
"Hmm" gumam kak Andra.
"Apa kak Andra mau memaafkanku?" tanya Kesya.
"Kemarilah" ucap kak Andra.
Kesya mengangguk dan langsung mendekati kak Andra, saat Kesya sudah ada di dekat tempat tidur kak Andra. Kak Andra menarik tangan kesya, Kesya kaget. Sekarang dia dan kak andra sedang saling menatap.
"Jika aku melihatmu bersama laki-laki lain selain aku, jangan mengharapkan maafku lagi. Mulai sekarang aku putuskan pernikahan kita akan dilaksanakan minggu depan" ucap kak Andra sambil menatap Kesya tajam.
"Apa kak? kenapa?" tanya Kesya.
"Masih mau tanya terus atau nyuapin aku?" tanya kak andra.
Kesya diam.
"Kalau kamu masih banyak pertanyaan tanyakan saja, jika kamu ingin menikah tiga hari lagi" ucap kak Andra.
"Ti..tidak kak...aku tidak mau bertanya lagi. Tapi aku bingung kak, kan buburnya udah tumpah. Kak Andra mau makan apa?" tanya Kesya.
"Dimeja ada bubur tadi yang beli mamah, kamu bisa menyuapiku itu" jawab Kak Andra.
"Baiklah kak" ucap kesya. Kesya hendak mengambil bubur di meja, tapi tangannya masih di pegang kak Andra. Sedangkan kak Andra sedang memainkan ponselnya.
"Kak" panggil Kesya.
"Hm" jawab kak Andra.
__ADS_1
"Kak Andraaaaa" panggil Kesya lagi.
"Ada apa Kesya?" tanya kak Andra sambil melihat Kesya.
Kesya langsung mengangkat tangannya yang sedang dipegang kak Andra.
"Kenapa?" tanya kak Andra.
"Lepasin kak, aku mau ambil bubur" jawab Kesya.
"Baiklah" ucap kak Andra, dengan segera dia melepas tangan Kesya.
Kesya pun langsung mengambil bubur dimeja, lalu menyiapkan bubur itu .
Dua menit berlalu bubur sudah siap disajikan, Kesya langsung mendekati kak Andra.
"Ini kak buburnya" ucap Kesya.
"Dimakan lah kak" ucap kesya mulai kesal dengan sikap kak Andra.
"Tadi kayaknya ada yang bilang mau nyuapin aku deh" ledek kak Andra.
Kesya langsung sadar dengan perkataannya tadi, kemudian dia menyendok bubur itu dan menyuapi kak Andra.
"Jangan lupa berdoa" ucap Kesya.
"Iya bawel" jawab kak Andra.
__ADS_1
Kesya menyuapi kak Andra sampai bubur itu habis. Kak Andra makan sangat lahap.
"Kesya" panggil kak Andra.
"Iya kak" jawab Kesya.
"Terimakasih sudah menemaniku, maaf untuk sikapku barusan. Aku berjanji akan menjadi imam yang baik untukmu" ucap kak Andra.
"Sama-sama kak. Terimakasih" ucap Kesya sambil tersenyum.
"Kak Andra sebaiknya istirahat aja dulu" ucap Kesya.
"Nggak mau sya" jawab kak Andra.
"Kenapa?" tanya Kesya.
"Kamu belum memberiku obat" jawab kak Andra.
"Oh iya maaf kak, ini aku ambilin obatnya. Oh ya dimana kak obatnya?" tanya Kesya.
"Di dalam laci" jawab kak Andra.
Kesya pun mengambil obat itu dan memberikannya ke kak Andra.
"Setelah minum obat langsung tidur ya kak, aku mau bersihin ruangan ini dulu" ucap kesya.
"Iya sya, maaf sudah merepotkanmu" jawab kak Andra.
__ADS_1
"Tidak repot kok kak" ucap kesya sambil tersenyum.
Kak Andra sudah selesai meminum obatnya lalu dia tertidur, sedangkan Kesya sedang membersihkan ruangan kak Andra.