Jodoh Pilihanku

Jodoh Pilihanku
eps. 14


__ADS_3

Kedatangan Mely untuk yang kedua kalinya tak begitu mengejutkan Dina, sepertinya ia sudah menduga bahwa Mely akan menemuinya lagi dan dai sudah siap menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi padanya.


"Aku tak menyangka kau akan segigih ini, jujur saja kau cukup punya nyali untuk menghadapi ku" ucap Mely.


"Jujur saja saat Mas Jo menghancurkan semua benda pemberianku aku sangat hancur, tapi aku tak bisa melepaskannya begitu saja. Kami harus bersama dan aku harus menikah dengannya"


"Sombong sekali, kau pikir apa kau pantas mengatakannya.Kau hanya wanita ****** tak pantas untuk bicara pernikahan apalagi cinta"


"Saya mohon kamu jangan keterlaluan, kamu wanita dan saya pun wanita seharusnya kamu bisa mengerti perasaan saya terhadap Mas Jo, saya sudah korbankan banyak hal untuknya.Saya sudah berikan semua saya miliki kepadanya"


"Memang apa yang kau berikan, aku tak yakin lebih banyak dari pengorbanan ku kepadanya, dia yang sekarang adalah hasil kerja kelasku, hasil dukunganku. aku yang menemaninya dari nol akulah yang pantas untuk mendapatkan kebahagiaan datinya, memang apa yang kau berikan padanya?"


"Kamu bisa tanya langsung sama Mas Jo"


Ucap Nadin seraya menelan kepahitan, dalam ucapan itu Mely melihat raut wajah Dina dan menemukan apa pengorbanan besar yang ia telah berikan.


"Aku tak menyangka kau serendah itu, jadi benar kalau kau hanya seorang wanita penghibur. Sebutkan hargamu dan aku akan membayar nya dengan syarat kau akan meninggalkan nya"


"Apa? saya memang sudah tidur dengan tunangan mu, tapi saya bukan *******. kami melakukan nya atas dasar suka sama suka, Dia yang menggoda ku dan bagaimana aku bisa menolak cintaku"


Tak kuasa menahan amarah, satu tamparan keras mendarat tepat di pipi Dina. Air mata berlinang penuh kepedihan, air mata kekecewaan yang di pendam Mely.Tak di sangka Jordan begitu rendah dan menjijikkan, ia telah kehilangan hormat di mata Mely.


"Silahkan hukum saya atas kesalahan saya, tapi saya tidak akan meninggalkan Mas Jo. Demi masa depan anak kami, saya akan terus berjuang sampai mendapat pengakuan darinya. Dia harus bertanggung jawab"

__ADS_1


"Kau terus membual tentang cinta, padahal kau hanya merendahkan martabat mu. apa kau tahu ******* di luar sana lebih terhormat darimu kenapa? karna mereka sengaja menjajakan diri kepada hidung belang demi sesuap nasi, demi menyambung hidup keluarga nya. Tapi kau menodai cinta dengan nafsu mu, kau menjual tubuhmu dengan cinta dan setelah itu kau pergunakan anak haram itu untuk mengikat Jordan, kau sangat rendah dari *******"


"Jika dimatamu saya memang tidak punya harga diri biarlah, tapi Mas Jo juga mencintai saya dan kami akan perjuangkan cinta kami"


"Sudah cukup berbual tentang cinta, aku tidak peduli lagi pada kalian. Aku hanya akan meminta yang menjadi hak ku dan jika aku tidak mendapatkannya aku bersumpah demi anak haram mu aku akan membuat kalian menderita"


"Jika kamu ingin meluapkan kemarahan mu silahkan luapkan padaku, tapi ingat satu hal saya tidak akan membiarkanmu menyakiti Mas Jo"


"Benarkah? kalau begitu aku akan sangat membuatnya menderita, asal kamu tahu dia bisa hidup sekarang berkat nyawa yang ku berikan padanya, dia pernah kecelakaan hingga tak sadarkan diri dan akulah yang menyelamatkannya aku yang telah memberikannya nyawa dan aku bisa mengambilnya kapanpun yang aku mau"


"Saya tahu kamu sudah banyak berkorban untuk Mas Jo jika kamu tidak ikhlas menolong nya sebaiknya kamu tidak perlu membahasnya, saya tidak mengira kamu begitu munafik begitu perhitungan dengan Mas Jo bukankah kamu mencintainya tapi kamu ungkit semua hal yang sudah kamu berikan padanya"


"Jika aku tahu dia akan selingkuh sumpah mati aku gak mau nyelamatin dia, aku gak akan pernah sudi menemani masa-masa sulitnya. Dan sebaiknya kamu tidak perlu pusing memikirkan ku karna yang harus kamu pikirkan adalah anak haram mu, jujur aku sangat kasian pada anak itu karna sebelum dia lahir kedunia ini dia sudah mendapat gelar anak haram. Lalu bayangkan jika dia sudah lahir kau pikir siapa yang mau dekat-dekat dengan anak haram seperti nya. Aku berdoa semoga anakmu nanti lahir sebagai putri yang cantik dengan kesialan mengiringi setiap langkahnya hingga ketika dia mau menikah tidak ada seorang wali pun yang bisa menikahkannya, dan kutukan ini akan terus berlanjut sampai ke anak cucumu"


Mely pergi tanpa memberi Dina kesempatan untuk bicara lagi, cinta yang dulu dia banggakan kini hancur berkeping-keping. Dan cinta yang telah memberinya kebahagiaan sesaat itu kini berubah menjadi benci yang menyisakan dendam.


