Jodoh Sama Mantan

Jodoh Sama Mantan
BAB 47


__ADS_3

Pernikahan Ayesha benar benar di gelar dalam waktu yang cepat, hanya butuh waktu satu minggu pernikahan itupun di gelar dengan sangat mewah di sebuah hotel ternama.


Kevin tampak gagah memakai jas yang sangat pas di tubuhnya. Hari ini ia akan menikahi mantan kekasihnya sendiri sewaktu di sekolah dulu.


Ayesha tengah menatap dirinya di depan cermin, Keysha selalu setia menemani sahabat yang akan menjadi saudara iparnya itu.


"Kamu cantik sekali, Ay." Kata Keysha memuji.


"Key, rasanya ini seperti mimpi." Ayesha memegang dadanya yang berdegup kencang. "Kau percaya kata pepatah, Key? Jika ucapan adalah doa?"


Ayesha mengangguk, "Memang apa yang kau ucapkan?" Tanya Key.


"Bukan aku, tapi Kevin yang mengatakannya." Ayesha mengingat saat pertama kali bertemu dengan Kevin dalam kondisi menyedihkan. "Saat itu aku mengatakan jika tidak akan ada mantan yang bisa menjadi teman, tapi Kevin mengatakan jika ada orang yang bisa jodoh sama mantannya sendiri."


"Benarkah?" Tanya Key dan Ayesha mengangguk cepat.


Key mengangguk anggukan kepalanya sembari mengetuk ngetuk bibirnya dengan jarinya. "Itu tandanya sejak saat itu, Kev sudah mencintaimu, Ay."


Ayesha membekap mulutnya sendiri, "Benarkah seperti itu, Key?"


"Ku rasa iya."


**


Pernikahan itupun akhirnya berlangsung. Kevin dan Ayesha sama sama menandatangani buku pernikahan mereka setelah janji suci itu di ucapkan. Kevin memakaikan cincin di jari manis Ayesha kemudian mencium kening Ayesha. Kini Ayesha sudah resmi menjadi istri dari Kevin King Wiguna.


Audrey pun merasa lega melepas putra pertamanya itu, meski kembar, Kevin terlahir lebih dulu dari Kenzo dan Keysha. Begitupun Adrian yang juga merasa lega karena putri bungsunya itu akhirnya mendapatkan kebahagaiaan dan Adrian memberikan restunya. Adrian berharap ini menjadi pernikahan terakhir untuk Ayesha.


Dan resepsi pernikahan itu berlangsung dengan meriah, banyak media meliput pernikahan dua konglomerat yang memiliki perusahaan besar dan kekayaan tak terhitung. Tidak ada isu miring yang memberitakan jika Ayesha pernah menikah dan kini statusnya adalah janda, itu semua karena kekuasaan Adrian yang sedari awal memberitakan jika Ayesha berada di Amerika untuk mendalami pendidikan bisnisnya, status Ayesha di kantor catatan sipil pun berhasil di tutup oleh kekuasaan uang keluarga Wibisana.


Berita pernikahan Ayesha pun sampai di telinga Rama, Rama yang tengah menyetrika pakaiannya sendiri melihat berita di televisi tentang penikahan dua anak konglomerat yaitu Kevin dan Ayesha. Rama juga melihat pancaran kebahagiaan di wajah Ayesha, terlebih kini Ayesha semakin cantik karena selalu merawat wajah dan juga tubuhnya.


"Yesha...." Lirih Rama dan tanpa sadar Rama meneteskan air matanya. Rama mereemmas rambutnya seolah frustasi, selama dua tahun ini ia selalu mencari Ayesha untuk mengajaknya rujuk namun kini seolah terpatahkan oleh pernikahan Ayesha bersama Kevin.


Rama bahkan sering menyambangi rumah keluarga Wibisana namun selalu di usir oleh body guard yang menjaga ketat rumah Adrian.


Pupus sudah harapan Rama, Ayesha sudah tidak bisa di raihnya lagi. Rama benar benar menyesali perbuatannya, andai dulu ia setia, andai dulu ia membawa Ayesha keluar dari rumah ibunya, mungkin kini rama masih bersama Ayesha dan juga anak mereka, mungkin Rama masih bekerja dengan jabatannya bahkan mungkin sudah naik jabatan yang lebih tinggi lagi. Kini semua hanya penyesalan yang mewarnai hidup Rama, kehilangan Ayesha, tidak tau keberadaan Ibu dan Kakaknya, kehilangan pekerjaannya dan kini Rama hanya menjadi seorang driver ojeg online karena mobilnya sudah ia jual untuk biaya kehidupannya dan sisa uangnya untuk membeli sebuah motor lalu mendaftar sebagai ojeg online. Itu semua Rama lakukan karena susahnya mencari pekerjaan karena di pekerjaan sebelumnya, Rama di pecat dengan tidak hormat membuat dirinya sulit di terima di kantor manapun katena reputasinya yang buruk.


