"
"Kita akan ke Jakarta sekarang,,"Mamih lihat jam dan ini masih malam.
"Kalau kita naik pesawat pagi jam 5 baru ada penerbangan Pih,,sekarang masih malam,,"
"Iya,,kita bersiap saja dulu Mih,,dan kita bangunkan anak anak juga suruh bersiap,"
"Iya Pih,,Mamih bangunkan anak anak dulu yah,,"Mamih keluar dari kamarnya,lalu menuju kamar Atan dan Fatir.
"Adek,,sayang,,bangun,,sayang,,"
"Eemmm,,ada apa Mih,,"
"Kakek masuk ruang ICU,,ayo bangun kita dan bersiap,kita akan ke Jakarta pagi ini,"Atan langsung duduk dan melihat jam.
"Iya Mih,,Adek akan bersiap,"jam masih menujukan pukul 12 malam.
Mamih keluar dari kamar Atan dan menuju kamar Fatir.
"Kaka,,Kaka ayo bangun sayang,,"
"Ada apa Mih,,"sambil mengusap matanya.
"Kakek masuk ICU kita akan ke Jakarta sekarang,"
__ADS_1
"Apa Mih Kakek masuk ICU,,"
"Iya sayang,kita harus bersiap,,kita akan naik pesawat keberangkatan pagi,,"Fatir langsung bangun.
Mamih keluar dari kamar Fatir lalu ke.kamarnya lagi untuk beres beres.
Fatir ke kamar mandi untuk cuci muka agar segar,setelah itu Fatir membereskan baju yang akan di bawa ke Jakarta,begitu juga Atan merapikan bajunya.
Papih di kamar sedang menelfon adiknya tante Iza,Papih bertanya kondisi Papah,setelah menelfon Tante Iza,Papih menelfon Tante Tiya,Tante Tiya bersama suami dan anak nya rupanya sudah ke Jakarta dari sore tadi.
Papih terlihat sedih,memang Papah Agung sudah sangat tua,dan sakitnya juga sakit orang yang sudah tua.
Mamih mendekati Papih,,"Pih,,sudah duduk dan tenanglah,,Papih jangan berpikiran yang tidak tidak,banyaklah berdoa dan serahkan semuanya pada Tuhan,semua yang terjadi pasti sudah kehendaknya,"Papih mengangguk.
Papih duduk dan diam,diamnya Papih sebenarnya sedang berdoa untuk kesembuhan Papahnya.
Mamih ganti baju,sebelum ganti baju Mamih juga menyiapkan baju untuk Papih pakai.
Mamih juga tidur lagi selesai pakai baju pergi,karena masih lama untuk pergi ke Bandara.
Jam 4 Papih membangunkan Mamih untuk berangkat ke Bandara,Papih dari tadi tidak tidur ,dan Papih juga sudah pesan tiket pesawat.
Setelah Mamih bangun,Papih ganti baju untuk bersiap,Mamih juga sudah membangunkan Fatir dan Atan.
Pak supir sudah bangun juga setelah tadi di bangunkan Mamih,dan semua masuk ke mobil,pak supir membawa mobilnya menuju Bandara.
Di mobil Fatir mengirim pesan ke Cantika,"Sayang,,Abang mau ke Jakarta,Kakek Agung sedang sakit dan masuk ICU,,minta doanya yah agar Kakek Agung cepat sehat dan sembuh,"
Cantika yang mendengar hpnya bunyi tanda pesan langsung mengambilnya,lalu membaca pesan Fatir.
"Ya Tuhan kakek Agung sakit,,"Cantika langsung membalas pesan Fatir.
Setelah pesan terkirim,Cantika mencari Mamahnya untuk memberi tau tentang kakek Agung yang sedang sakit.
__ADS_1
Sampai di Bandara Fatir bersama keluarganya langsung masuk ke dalam,untungnya tidak lama penerbangan menuju Jakarta sudah di umumkan.
Papih di dalam pesawat tidur karena Mamih yang minta,tidak hanya Papih , Fatir dan Atan juga tidur.
Akhirnya setelah kurang lebih dua jam penerbangan pesawat sampai di Bandara Jakarta.
Fatir dan keluarga naik taxsi,mereka langsung menuju rumah sakit di mana Papah nya di rawat.
Satu jam kemudian taxsi sampai di rumah sakit,Papih jalan sangat cepat karena sudah ingin melihat Papahnya.
Mamih juga jalan cepat karena menemani Papih,sedang Atan dan Fatir mendorong koper masuk.
"Mah,,,"Papih langsung melihat mamahnya yang sedang duduk di depan ruang ICU.
"Abang,,,"Mamah Dinda langsung memeluk anak sulungnya dengan erat dan menangis juga.
"Tenang ya Mah,Papah pasti sembuh,,"sambil melepaskan pelukannya.
Fatir lalu memeluk kedua adiknya juga bergantian,Mamih Vivi juga memeluk mertuanya.
"Yang sabar ya Mah, Papah pasti akan sembuh,"
"Amin,,semoga ya Vi,,"Mamih lalu mengajak Mamah duduk.
Papih lalu bertanya kondisi Papah ke Tiya,dan Tante Tiya mengatakan kondisi Papah 3 jam sebelumnya,Papah Agung detak jantungnya sangat lemah,dan juga darahnya drop.
"Ayo kita semua berdoa buat kesembuhan Papah,"kata Papih Akbar saat Fatir dan Atan sudah datang.
Semuanya duduk dan berdoa untuk kesembuhan Papah Agung,dari istri ,anak,menantu dan Cucu semua berkumpul.
Papih Akbar yang memimpin doa,semua minta yang terbaik untuk papah Agung.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1