Kehadiran Cinta

Kehadiran Cinta
19. Malu


__ADS_3

Hari sudah mulai sore, jam menunjukkan pukul 17.00 WIB. Bunda Ana dan Kesya berpamitan untuk pulang kerumah.


"Mbak, kita pulang dulu ya udah sore" ucap bunda Ana pada tante Ira.


"Iya, kalian hati-hati dijalan ya" jawab tante Ira.


"Ya sudah tan aku pulang dulu ya, semoga kak andra cepat sembuh" ucap Kesya.


"Dia pasti sembuh kok kan bentar lagi mau nikah" goda tante Ira.


Kak Andra pun diam saja mendengar godaan mamahnya, sedangkan Kesya dia tersipu malu.


"Assalamualaikum tan" salam Kesya sambil mencium tangan tante Ira.


Sedangkan bunda ana sudah keluar ruangan dulu.


Saat kesya hendak keluar ruangan kak Andra memanggilnya.


"Sya.." panggil kak Andra.


"Iya kak ada apa?" tanya Kesya.


"Besok jangan lupa jenguk aku ya" ucap kak Andra.


"Tenang aja sayang kesya pasti bakal kesini lagi jengukin kamu, kan kamu calon suaminya" ucap tante Ira sambil mengusap rambut kak Andra.


"Ih mamah aku kan bicara sama kesya" jawab kak Andra kesal.


"Aku pulang dulu ya kak, besok aku kesini lagi, Kakak jangan lupa makan dan minum obat ya" ucap Kesya.


"Iya Kesya, kamu hati-hati dijalan ya. Aku Sayang Kamu" ucap kak Andra lantang.


Kesya yang malu pun mengangguk dan segera pergi meninggalkan ruangan itu.


Dia menuju parkiran sambil senyum-senyum sendiri.


Sedangkan tante Ira tidak berhenti godain kak Andra.

__ADS_1


~Rumah Kesya~


Setelah selesai makan malam, Kesya dan keluarganya berkumpul di ruang televisi.


"Yah,bun..menurut ayah dan bunda gimana soal pernikahan Kesya? apa ayah sama bunda setuju?" tanya kesya.


"Kalau ayah sih setuju saja" ucap ayah ardi.


"Tapi yah, kesya belum siap. Kesya kan nggak tau apa yang akan terjadi nanti setelah menikah" ucap Kesya.


"Sayang, siap atau nggaknya itu tergantung niat kita. Nikah itu kan ibadah nak, jadi leboh baik segera dilaksanakan. Untuk setuju atau tidaknya itu kita pihak perempuan menurut saja pada pihak laki-laki" ucap bunda Ana menjelaskan.


"Iya bun, Kesya minta doa restu ya dari ayah dan bunda" ucap Kesya sambil mencium tangan kedua orang tuanya.


"Iya sayang kita pasti merestuimu, jadilah istri yang baik seperti bundamu ini" ucap ayah ardi sambil melirik bunda.


"Iya sayang, bunda juga percaya kok kamu pasti bisa jadi istri yang baik" ucap bunda ana. Kesya pun tersenyum kepada kedua orang tuanya.


"Yah,bun kesya kekamar dulu ya" ucap kesya.


"Iya sayang" jawab bunda Ana. Kesya pun pergi ke kamarnya.


"Tapi ini masih jam delapan malam yah" ucap bunda.


"Gak apa-apa sayang, jam berapapun ayah siap" ucap ayah ardi sambil tersenyum ke istrinya.


"Ih ayah ini, nyebelin" ucap bunda ana yang langsung pergi meninggalkan ayah ardi.


"Eh bun kok ayah ditinggalin" protes ayah ardi, tapi bunda ana diam saja dan sudah masuk kamar. Ayah ardi pun menyusul bunda ana.


~Kamar Kesya~


Kesya sedang rebahan di tempat tidurnya. Tiba-tiba ada notifikasi pesan masuk dari hpnya. Kesya langsung mengambil hpnya dan melihat isi pesan tersebut.


Lyra : Sya...gimana kabarnya kak Andra?


Kesya langsung membalas pesan dari Lyra.

__ADS_1


Kesya: Keadaannya udah membaik kok Ra. Oh ya tadi kamu kemana ra? kok aku gak lihat kamu lagi setelah aku masuk ruangan.


**Lyra: Maaf sya, aku pulang duluan soalnya aku tadi ditelepon mamahku minta ditemenin ke rumah bu de sya.


Kesya: Iya gak apa-apa kok ra. Ra aku mau cerita.


Lyra: Cerita apa sya?


Kesya: Pernikahanku akan dipercepat ra, lebih tepatnya setelah kak Andra sembuh.


Lyra: Kenapa bisa gitu sya? kamu gak jadi kuliah dong sya**?


**Kesya: Ya gitulah ra.


Lyra: Gitu gimana? pokoknya kamu harus jelasin ke aku Sya**.


Kemudian Lyra Video Call Kesya, saat Kesya mau angkat vc Lyra. Tiba-tiba ada telepon masuk dari kak Andra. Kesya jadi bingung mau angkat yang mana. Kemudian kesya memilih mengangkat vcnya Lyra.


"Assalamualaikum sya" ucap Lyra.


"Waalaikum salam ra" jawab Kesya.


"Sya..kenapa wajah kamu kayak orang bingung gitu?" tanya Lyra.


"Enggak kok ra, aku gak apa-apa" jawab Kesya.


"Kamu harus ceritain dari awal sampai akhir ya sya" ucap Lyra.


"Iya ra, besok aku ceritain. Gimana kalau besok kita ke cafe jam 9 pagi" ucap kesya.


"Oke sya, ya sudah sya aku tidur dulu. Sampai ketemu besok" ucap Lyra.


"Iya ra" jawab Kesya.


"Daaa kesya..Wassalamualaikum" salam Lyra.


"Waalaikum salam ra" jawab Kesya kemudian mematikan teleponnya.

__ADS_1


~Dirumah Sakit~


Hih kenapa sih sya kamu gak angkat telepon aku. Lagi telepon sama siapa juga. Kesal kak Andra lalu menaruh hpnya di atas meja.


__ADS_2