Kehadiran Cinta

Kehadiran Cinta
12. Terpaksa


__ADS_3

"Tok.tok..tok...sayang ayuk bangun" ucap ardi dari luar pintu kamar kesya. Tapi kesya tidak segera membukakan pintu kamarnya, akhirnya Ardi memutuskan untuk masuk ke kamar kesya.


Ardi melihat Kesya masih tertidur, dia mendekati kesya dan mengelus pundak kesya.


"Sayang bangun, kamu belum sholat isya lho" ucap Ardi pada anaknya.


"I..iyaa yah" ucap kesya yang langsung bangun.


"Ya udah kamu cuci muka dulu terus wudhu" ucap Ardi.


"Iya yah" jawab kesya yang langsung pergi ke kamar mandi.


"Sayang..ayah keluar dulu ya, jangan tidur lagi" ucap Ardi.


"Iya yah" jawab Kesya dari dalam kamar mandi.


Kemudian ardi menuju ke ruang tamu, sesampainya di ruang tamu.


"Kesya sudah bangun kok, dia mau sholat isya dulu. Kalau kamu belum sholat Isya sekalian bareng Kesya aja nak" ucap ardi pada andra.


"Iya om biar saya ambil air wudhu dulu, tempat sholatnya dimana om?" tanya andra.


"Mari kami antar nak" ucap Ana pada andra.


"Iya tan, terimakasih" jawab andra yang dibalas senyuman oleh ana dan ardi.


Mereka sekarang menuju ke Mushola, andra langsung mengambil air wudhu sedangkan ana dan ardi pergi ke kamarnya.


Kesya sudah selesai wudhu dan memakai mukenanya, dia langsung keluar kamar dan menuju ke mushola.


Disaat melewati ruang tamu dia merasa lega karena andra sudah tidak ada disana berarti dia sudah pulang, gumam kesya.


Tapi waktu sampai di depan mushola, Kesya kaget karena ada andra yang sudah menunggunya di dalam mushola.


"Assalamualaikum" salam kesya.


"Waalaikum salam kesya" jawab andra.


"Kamu ngapain disini kak?" tanya Kesya.


"Mau sholat sya, ayuk kita sholat dulu biar aku jadi imamnya" ucap andra.


"Iya kak" jawab kesya yang kemudian berada di belakang shaf andra.


Hufh, andai saja tadi aku memilih tidur lagi pasti aku tidak akan ketemu kak Andra disini, aku kan malas berbicara dengannya apa lagi soal perempuan itu, gumam Kesya.


Setelah itu mereka melaksanakan sholat isya bersama.

__ADS_1


Setelah selesai sholat isya, Kesya memutuskan untuk keluar mushola. Tapi belum sempat dia melangkah, andra menarik tangan kesya yang langsung membuat kesya berbalik ke arah andra.


"Kak andra, ada apa? lepasin" ucap kesya mulai sebel.


"Nggak sya, aku gak mau lepasin tangan kamu sebelum kamu dengar penjelasan aku" ucap andra.


"Ya sudah lebih baik kita keruang tamu aja" jawab Kesya sambil melangkah keruang tamu, walaupun tangannya masih digandeng sama andra. Sesampainya diruang tamu Kesya langsung duduk, begitu juga dengan andra yang memilih duduk di samping kesya dan tetap menggenggam erat tangan kesya.


"Ya udah kak silahkan jelasin, jangan lama-lama ini sudah malam" ucap kesya.


"Iya sya" ucap andra, tapi sebelum menjelaskan tiba-tiba terdengar suara perut andra yang meminta diisi makan. Kesya pun tersenyum.


"Kamu belum makan ya kak?" tanya kesya.


"Mmmm..iya sya tadi langsung kesini dan nungguin kamu bangun tidur" jawab andra malu.


"Maaf ya kak sudah membuatmu menunggu, ya sudah biar aku buatkan nasi goreng dulu, kakak tunggu disini ya" ucap kesya.


"Aku ikut kamu aja ya sya, disini sepi" jawab andra.


"Baiklah, ayuk" ucap kesya yang langsung berdiri dari duduknya dan menuju dapur. Andra mengikuti kesya dari belakang.


"Kak Andra duduk dulu dimeja makan ya, biar aku masak sebentar" ucap kesya.


"Iya sya" jawab andra sambil tersenyum. Kesya pun membalas senyuman andra dan langsung ke dapur, dia mulai mengiris bumbu nasi goreng. Setelah bumbu siap dia mengambil wajan, menuangkan sedikit minyak goreng dan seterusnya.


Setelah selesai memasak, kesya menyiapkan nasi gorengnya di piring dan mengambil jus jeruk di kulkas. Dia langsung menuju meja makan.


