
***
Malam telah tiba waktu menunjukkan pukul 19.00.
Tok tok tok "Kesya sayang sudah siap belum? bunda tunggu diruang tamu ya". Ceklek suara pintu telah dibuka.. "Sudah bunda ayuk kita berangkat" jawabku sambil tersenyum. Aku dan bunda menuju ke ruang tamu menemui ayah.
Di ruang tamu ayah sedang memainkan ponselnya. "Ayah,kita sudah siap" ucapku sambil mendekati ayah. "Eh kesya kamu ngagetin aja...ngomong-ngomong anak ayah cantik sekali malam ini" puji ayah . "Anak bunda juga tau yah" protes bunda. "Hehehe terimakasih ayah bunda,Kesya sayang kalian" ucapku sambil mencium ayah dan bunda bergantian. "Udah yuk kita berangkat sudah ditungguin dari tadi" ajak ayah. "Iya ayah" jawabku.
Ayah,bunda,dan aku menaiki mobil. Aku duduk di belakang sambil memainkan ponselku. Tiba-tiba ada pemberitahuan pesan masuk dengan nomor tidak dikenal. Aku segera membuka pesan itu.
+628...
Hai..Kesya Putri Ardiana....
Perkenalkan Namaku Adit..
Jangan lupa save waku ya😊
Aku yang membaca pesan itu pun mulai bingung. Dari mana dia dapat nomorku ya dan siapa d3ia..tiba-tiba ada notifikasi pesan masuk .
Lyra : Kesya maafin aku ya...kemarin waktu pulang sekolah tanpa sengaja aku bertemu kak adit dan dia minta nomor kamu . jadi aku kasihin aja. please... maafin aku karna tidak minta ijin dulu☹🙁
__ADS_1
Aku : Iya ra gak apa-apa kok. Udah aku maafin☺
Lyra : Makacihh Kesya...😘😘
Aku : Sama-sama Lyra☺
Jadi Lyra ya yang kasih nomor aku ke kak Adit..
Baiklah aku balas dulu pesan dari kak Adit .
Aku : Iya kak Adit. Salam kenal kak.
***
Kemudian aku dan keluargaku memasuki Restoran tersebut. "Hai Ira ,selamat malam maaf membuatmu menungguku terlalu lama" ucap bunda pada tante Ira. "Tidak apa-apa kok Jeng ....lagian kita juga baru sampai" jawab tante Ira.
"Assalamualaikum tante" salamku saat sudah berada di dekat tante Ira,tidak lupa aku cium tangannya.
"Waalaikum salam sayang...silahkan duduk. Oh ya kenalin ini suami tante namanya om Mahesa" ucap tante Ira. "Salam kenal om,namaku Kesya" sapaku sambil menangkupkan kedua tanganku. "Salam kenal Kesya,namaku Mahesa...." jawab om Mahesa sambil tersenyum.
"Oh ya jeng putra kamu mana? katanya dia ikut makan malam?" tanya bundaku. "Bentar lagi kesini Jeng,dia lagi ada di toilet" jawab tante Ira.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian makanan datang. Ya sebenarnya Om Mahesa memang sudah memesan tempat dan makanan untuk makan malam kita kali ini. Aku sangat senang sekali karena tante Ira dan om Mahesa adalah orang yang baik.
"Silahkan dimakan Jeng" ucap tante Ira. "Iya Jeng terimakasih" jawab bundaku.
"Kesya sayang juga makan yang banyak ya"ucap tante ira. "Iya tante Ira terimakasih" jawabku sambil tersenyum.
"Eh itu anak tante udah selesai dari kamar mandi...sini sayang" ucap tante Ira yang melihat ke arah belakangku. Dengan sigap aku pun langsung menoleh kebelakang. Aku terkejut karena ternyata anak tante Ira itu adalah Andra Putra Mahesa...hah ya...kak Andra. Aduh kenapa jadi begini sih?,kan aku jadi malu. Aku pun lebih memilih menunduk saja.
" Sayang kenalin ini sahabat mamah namanya om Ardi dan tante Ana " ucap tante Ira pada Andra.
" Hallo om,tante namaku Andra" sapa Andra sambil tersenyum dan bersalaman pada kedua orang tuaku.
"Salam kenal nak..kamu tampan sekali" jawab bundaku. "Iya bun dia cocok sekali jadi menantu kita" ucap ayahku. Uhuk..uhuk..karena terkejut dengan ucapan ayah,aku tersedak dan batuk-batuk.
"Eh minum dulu sayang,pelan-pelan makannya" ucap bunda menasehati. "Iya bun terimakasih" jawabku.
"Udah bun,Kesya udah kenyang" ucapku. "Iya sayang" jawab bunda.
"Kesya sayang..kenalin ini anak tante namanya Andra" ucap tante. "Iiya Tante,salam kenal kak...namaku Kesya." jawabku sambil melihat ke arah kak Andra.
"Hmm.namaku Andra" jawab Andra.
__ADS_1
"Sayang jangan dingin begitu,tujuan kita kesini kan mau membicarakan soal pertunangan kalian" ucap Mahesa pada putranya.
"Apa pertunangan?" aku yang terkejut langsung bertanya . "Sayang jangan seperti itu,tenanglah" nasihat ayahku. "Mamaaff yah, maaf om tante Kesya kaget aja" ucapku .