Jodoh Sama Mantan

Jodoh Sama Mantan
BAB 70


__ADS_3

Kenzo memperlakukan Amanda dengan begitu baik, bahkan Kenzo membantu Amanda mengeringkan rambut dengan sebuah handuk kecil meski Amanda menolaknya.


Roy sudah membawakan pamaian ganti untuk Kenzo dan Amanda. Kenzo pun membawa Amanda menuju rostoran hotel untuk sarapan sebelum akhirnya mereka kembali pulang ke rumah.


"Mau tambah lagi?" Tanya Kenzo yang melihat Amanda begitu makan dengan lahap.


Amanda menggelengkan kepalanya, "Aku sudah tiga kali tambah. Aku bisa gemuk nanti."


Kenzo tersenyum. "Kalau gemuk juga sudah punya suami."


Amanda mengerdikan bahunya. "Mendapatkan itu lebih mudah dari pada mempertahankan, Ken. Bisa saja kau ilfeel saat melihatku gemuk nanti dan berpaling."


Kenzo menatap wajah Amanda dengan tatapan serius. "Never ever." Ucapnya. "Aku sudah berhenti di kamu dan Cheryl. Aku akan menjadi seperti Papa ku yang slalu mencintai istrinya dan menjadikan anak anaknya adalah prioritasnya."


"Semoga." Jawab Amanda dengan singkat.


Kenzo mendengar jawaban Amanda dan membuat Kenzo berpikir jika Amanda masih membatasi hatinya untuk mencintai Kenzo. Kenzo akan bersungguh sungguh dan akan membuktikan pada Amanda jika dirinya serius untuk menjalin rumah tangga bersama Amanda.


Kenzo mengantar Amanda ke rumah sakit karena Amanda ada jadwal praktik, hingga tiba di rumah sakit, Amanda akan turun dari mobil namun Kenzo menahannya.


"Ada apa lagi?" Tanya Amanda.


"Kiss me." Ucap Kenzo sambil mendekatkan wajahnya. "Just kiss." Imbuhnya lagi.


Amanda hanya diam, Amanda belum terbiasa dengan situasi seperti ini meski Amanda juga menikmatinya.


"Cheryl akan senang melihat Papa dan Mama nya slalu terlihat mesra, ayo kita wujudkan impian Cheryl memiliki keluarga yang bahagia. Aku juga yakin dengan kebiasaan kecil seperti ini akan membuatmu lebih cepat mencintaiku." Kata Kenzo meyakinkan.


Amanda mendekatkan wajahnya ke wajah Kenzo dan mengecup sekilas bibir Kenzo. Kenzo tersenyum setelah Amanda melakukan hal yang di sukainya.


"Aku akan ke kantor sebentar, nanti akan menjemputmu lagi." Kata Kenzo.


Amanda mengangguk. "Hem baiklah, semoga pekerjaanmu lancar."


Kenzo turun dari mobil dan mengitari mobilnya untuk membukakan pintu Amanda. Amanda turun dan berdiri di hadapan Kenzo. Kenzo segera mencium sekilas kening Amanda sebelum Amanda meninggalkannya.


Hati Amanda menghangat di perlakukan begitu lembut oleh Kenzo. Amanda pun tersenyum saat mengingat kejadian panas semalam dan tadi pagi bersama Kenzo, tidak Amanda pungkiri jika Amanda begitu menyukai aktifitas barunya itu bersama Kenzo.


Amanda menggeleng gelengkan kepalanya saat mendudukan dirinya di atas kursi di dalam ruangannya, ia segera memeriksa rekam medis calon passiennya yang akan ia periksa hari ini.

__ADS_1


"Pikiranku benar benar terkontaminasi oleh Ken." Gumam Amanda namun tetap dengan tersenyum.


Kenzo tiba di perusahaannya, wajahnya begitu terlihat ceria percis seperti Cheryl yang baru saja mendapatkan mainan baru. Semua karyawan menatap heran pada bos nya itu, pasalnya setiap hari Kenzo selalu menampakan aura dingin dan kini malah terlihat bahagia.


"Roy, apa jadwalku hari ini?" Tanya Kenzo sambil memeriksa berkas berkas di tangannya.


"Untuk hari ini sudah saya kosongkan, Tuan." Jawab Roy yang mengerti dengan kondisi bos nya itu.


"Good, kau memang asisten yang bisa ku andalkan. Aku akan memberikanmu bonus tinggi minggu ini." Kata Kenzo dengan enteng.


Roy membolakan matanya. "Be.. Benarkah Tuan?"


"Tentu saja, kau meragukanku, Roy?"


"Ti.. Tidak, Tuan..."


"Apa kau sudah menyelidiki siapa yang berencana menjebakku?" Tanya Kenzo yang kini mulai serius dengan pembicaraannya.


Roy mengangguk. "Tuan Yosi yang menjebak anda, Tuan. Tuan Yosi bahkan sudah menyuruh salah satu putrinya untuk masuk ke dalam kamar anda"


Kenzo mengepalkan tangannya, "Shittt." Umpat Kenzo. "Lalu apa tindakanmu sebagai asistenku?" Tanya Kenzo dengan mata penuh emosi.


