Jodoh Sama Mantan

Jodoh Sama Mantan
BAB 67


__ADS_3

Kenzo membeku saat melihat Amanda dengan tampilan yang tidak biasa, memakai gaun berwarna nude dan dengan riasan natural di wajahnya. Untuk pertama kalinya Kenzo melihat tampilan Amanda yang terlihat berbeda ini.


"Ken..." Panggil Amanda membuat Kenzo terkesiap.


"Ayo, aku sudah siap." Ajak Amanda membuat Kenzo kembali pada alam sadarnya.


Kenzo mencoba melangkahkan kakinya namun Amanda menahannya.


"Dasi mu belum rapih, sini aku rapihkan." Kata Amanda lalu mencoba merapihkan dasi Kenzo.


Nafas mereka saling beradu, membuat jantung keduanya berdegup dengan kencang. Pandangan Kenzo tak lepas dari bibir tipis Amanda dan membuat pikiran nakalnya bertraveling entah kemana.


"Sudah." Kata Amanda sambil menepuk nepuk dada bidang Kenzo.


Lagi lagi Kenzo harus menahan hasratnya, kepalanya seakan terus mau meledak karena menahan hasratnya yang belum juga di salurkan.


Kenzo mengemudikan mobilnya menuju hotel tempat di mana pesta itu di gelar. Sepanjang perjalanan Kenzo terus saja memijat pelipisnya yang menandakan jika dirinya tengah di landa sakit kepala.


Amanda pun tau apa yang di rasakan Kenzo melihat dari gerak geriknya yang selalu saja terlihat gelisah. Namun Amanda pun terlalu malu membahas soal ini pada Kenzo. Entah Amanda siap atau tidak jika Kenzo meminta hak nya, namun Amanda pun teringat jika di masa lalu Kenzo adalah seorang pria yang sering bergonta ganti wanita, membuat Amanda sedikit takut jika sampai Kenzo menyalurkan hasratnya pada wanita lain.


Amanda memilih diam dan tak bertanya hal apapun, Amanda mencoba untuk bersikap seperti biasa karena dirinya juga masih bingung dengan perasaannya.


Tidak Amanda pungkiri, Kenzo adalah pria tampan dan mapan, Kenzo seorang hot daddy yang membuat banyak wanita iri karena kelembutan Kenzo pada putri semata wayangny, Cheryl.


Setelah tiga puluh menit, mereka tiba di sebuah hotel. Ternyata Roy, asisten Kenzo juga turut hadir disana atas perintah Kaisar.


Semua mata tertuju pada Kenzo yang menggandeng seorang wanita yang belum pernah di publikasinya, wanita cantik nan anggun begitu banyak membuat wanita lain iri karena hanya Amanda yang bisa diperlakukan lembut oleh Kenzo.


"Roy, di mana mejaku?" Tanya Kenzo pada asistennya.


"Di sebelah sana, Tuan. Aku akan mengantar anda dulu ke tuan Yosi untuk mengucapkan selamat." Kata Roy dan Kenzo mengangguk samar.


Kenzo tetap menggenggam erat tangan Amanda untuk menghampiri rekan bisnis perusahaannya yang tengah merayakan ulang tahun perusahaannya. Kenzo juga memperkenalkan Amanda sebagai istrinya yang sudah lima tahun di nikahinya dan membuat Tuan Yosi sedikit kecewa karena tidak bisa menjodohkan salah satu putrinya pada salah satu King Wiguna, apalagi perusahaan Yosi sedang terguncang dan membuatnya harus menjalankan kelicikannya agar dapat menjadikan Kenzo sebagai menantunya.


Kenzo dan Amanda duduk di meja bundar khusus yang sudah di sediakan sebagai tamu kehormatan. Seorang pelayan memberikan Kenzo dan Amanda sebuah minuman dan Amanda sedikit heran karena pelayan tadi memberikan Kenzo sebuah minuman berupa anggur merah dan bukan minuman ringan seperti dirinya.


"Kau ingin sesuatu?" Tanya Kenzo pada Amanda.

__ADS_1


Amanda menggelengkan kepalanya, "Tidak, terimakasih."


Seorang wanita menghampiri meja Kenzo dan Amanda, wanita yang ternyata adalah seorang model dan mantan teman tidur Kenzo dulu.


"Hai, Ken." Sapa Della.


Kenzo hanya melirik dan bersikap acuh, namun wanita bernama Della itu tanpa rasa malu duduk bersama Kenzo dan Amanda.


Kenzo dan Amanda masih bersikap tenang meski Amanda merasa tidak nyaman namun masih bisa menyembunyikannya.


"Kita sudah lama tidak bertemu, Ken." Sapa Della.


"Hem." Jawab Kenzo dengan singkat.


"Aku dengar kau sudah menikah dengan sorang dokter lima tahun yang lalu?"


