Kehadiran Cinta

Kehadiran Cinta
Eps. 53


__ADS_3

"Gawat rendy dalam bahaya" guman dara yang melihat ke arah rendy yang duduk di kursi.


Orang tersebut semakin mendekat, kini dia melihat seorang anak kecil yang duduk di kursi mirip dengan orang yang dia incar. Tetapi karena banyak orang, dia sulit untuk menghampirinya.


Saat orang tersebut sampai, anak kecil yang duduk di kursi sudah hilang. Dia kemudian menelpon dan memberitahukan rekannya.


"Aku melihat anak kecil bersama ardi, dia ada di sini. Aku akan mengirim lokasinya sekarang" katanya kemudian fokus mencari rendy lagi.


Dara merasa lega karena rendy berhasil dia bawa bersembunyi. Tetapi perasaan tenangnya hanya sementara. Dara takut jika semua rekan orang tersebut datang mengepung, dara tidak akan lolos lagi.


"Rendy ini makanannya, rendi makan dengan cepat yah. Setelah itu, kita pergi dari sini" kata dara yang sambil menyodorkan nasi bungkus ke rendy.


"Makasih mama" kata rendy sambil mencium pipi dara.


Rendy melahap makanannya, dia tidak menyisahkan sedikit pun. Dara terus memperhatikan sekeliling, dia takut jika dirinya ketahuan oleh orang yang tidak di kenal.


Di tempat lain, kini andi dan rio sudah sampai. Dia berjalan menyusuri tiap bandara, tetapi tidak menemukan rendy dan ardi sama sekali.


"Ardi bawa rendy ke mana sih? merepotkan saja" kata rio dengan kesal ketika tidak menemukan orang yang dia cari.


"Kita periksa cctv" kata andi dengan cepat.

__ADS_1


Setelah melihat cctv, andi menjadi tau jika rendy di bawa oleh ardi dan dara keluar dari bandara.


"Posisi mereka pasti aman, jika diluar orang yang mengincarnya tidak akan mudah untuk menemukannya" kata rio yang bernapas lega.


"Belum tentu, kalau mereka ketahuan bagaimana?"


"Kau doakan yang baik-baik saja untuk anakmu"


"Jika terjadi apa-apa dengan rendy, kau yang akan aku cari pertama kali" kata andi yang sudah emosi.


Ponsel andi berdering, dia kemudian mengangkatnya.


"Ada apa faul, kenapa kau menelpon di waktu yang tidak tepat?"


"Iya, aku harus menemukannya. Aku takut jika rendy kenapa-napa"


"Kak, aku akan datang ke sana bantu cari rendy. kirim lokasinya" Faul langsung mematikan panggilan ketika andi belum menjawab.


"Seenaknya juga ini anak, main matikan telepon. Aku kan belum menjawab ya atau tidak" kata andi dengan kesal.


"Namanya juga adikmu, dia ketularan sikap tidak sopan dari kakaknya" kata rio yang mencoba menyindir.

__ADS_1


"Kau bilang apa barusan? kau menghina aku?" kata andi yang mulai panas. Dia tidak terima di katakan seperti itu pada rio.


"Kita cari rendy dan ardi baru lanjutkan masalah kita" kata rio yang lebih dulu masuk ke mobil. Tetapi belum sempat andi naik, rio sudah melajukan mobilnya.


"Dasar anak bangsat, berani denganku" kata andi yang kesal.


Andi mencoba mencari mobil atau motor yang bisa dia gunakan. Mobil rio kini berada di depannya, membuat andi mengerutkan alisnya karena bingung.


"Kau kenapa balik?" tanya andi ketika rio menurunkan kaca jendela mobilnya.


"Ada kelupaan"


"Apa?"


"Kau, ayo naik"


Andi terpaksa naik, dia kemudian mencari rendy menggunakan mobil untuk berkeliling.


"Aku tidak melihat rendy dan dara. Apa mereka sudah ketangkap?" tanya andi yang kini merasa khawatir.


"Tidak mungkin, ardi bukan orang bodoh yang mau menyerah"

__ADS_1


"Semoga apa yang kau katakan itu benar" guman andi yang sangat berharap.


__ADS_2