"Ibu sangat malu sama kamu, ibu juga tak menyangka Jordan bisa melakukan itu ibu sudah suruh dia lupakan wanita itu karna ibu tahu kamu yang pantas jadi menantu ibu tapi Jordan hanya berkata iya iya saja. Jordan sudah dewasa tapi ibu akui dia masih plin plan dan tidak bisa memutuskan akan memilih siapa"


Mely tak bicara sepatah katapun lagi setelah menceritakan perselingkuhan itu sampai Jordan tiba di rumah.Ia langsung mengajak Mely bicara di luar karna tentu ia tak ingin orang tuanya mendengar pembicaraan mereka.


"Aku udah suruh kamu buat ninggalin dia tapi kamu gak bisa, ternyata alasan di balik itu membuat aku cukup merasa muak dan jijik terhadap mu"


"Sayang aku pasti bakal nikahin kamu tapi aku gak bisa ninggalin dia, aku minta maaf karna udah buat kamu kecewa. tapi jika kamu suruh aku milih aku gak bisa milih diantara kalian berdua, aku udah mikirin ini sepanjang waktu dan aku udah mutusin. kamu udah tahu kebenarannya jadi jika kamu masih berniat nikah sama aku kita pasti akan menikah secepatnya dan setelah itu mungkin sebulan kemudian aku akan menikahinya. jika kamu tidak mau aku akan tetap nikah sama dia"

__ADS_1


Bak cambukan keras di hati Mely, betapa mudah Jordan mengucapkan itu semua tanpa ia sadar ia sudah menyakiti Mely dengan ucapannya.


"Pilihan mana yang kau maksudkan? tak ada satupun pilihan mu yang menguntungkan ku, keduanya hanya akan membawaku ke neraka apa bedanya kau menikahiku atau tidak kau tetap memilihnya, kau bilang kau tidak bisa memilih tapi jelas-jelas apa pun yang terjadi kau tidak akan meninggalkan nya.Kau hanya bertanya aku ingin menderita sebentar atau lama."


"Mel aku gak mungkin mencampakan anak ku sendiri, kandungan nya sudah berumur sebulan jika aku harus cepat-cepat menikahinya"


"kau bisa menggugurkan bayi itu, kau bisa membuangnya dan kembali menjalani hidup kita seperti dulu"


"Aku gak mungkin tega ngelakuin itu, aku gak mungkin tega membuang anak aku sendiri Mel, lagipun iti adalah perbuatan dosa"


Kini Mely sudah naik pitam, kemarahannya memuncak dan tak akan dia tahan lagi, satu tamparan untuk Jordan cukup mengekspresikannya.


"Kau tidak pantas bicara soal dosa, perzinahan yang kau lakukan pun sebuah dosa yang tak termaafkan, tidak perlu menyembunyikan kebejatan mu karna dunia sudah tahu apa yang telah kau perbuat"


Mely melepas cincin yang tersemat di jari manisnya, cincin yang telah di berikan Jordan sebagai tanda cinta dan yang membuatnya menjadi ratu ia lemparkan kepada Jordan bersama semua kenangan serta mimpi yang sempat mereka bangun.


"Aku memilih untuk pergi, bukan karna aku mengalah pada wanita itu tapi karna aku tahu bahwa kau tidak pantas untuk ku, kau tahu seekor anjing tidak ada yang masuk surga karna dia adalah hewan haram bahkan di dunia pun kita tidak di perbolehkan untuk menyentuhnya, tapi Tuhan mengijinkan seekor anjing untuk mencium aroma harum surga karna dia telah menyelamatkan nyawa sahabat Rosul.Apa kau tahu anjing itu dulu pernah sekarat karna kelaparan dan sahabat Rosul memberinya makanan hanya sekali..... hanya sekali dan anjing itu selamat..... hanya sekali dan anjing itu setia seumur hidup nya hingga dia mendapatkan tempat khusus dari Tuhan"


Air mata mengalir di pipi Mely, dia tahu kata apa pun yang ia ucapakan tak kan merubah keadaan tapi setidaknya kalimat -kalimat yang ia ucapkan menjadi pelampiasan amarahnya yang walau hanya sedikit tapi membuat hatinya lega.


"Seekor anjing pun tahu berbalas budi, dan kau yang sudah ku beri segalanya berani berpaling, berani tak setia, berani menghinaku.Martabatmu lebih rendah dari seekor anjing, maka dari itu kau tidaklah pantas untuk ku yang sempurna kau dan wanita sialan itu memang pasangan yang cocok kalian sama-sama najis lebih najis dan lebih rendah dari seekor anjing"


"Cukup Mely kamu sudah keterlaluan" teriak Jordan tak tahan akan penghinaan yang di lontarkan Mely.

__ADS_1


"Tidak Jordan.... tidak cukup.... bahkan kalimat rendah apapun yang kuucapkan tak akan pernah bisa menggambarkan betapa hinanya kalian, kau tak pantas untuk ku dan demi semua kebaikan yang telah ku berikan padamu kau akan membayarnya dengan harga yang tak pernah kau bayangkan"


Jordan masih ingin membantah tapi Mely pergi begitu saja.Pergi dengan dendam di hatinya, pergi dengan mimpi buruk yang baru, pergi untuk kembali menagih janji.


__ADS_2