"Ya." Jawab Kenzo lalu menggenggam tangan Amanda. "Dan ini adalah istriku."


Della mengerdikan bahunya. "Apa dia se hot aku saat berada di atas ranjang?"


"Tentu saja aku lebih hot darimu, buktinya aku sudah menghasilkan seorang anak, dan hubungan kami bukan hubungan yang kotor seperti hubungan Ken di masa lalu bersamamu." Bukan Kenzo yang menjawab melainkan Amanda lah yang menjawabnya.


Kenzo hanya menelan salivanya saat melihat sisi lain Amanda yang terlihat tegar meski dirinya tengah tidak nyaman, Amanda hanya tidak ingin orang lain mengusik hidupnya yang sudah baik baik saja, Amanda tidak ingin hanya karena satu wanita bisa merusak hubungan kedepannya bersama Kenzo. Yang Amanda pikirkan adalah Cheryl, jangan sampai Cheryl kehilangan sosok keluarga seperti dirinya dulu.


"Dan aku minta pergilah dari sini, mau sepanas apapun hubunganmu dan Ken di masa lalu, Ken adalah suamiku sekarang dan kami memiliki anak. Pergilah jika tidak ingin aku mempermalukanmu disini." Usir Amanda pada Della.


Kenzo meneguk anggur merahnya karena merasa tidak enak pada Amanda, Kenzo hanya takut jika Amanda marah lalu meninggalkannya membawa Cheryl.


Roy menarik Della untuk di bawanya keluar dan Della pergi dengan menghentakkan kakinya.


"Periksalah mantan mantanmu dulu, mungkin saja diantara mereka yang sudah pernah kau tiduri ada yang hamil juga sepertiku dan Cheryl memiliki saudara yang lain." Ucap Amanda dengan tegas.


"Amanda..." Kenzo berusaha menenangkan Amanda.


"Andai aku tau jika Papa biologis Cheryl senang tidur dengan banyak wanita, mungkin aku akan menghindarimu saat itu juga." Kata Amanda dengan nada dingin.


"Amanda, aku yakin anakku hanya Cheryl seorang." Gumam Kenzo.

__ADS_1


Amanda hanya diam dan enggan menjawab, Kenzo mengusap ceruk lehernya sendiri saat merasa ada yang tidak beres dengan dirinya, Kenzo melihat ke arah minuman yang tadi ia minum dan langsung melihat ke arah Roy.


Roy yang peka langsung mengerti apa yang terjadi pada bos nya itu, hal itupun terlihat oleh Amanda yang melihat Kenzo semakin gelisah.


"Roy, antar istriku pulang." Kata Kenzo pada Roy, asistennya.


"Baik, Tuan."


"Ken, mengapa menyuruh asistenmu yang mengantarkanku?" Tanya Amanda.


"Amanda, pulanglah." Kenzo hanya menjawab singkat.


"Apa kau akan menyusul wanita tadi?" Tanya Amanda curiga namun Kenzo hanya diam karena harus meredam sesuatu, Kenzo pun melonggarkan dasinya sendiri.


Roy yang melihatnya langsung meminta Amanda untuk ikut dengannya.


"Mari Nyonya." Ajak Roy lalu Amanda berdiri dan terlihat guratan kecewa di wajah Amanda.


"Amanda, maafkan aku. Aku hanya tidak ingin kau membenciku." Batin Kenzo kemudian Kenzo segera ke loby hotel untuk memesan sebuah kamar.


Roy membukakan pintu mobil untuk Amanda namun Amanda hanya diam dengan posisi masih berdiri.


"Silahkan masuk, Nyonya."


Amanda menatap wajah Roy yang slalu menunduk.


"Apa yang terjadi pada Ken? Apa Ken akan menghabiskan malam bersama wanita tadi?" Tanya Amanda seolah tidak terima namun Roy hanya diam tidak berani menjawab.


"Beri tahu aku apa yang terjadi pada Ken? Aku istrinya dan aku berhak tau!!" Tegas Amanda. "Jika kau tidak memberitahuku, aku akan membawa Cheryl pergi dari keluarga King Wiguna." Ancamnya lagi.


Roy akhirnya mencoba menjawab pertanyaan Amanda, "Maaf Nyonya, ada yang memasukan obat perrang*sang ke minuman Tuan Kenzo, Tuan Kenzo memilih meredamnya sendiri di kamar hotel dari pada harus menyakiti anda. Percayalah pada Tuan Ken, terakhir Tuan Ken bersama wanita, itu hanya dengan anda." Jawaban Roy membuat Amanda diam seketika.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kira kira Babang Ken buka puasanya sama siapa ya?? Kalau komentarnya gak rame gak di spill ya, aku rindu bacain komentar dari kalian. 😥


Smoga lulus review utk Bab selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2