
Satu bulan sudah berlalu . Hari ini adalah hari di mana kebahagiaan Putra mahkota Lu Chen dan putri mahkota Li chen chen sudah tiba . Berbagai persiapan sudah mereka persiapkan sebulan yang lalu . Bahkan di seluruh Kediaman penduduk kota kerajaan chen lu saat ini berhias dengan pernak pernik serba merah . Mereka juga senantiasa menunggu kedatangan rombongan mempelai wanita dari kerajaan Thang wi . Yang tak lain adalah calon istri Putra mahkota Lu Chen. Yang bernama Thang Qingge .
Acara penyambutan pun sangatlah meriah . Wajah para penduduk kota kerajaan chen lu juga sangat bahagia saat melihat kebahagiaan keluarga kerajaan saat ini.
Sedangkan Li chen chen juga sudah sampai di istana kerajaan Atas angin dengan rombongan nya . Ia kini di sambut dengan senyuman hangat yang nampak di wajah tampan Kaisar Fu Heng .Tak lupa para penduduk kota kerajaan atas angin juga menyambut kedatangan Li Chen chen dengan sangat meriah .
Hari sudah memasuki waktu di siang hari , kini Li chen chen akan melakukan ritual adat pernikahan yang ada di istana Kerajaan Atas angin. Setelah beberapa jam kemudian , ritual pernikahan pun selesai dan malam pun tiba, Waktu dimana Li Chen chen akan memasuki kamar pengantin nya .
" Yang mulia Ratu , kami undur diri terlebih dahulu " Kata Pelayan yang bertugas untuk mengantarkan Li chen chen ke kamar pengantin nya .
Sedangkan Li chen chen hanya menganggukkan kepalanya , sebagai jawaban akan perkataan para pelayan yang mengantarnya .
Rasa gugup dan gelisah yang kini Li Chen chen rasakan . Bayangan tentang malam pertama terus bermunculan . Cerita cerita yang dulu pernah ia dengar dari teman nya di kehidupan modern akan ia alami sebentar lagi bersama dengan suami nya , yang baru beberapa jam ia nikahi.
" Kenapa aku begitu gugup saat ini ??, bukannya sudah biasa aku tidur bersamanya " Kata Li chen chen di dalam hati nya.
" Tenanglah , ia pasti akan melakukannya dengan lembut kepada ku " Kata Li chen chen dengan tangan yang mulai mengeluarkan keringat dingin .
" Aaaahh ......... bagaimana ini ??? , aku gugup sekali " Guman lirih Li chen chen dan tak menyadari kedatangan seseorang yang kini sudah berada di samping nya.
Dan membisikkan sesuatu di telinga Li Chen chen yang masih tertutup oleh tudung merah nya.
__ADS_1
" Chan er , apa kamu masih melamun " Bisik Kaisar Fu Heng yang bingung dengan tingkah nya saat ini.
Seketika membuat jantung Li Chen chen berdetak sangat kencang , seakan-akan mau meloncat keluar dari tempat nya .
" Chan er , apa kamu sangat gugup ???, Kenapa tak menjawab pertanyaan ku " kata Kaisar Fu Heng yang kini membuat pelan penutup kepala milik Li chen chen.
" Ti......ti......ti....dak Fu Heng , aku aku aku tidak gu....gup kok " Kata Li chen chen dengan wajah yang nampak memerah.
" bohong , wajah kamu memerah seperti cabe loooo " Goda Kaisar Fu Heng dengan seyuman manis nya.
" Fu ....fu .... Heng ja......ngan mu.....lai deh " kata Li chen y yang kini memalingkan wajah cantik nya.
Namun Li Chen chen hanya terdiam dan merasa sentuhan lembut dari bibir Kaisar Fu Heng.
" Kamu hari sangat lah cantik Chan er, Aku sangat merindukan mu " Kata Kaisar Fu Heng yang sudah lama tak bertemu dengan Li Chen chen semenjak pertemuannya di kerajaan Chen lu.
Dan ciuman nya pun merambat ke leher mulus milik Li chen chen.
" Fu Heng , jangan begitu , ini sangat menggelikan " Kata Li chen chen yang menahan ekspresi menggoda nya .
Namun Kaisar Fu Heng masih meneruskan Aktivitas nya , membuat Li chen chen mengeluarkan suara indah nya .
__ADS_1
" Aaah ..... , aku gak mau berhenti ini sangat membuatku nyaman, menginginkannya lagi dan lagii " Kata Kaisar Fu Heng dengan nada manjanya , membuat Li chen chen mendesah akibat ulah Kaisar Fu Heng .
" Fu......Heng ....... " Kata Li chen chen yang mulai merasakan sensasi yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Karena selama ini Kaisar Fu Heng dan Li chen chen hanya tidur berpelukan saja , tak melakukan Aktivitas apapun selain itu.
Dan setengah jam kemudian , hanfu merah yang di kenakan keduanya pun berantakan dan kini waktunya adegan perang di tempat tidur di mulai . Namun Kaisar Fu Heng meminta izin kepada Li Chen chen terlebih dahulu , walaupun si junior nya sudah siap melakukan pertempuran nya .
"Chan er , apa boleh ? " Tanya Kaisar Fu Heng e nada lembut nya .
" ya...... kamu sekarang sudah menjadi suami ku , jadi sudah semestinya aku melayani mu Fu Heng " Kata Li chen chen dengan perasaan yang lebih baik daripada yang tadi .
" Baiklah , aku akan melakukan nya dengan sangat lembut " Kata Kaisar Fu Heng yang kini memulai Aktivitas nya .
Sedangkan Kejadian yang sama kini terjadi di kamar pengantin Putra mahkota Lu Chen dan Thang Qingge . Yang lebih dulu melalui Aktivitas panasnya .
Hanya desahan desahan mesra yang saat ini mulai terdengar dari kamar pengantin baru. Membuat para prajurit yang berjaga menjadi malu dengan sendirinya . Namun masih tetap bertahan . Karena itu lah tugas nya . Menjaga keamanan Istana Kerajaan di malam hari .
Ahhhh........ pai sini aja ya soal nya imajinasi Author lagi mampet .
Dan selamat membaca , jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan.
__ADS_1