Jodoh Sama Mantan

Jodoh Sama Mantan
BAB 100


__ADS_3

Kabar yang menimpa Ayesha pun terdengar oleh Keysha dan Sakha. Mereka pun bergegas meninggalkan perusahaan untuk menuju rumah sakit. Namun saat di loby, mereka bertemu dengan Rama, membuat Keysha tidak bisa berdiam diri.


"Kau..." Kata Keysha dengan kesal sementara itu Rama terlihat bingung.


"Karena ulah ibumu, Ayesha kini di rumah sakit dan harus mengeluarkan bayi nya yang belum cukup bulan." Ucap Keysha dengan emosi.


"Baby ayo, kita harus ke rumah sakit." Ajak Sakha.


"Apa maksudmu? Tanya Rama menahan langkah Keysha dan Sakha.


"Ibumu menusuk Ayesha yang sedang hamil dan sekarang Ibumu di penjara, aku harap orang sekejam Ibumu menghabiskan sisa waktunya di dalam penjara." Kata Keysha kemudian Keysha pergi meninggalkan Rama yang masih terdiam.


Keysha dan Sakha pun tiba di rumah sakit, Cheryl segera di gendong oleh Sakha karena Kenzo harus mengantar Amanda memeriksakan perutnya yang terasa keram karena shock.


Beruntung saat kejadian penusukan itu, Cheryl tidak melihat detailnya, Cheryl hanya melihat Ratna berlari seakan akan ingin menangkap Ayesha. Sementara itu Keysha menenangkan Audrey dan Tanisha yang tak lain adalah ibu dari Ayesha agar tidak panik dan percaya jika Ayesha dan bayi bayinya akan baik baik saja.


Selang satu jam, suara bayi terdengar menangis silih bersahutan, Kevin yang mendengarnya memejamkan matanya dan menangis sesenggukan saat mendengar suara suara dari anak anaknya itu.


Kevin pun di bolehkan oleh dokter untuk melihat ke empat anaknya yang berada di dalam inkubator untuk sementara waktu.


"Anak anakku..." Lirih Kevin.


Keysha yang menemani Kevin pun mengusap punggung Kevin seolah menguatkannya. "Kuatlah, Kev. Demi mereka dan Ayesha." Kata Keysha.


Setelah beberapa waktu, akhirnya operasi Ayesha pun selesai. Ayesha segera di pindahkan ke ruangan VVIP untuk pemulihan. Kevin merasa lega karena dokter menyatakan jika Ayesha dalam kondisi yang baik dan tidak ada masalah serius pada Ayesha.


"Kau benar benar wanita yang kuat, anak nakal." lirih Kevin pada Ayesha. "Segeralah sadar agar aku dapat menghukummu." Ucapnya sambil menahan air matanya.


Amanda dan Kenzo pun menyusul Kevin, untunglah tidak ada hal yang serius pada kehamilan Amanda. Amanda dan Kenzo pun sudah melihat ke empat anak Kevin dan Ayesha, mereka takjub karena empat bayi dan ibunya begitu kuat dan berjuang bersama sama untuk hidup.


**


Rama mencari informasi soal Ratna dan menemukan Ratna di kantor polisi.


"Ram, tolong ibu Ram, Ibu tidak mau di penjara." Kata Ratna menghiba pada Rama.


Rama menatap dingin pada sang Ibu. "Maaf Bu, Rama tidak bisa. Apa yang di lakukan oleh Ibu sudah di luar batas, Ibu barus mempertanggung jawabkannya."

__ADS_1


"Ibu gak mau Ram, temui Ayesha, bilang ibu minta maaf sama Ayesha Ram."


"Ibu!!" Sentak Rama. "Ibu kira Rama masih punya muka untuk bertemu dengan Ayesha, cukup Bu, Rama sudah tidak mau tau lagi dengan masalah Ibu."


"Tega kamu, Ram.. Ibu seperti ini karena kamu, kalau kamu tidak selingkuh tidak akan begini."


"Diam Bu!! Ibu tidak pernah berkaca pada kesalahan Ibu. Rama tidak mau tau lagi. Ini terakhir kalinya Rama menemui Ibu. Rama akan seperti Mbak Mira yang tidak mau perduli lagi pada Ibu."


"Apa maksudmu, Ram? Mira sudah sadar? Beritahu Mira agar suaminya bisa membebaskan Ibu, Ram."