"Kok cuma satu piring sya? kamu gak makan?" tanya andra.


"Tadi aku udah makan kok kak, silahkan dimakan dulu kak..jangan lupa berdoa" ucap kesya sambil tersenyum.


"Iya sya" jawab andra yang langsung berdoa dan memakan nasi gorengnya.


Hmm..ini enak banget. Coba aja dia udah jadi istriku pasti aku suruh masak nasi goreng terus, gumam andra.


Kesya pun duduk di depan andra. Tiba-tiba andra menyuapinya sambil melihat kesya dengan tersenyum.


Kesya pun membalas senyuman itu dan membuka mulutnya.


"Udah selesai sya, alhamdulillah ini enak banget. Aku suka" ucap andra.


"Iya kak, aku seneng kalau kamu suka. Ya sudah biar aku bersihkan ini dulu" ucap kesya.


"Aku bantu ya sya?" ucap andra menawarkan bantuan.


"Iya deh kak" jawab kesya tersenyum. Kemudian mereka melangkah ke dapur dan mencuci piring bersama. Andra terus saja memandangi kesya yang terlihat sangat cantik dengan gamis pinkny. Kesya yang sadar di pandangi andra dari tadi hanya diam saja, karena sebenarnya dia itu malu. Setelah selesai mencuci piring mereka kembali ke ruang tamu.

__ADS_1


"Kak ini sudah malam, lebih baik kakak pulang dulu aja" ucap kesya sambil melihat jam dinding di ruang itu, jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.


"Tapi sya aku mau jelasin dulu soal itu..." ucapan andra terputus karena kesya langsung bicara.


"Aku udah cukup dengerin penjelasanmu kak, aku percaya kok sama kamu. Lebih baik kakak sekarang istirahat dirumah. Dan terimakasih udah berkunjung ke sini" ucao Kesya.


"Iya sya, makasih juga ya nasi gorengnya. Maaf aku ngerepotin kamu" ucap andra.


"Enggak ngrepotin kok kak" jawab kesya.


"Ya sudah aku pamit pulang dulu sya, mm...om sama tante mana sya?aku mau pamit juga" ucap andra ragu-ragu.


"Ayah sama bunda mungkin sudah tidur kak" jawab Kesya.


"Ya udah sya aku nitip salam aja ya buat om dan tante, bilangin makasih karena udah ngijinin aku ketemu kamu" ucap kak andra.


"Iya kak besok aku bilangin ke ayah dan bunda" jawab kesya.


"Ya udah aku pulang dulu sya, selamat malam dan selamat istirahat. Assalamualaikum" salam kak andra sambil melangkah menuju pintu.


"Waalaikum salam kak, hati-hati dijalan ya" ucap kesya yang mengikuti langkah andra.


"Iya sya, kamu langsung istirahat aja" jawab andra sebelum membuka pintu. Dan kesya pun hanya mengangguk.


Andra langsung masuk ke mobilnya sambil melambaikan tangan ke kesya. Kesya pun tersenyum dan melihat kepergian andra sampai keluar rumahnya. Setelah itu dia berbalik dan mengunci pintu rumah.


Terimakasih kak, aku seneng bisa sholat bareng kamu, masakin kamu. Ternyata kamu gak mau mengecewakanku, maafkan aku yang sudah salah paham, gumam kesya.


Kesya kembali ke kamarnya, dikamar kesya langsung mengganti gamisnya dengan piyama. Setelah itu dia duduk di tempat tidur dan mengambil hpnya.


Dia membaca pesan dari Andra dan dia pun tersenyum. Kesya langsung meletakkan ponselnya di sampingnya. Setelah itu dia tertidur.


~ Rumah Andra ~


Sesampainya dirumah andra langsung berlari ke kamarnya. Tapi saat melewati ruang televisi dia bertemu dengan papahnya.


"Udah pulang ndra?" tanya rio.


"Iya pah, andra ke kamar dulu ya" ucap andra yang hendak melangkah ke kamarnya.


"Bentar ndra, besok sintia dan keluarganya akan kembali ke Amerika. Bisa kan kamu anter mereka ke bandara besok pagi" tanya rio.


"Iya pah" jawab andra yang langsung pergi kekamarnya.


Di kamar andra langsung membersihkan diri dan memakai baju tidurnya.


Setelah itu dia duduk diatas tempat tidur dan membuka ponselnya.

__ADS_1


Ternyata pesanku udah dibaca dia, tapi kenapa gak dibalas ya...mungkin dia sudah tidur. Terimakasih untuk hari ini sya, gumam andra.


Beberapa saat kemudian andra langsung tertidur.


__ADS_2