"Saya memutuskan semua kerja sama dengan perusahaan Tuan Yosi sesuai perintah Nyonya, Tuan."


"Maaf Tuan, Nyonya yang saya maksud adalah Nyonya Amanda." Balas Roy.


"Amanda?"


Roy mengangguk lalu menceritakan detail kejadian mengapa Amanda bisa sampai berada di dalam kamar Kenzo. Roy juga menceritakan jika Amanda menampar bahkan memanggil anak Tuan Yosi dengan sebutan ******* dan mengancamnya.


"Amanda istriku bisa seperti itu, Roy?" Tanya Kenzo merasa tak percaya.


"Iya, Tuan. Saya rasa Nyonya Amanda tidak suka jika Papa dari anaknya di ganggu oleh wanita lain atau mungkin Nyonya Amanda sudah mencintai anda hanya saja belum menyadarinya." Ungkap Roy membuat Kenzo semakin bahagia.


Kenzo langsung berdiri dari duduknya. "Bonusmu minggu ini ku naikan, dan aku juga akan memberikanmu mobil baru. Pilih mobil yang kau mau." Kata Kenzo lalu melangkah pergi.


"Tapi, Tuan..." Roy ingin mencegahnya.


"Jangan tolak, kau sudah cukup banyak membantuku." Kata Kenzo lalu benar benar pergi meninggalkan ruangannya.

__ADS_1


"Si bos kalau lagi puber, jadi baik sekali." Gumam Roy yang ikut merasakan kebahagiaan bos nya itu.


**


Ayesha tengah makan siang di temani oleh Keysha karena Kevin terpaksa harus bekerja karena Ayesha yang memaksanya.


"Kau pasti bahagia sekali, Ay." Kata Keysha yang sednag mengupas buah untuk Ayesha.


"Setiap hari rasanya aku slalu bermimpi indah, Key. Kevin begitu memberiku banyak cinta."


"Aku juga tidak menyangka Kev yang dulu tergila gila pada Lova kini begitu bucin padamu, Ay." Keysha tertawa.


"Ya, dan aku juga tidak menyangka jika aku berjodoh dengan mantanku saat masih di sekolah dulu." Balas Ayesha.


Key menghela nafasnya, "Jika tau kalian di masa kini berjodoh, kenapa kalian harus melewati masa sulit dengan pasangan yang tidak tepat ya?"


"Ya, aku juga pernah berpikur seperti itu, tapi aku yakin Tuhan memang sudah menyiapkan kebahagiaan jika kita mampu melewati ujiannya." Balas Ayesha.


Mereka sama sama terdiam dan tenggelam dalam pikirannya maisng masing.


"Kev berjodoh dengan mantan pacarnya yaitu kamu, Ken juga berjodoh dengan mantan one night stand nya dulu yaitu Amanda, lalu aku akan berjodoh dengan siapa ya, Ay? Kau tau sendiri jika aku hanya punya satu mantan dan dia sudah meninggal karena kecelakaan." Kata Keysha dengan sedih.


Ayesha menggenggam tangan Keysha, sahabat yang kini menjadi iparnya. "Kau masih mengingat dan mencintai Kak Zein?"


Key mengusap pipinya yang basah terkena air matanya, "Tidak ada pria yang begitu baik padaku seperti Kak Zein, Ay."


"Apa karena itu kau tidak mau membuka hati lagi, Key?"


Keysha menggelengkan kepalanya, "Aku hanya takut melangkah, Ay. Kenanganku bersama Kak Zein begitu banyak, sehingga membuatku merasa takut keluar dari zona nyamanku."


"Aku mengerti." Kata Ayesha. "Tapi Key, percayalah jika Kak Zein disana tidak akan suka melihatmu seperti ini, Kak Zein pasti akan merasa bersalah karena sudah membuatmu tidak bisa move on, dan Kak Zein pasti bersedih melihatmu seperti ini."


Keysha tersenyum. "Aku akan tetap menjalankan hidup, Ay. Hanya saja untuk urusan hati, aku sendiri tidak tau sampai kapan nyaman seperti ini." Jawab Keysha yang sudah sedikit ceria. "Dan, mulai senin aku akan bekerja di salah satu perusahaan fashion terkenal, aku pasti bisa melewati ini kan, Ay?"


Ayesha memeluk Keysha, "Kita harus bahagia, Key."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mohon maaf 2 hari kemarin aku gak Up, aku lagi camping dadakan dan di bukit gak dapat signal, sebagai gantinya kalau hari ini votenya naik, komentarnya rame, aku akan crazy up, Crazy lho yaa...

__ADS_1


Tapi kalo sepi aku dobel Up aja ya 🤭🤭


Sambil jalan kisah Ay-Kev dan Amanda-Ken, kisahnya Key juga mulai diceritain ya. Rama-Ratna masih ada juga dicerita ini, soalnya Ratna masih belum sadar sama karmanya.


__ADS_2