
Mendengar suara briton yang sangat dia kenal itu, Indah langsung menatap ke arah tangga. Dia melihat Askara yang sedang berdiri dengan gaya coolnya sambil menatap ke arahnya. Melihat pesona Askara yang semakin terpancar, Indah langsung terdiam membisu. Dia menatap kagum pesona pria yang dia campakkan beberapa tahun lalu, hanya untuk mengejar harta dari papanya.
"Askara!" ucap Indah menatap Askara dengan tatapan penuh rasa tidak percaya.
"Pa! belajarlah dari Axelle. Dia bisa bersikap dewasa dan mendidik istrinya dengan baik. Bukan seperti papa, memiliki dua istri satupun tidak bisa di atur," ucap Askara ketus lalu melangkahkan kakinya meninggalkan ketiga orang yang egois itu.
Mendengar ucapan Askara, Nando langsung terdiam. Sejak melihat hubungan Alissa da Axelle, dia langsung merasa tersindir. Dia merasa jika dia telah gagal menjadi kepala keluarga yang baik untuk istri dan juga kedua putranya. Istrinya selalu mau menang sendiri, bahkan sering melampiaskan kekesalannya kepada putra mereka.
Dia selalu mengatakan jika Axelle adalah pria brandal yang tidak berguna. Anak yang selalu menyusahkan dan bikin malu keluarga. Bahkan dia sering mengatakan jika dia menyesal memiliki putra seperti Axelle. Sekarang dia berpikir apakah kata-kata yang dia lontarkan itu untuk Axelle, atau untuk dirinya sendiri.
"Kau tidak perlu menangis putraku seperti itu. Karena kau hidup putraky menjadi hancur. Karena kau mereka harus kehilangan kasih sayang dari papanya. Bahkan kau sudah merebut papa mereka," ucap Mirna menatap geram Indah yang menatap putranya.
"Gara-gara aku? apa kau tidak salah dalam mengucap? sebelum aku hadir, rumah tanggamu sudah hancur terlebih dulu. Bahkan kau sendiri yang membuat kedua putramu menderita. Jadi jangan kau salahkan aku dalam kegagalanmu menjadi ibu. Dasar ibu iblis," ucap Indah menatap tajam Mirna.
__ADS_1
"Stop! kalian berdua sama saja. Umurnya saja yang sudah tua. Tapi pemikirannya sama saja seperti anak kecil. Bahkan kalian kalah dengan Alissa. Alissa saja bisa menghormati suaminya dengan baik. Kenapa kalian tidak bisa? aku menyesal mengenal istri yang tidak tau diri seperti kalian," ucap Nando frustasi lalu melangkahkan kakinya meninggalkan kedua istrinya itu.
"Mas! kau mau ke mana?" tanya Indah menatap kepergian Nando.
"Bukan urusanmu," ucap Nando ketus lalu berjalan menuju mobilnya.
"Mas! tunggu. Kau tidak boleh pergi," ucap Mirna langsung mengejar Nando.
Melihat Mirna yang mengejar Nando, Indah tidak mau kalah. Dia ikut mengejar Nando dan berusaha membujuknya. Namun, Nando tidak menghiraukan pangilan kedua istrinya itu. Dia langsung naik ke mobilnya dan mengemudikan nya keluar dari perkarangan mension.
"Aw! kau gila," teriak Indah ketika Mirna mendorong tubuhnya sampai jatuh.
"Kenapa kau menyalahkanku. Kau saja yang memakai gak terlalu tinggi," ucap Mirna tanpa rasa bersalah.
__ADS_1
Axelle dan Alissa yang melihat perkelahian kedua wanita itu, hanya bisa tersenyum kecil. Mereka menyaksikan perkelahian Indah dan Mirna dari balkon kamar mereka. Axelle hanya tersenyum kecil melihat kelakuan ibunya itu. Walaupun senyuman kecil itu melingkar di bibirnya, akan tetapi hatinya sangat terluka. Bagaimana tidak, pertengkaran seperti itu sudah biasa dia lihat sejak dia kecil. Bahkan sudah menjadi tontonan gratis untuknya dan juga Askara sejak mereka masih kecil.
Sedangkan Alissa hanya menatap mereka dengan tatapan kosongnya. Dia tidak menyangka jika kehidupan yang terlihat sangat mewah di luar. Namun, tidak menjadi penentu ada kebahagiaan di dalamnya. Walaupun Axelle terlahir di keluarga yang serba berkecukupan, bahkan berlebihan. Tidak menjamin jika dia akan hidup dengan bahagia. Harta dan kekayaan hanyalah hiasan hidup, Akan tetapi itu tidak membuat semua yang memilikinya akan hidup bahagia.
"Sayang! udaranya sangat dingin. Lebih baik kita masuk ya. Nanti kau masuk angin," ucap Axelle sedikit mengeraskan suaranya agar Indah dan Mirna mendengarnya.
"Em!" dehem Alissa mengangguk patuh.
Mendengar ucapan Axelle, Mirna dan Indah langsung menatap mereka. Melihat itu, Axelle langsung memperlihatkan kemesraannya bersama Alissa. Sehingga membuat Indah dan Mirna langsung salah tingkah dan memilih untuk bubar masing-masing.
"Karena mengejar harta dunia, mereka sampai lupa mencari kebahagiaan mereka sendiri," ucap Axelle tersenyum sambil menatap Alissa dengan tatapan penuh keteduhan.
"Harta bisa di cari. Tapi memiliki suami yang bertanggung jawab itu sangat sulit,"
__ADS_1
"Begitu juga istri yang bisa menerima kita apa adanya. Aku bersyukur karena memiliki istri sepertimu,"
Bersambung....