Begitupun dengan Ratna, ia merasa sebal melihat berita di televisi yang memperlihatkan kemegahan pernikahan Ayesha bersama Kevin.

__ADS_1


"Heh, malah nonton lagi. Itu banyak cucian, kerjain sana!!" Titah pemilik warung nasi di pasar.


Ya kini nasib Ratna berubah menjadi pelayan warung nasi yang membantu semua pekerjaan dari mulai memasak, mencuci piring bahkan melayani pembeli.


Ratna hanya bisa mendengus kesal karna tidak ingin kehilangan pekerjaannya, karna hanya ini satu satunya yang bisa ia lakukan.


"Pernikahan orang kaya meriah banget ya." Ucap salah seorang supir angkot yang sedang makan.


"Katanya besok ada bagi bagi sembako untuk rakyat kecil. Kuponnya di bagikan besok pagi." Sahut yang lainnya.


Mendengar hal itu, Ratna menjadi geram, "Dia itu dulunya menantu saya." Kata Ratna dengan ketus.


Tentu saja tidak ada satupun yang mempercayainya. "Jangan mimpi, Bu. Tidak mungkin wanita cantik, berkelas dan pintar itu menantu Ibu."


"Ye benar itu, ibu ini kebanyakan ngehalu."


"Siapa yang ngehalu??" Sentak Ratna lalu tanpa sadar Ratna membanting piring yang sedang ia bereskan untuk di cuci.


Hal itu memancing pemilik rumah makan marah karena sebagian piringnya pecah oleh Ratna.


"Pergi kamu dari sini, kerja sudah tidak becus, malah marah marah sama pelanggan saya!!" Usir pemilik warung.


Ratna yang pada dasarnya adalah orang yang sombong pun akhirnya melawan. "Oke, siapa takut." Ucapnya berani.


"Mungkin anak si ibu CEO kali, makanya cewe di televisi itu mau."


Mereka semua terus saja meledek Ratna membuat Ratna semakin murka dan ingin memukul yang sudah berani meledeknya.


Namun hal itu tidak terjadi karena Ratna berhasil di seret keluar oleh pelanggan warung nasi yang lain.


Kembali ke resepsi pernikahan Ayesha dan Kevin, semua orang terutama Kevin dan Ayesha merasa bahagia.


"Rasanya aku ingin membawamu ke kamar sekarang juga, Ay." Bisik Kevin.


"Ish, pikirannya kesana melulu." Cibir Ayesha.


Kevin tertawa, "Aku sudah lama menahannya."


"Sejak kapan?"

__ADS_1


"Sejak melihatmu di kantorku, aku sudah tidak pernah bercinta lagi dengan wanita manapun."


"Masa?"


"Serius, mau bukti?"


"Gak mau, buktinya pasti jorok."


Kevin kembali tergelak. "Sudah siap kan, Ay?" Bisik Kevin.


"Siap apa lagi?"


"Siap ku gempur habis habisan." Kevin menaik turunkan kedua halisnya.


"Ish sepertinya kamu menyeramkan sekali."


Kevin menarik pinggang Ayesha agar duduk semakin dekat dengannya, mata mereka saling beradu, hal itu langsung di abadikan oleh foto grafer yang secara candid memotret ke romantisan Kevin dan Ayesha.


"Masih bisa nanti kan mesra mesranya." Suara Kenzo membuat mereka terkesiap.


"Kau mengganggu saja, Ken." Kata Kevin dengan sebal.


"Kau yang tidak tau waktu, Kev." Kenzo dengan senang menggoda Kevin.


"Ay, selamat untuk pernikahanmu." Ucap Kenzo dengan tulus lalu memeluk Ayesha.


Namun pelukan keduanya di lerai oleh Kevin, "Jangan lama lama memeluk istriku."


Kenzo memutar malas bola matanya, "Come on, Kev. Ayesha sekarang adalah iparku."


"Tetapi tetap saja kau harus menjaga jarak dengan Ayesha."


"Kenapa?"


"Karena hanya aku satu satunya pria yang boleh dekat dengan Ayesha."


Mendengar keposesifan Kevin, membuat Ayesha tersenyum lalu memeluk lengan Kevin. "Suamiku bucin sekali."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Besok senin siapin Vote buat novel ini ya, karna besok aku spill unboxing MP Kev-Ay.


Untuk sekarang ramein komentarnya biar ngehalunya lancar. Doakan smoga lulus review.


__ADS_2