Rama menghela nafasnya, Ibunya tidak merasa bersalah sama sekali. "Bu, dalam kondisi sakit mental, Mba Mira dijadikan pengemis oleh suaminya, dan apa ibu tau siapa yang menyelamatkannya? Ayesha bu, Ayesha memberikan pengobatan terbaik untuk Mbak Mira sampai Mbak Mira sadar juga sembuh dan meminta maaf pada Ayesha, sekarang Mbak Mira memutuskan menjadi relawan panti asuhan di luar kota karena tidak ingin lagi pusing dengan urusan dunia."


"Dasar bodoh, mengapa ibu melahirkan anak anak yang bodoh." Kata Ratna.


Rama hanya menggeleng gelengkan kepalanya kemudian meninggalkan kantor polisi untuk menemui Mira meski Mira sudah tidak mau tau lagi tentang Ratna.


Di rumah sakit, Ayesha tersadar dari obat biusnya. Kevin yang sedari tadi menungguinya begitu senang saat Ayesha sudah sadar.


"Sayang..." Kevin memanggilkan dokter dan dokter menyatakan semua kondisi Ayesha baik.


"Dimana bayi bayi kita, By?" Tanya Ayesha.


Ayesha merasa tenang meski masih shock atas kejadian yang menimpanya. Kevin segera memberitahunya jika Ratna sudah berada di dalam penjara dan Ayesha tidak perlu khawatir lagi padanya.


Keesokan harinya, Mira datang seorang diri setelah tau apa yang sudah menimpa Ayesha dari Rama, Mira segera ke rumah sakit.


Ayesha menyambut kedatangan Mira meski masih duduk bersandar di atas brankar.


"Aku tidak bisa berkata apapun, Ayesha. Aku malu padamu." Kata Mira sambil menunduk.


"Ini bukan salah Mbak Mira." Kata Ayesha dengan bijak.


Mira memberitahu Ayesha jika Rama lah yang memberitaunya karena Rama kerja di perusahaan saudara ipar Ayesah. Namun Mira tidak membahas Rama lebih jauh karena menghargai jika saat ini Ayesha sudah menjadi istri dari pria lain.


Hal itu pun terlihat oleh Kevin dan Andrew yang sedari semalam menjaga Ayesha. Merekapun percaya jika Mira memang sudah berubah.


**

__ADS_1


Satu bulan kemudian, Ayesha dapat membawa ke empat anaknya kembali ke rumah besar keluarga Wiguna.


Ke empat anak kembar Ayesha dan Kevin diberi nama.


Kyandra King Wiguna,


Kendrick King Wiguna,


Ayyara Queen Wiguna,


Ayleen Queen Wiguna,


Ayesha merasa bahagia karena memiliki keluarga kecil yang bahagia, dengan suami yang begitu perhatian dan keempat bayi yang begitu menggemaskan.


Kevin menggendong ke dua putrinya secara bersamaan di kiri dan kanan tangannya. Kevin merasa takjub karena memiliki empat bayi yang merupakan darah dagingnya sendiri.


"Ayyara dan Ayleen lucu sekali." Kata Audrey melihat wajah bayi yang menggemaskan dengan bando berwarna soft pink.


"Ya, sepertinya jika mereka dewasa aku akan sangat protektif pada mereka, Ma." Jawab Kevin.


Sementara itu Kenzo menggendong Kyandra, dan Kaisar menggendong Kendrick. Keysha pun mengambil satu putri dari gendongan Kevin, yaitu Ayleen.


"Ayle kenapa lucu sekali, Onty rasa Onty akan memiliki saingan." Kata Keysha.


"Anak anakku bukan sainganmu. Yang akan menjadi sainganmu nanti ya anak anakmu sendiri, Key." Balas Kevin.


"Anak anakku? Mungkinkah jika aku juga nanti akan memiliki bayi kembar juga?" Tanya Keysha dengan sedikit membayangkan.


"Tentu saja, Gen keluarga Wiguna itu sangat kuat. Pasti kau juga akan mendapatkan anak kembar." Sahut Kaisar.


Sementara itu Amanda mengusap perutnya yang sudah membuncit, sekitar tiga bulan lagi, Amanda akan melahirkan bayi kembarnya bersama Kenzo. Amanda pun sudah resmi resign dari rumah sakit karena ingin fokus merawat ketiga anak nya kelak, bahkan Amanda sudah merencanakan kehamilan lagi jika nanti sikembar sudah cukup umur dan lepas dari asi, Kenzo pun mendukung hal itu, Kenzo mengerti jika Amanda ingin mempunyai keluarga besar dan ramai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yuk bantu Vote di hari senin terakhir Novel ini 🙂


Yang ga punya Vote boleh dukung aku untuk kasih Hadiah bunga atau kopi ya.

__ADS_1


Bantu Like dan juga ramaikan Komentarnya.


__ADS_2