Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps26


__ADS_3

Pesta masih berlanjut ,kini giliran Li Chen chen yang menampilkan kelebihannya atas permintaan dari putri Mahkota Ling li . Tatapan tajam kini ia dapatkan dari para tamu Kerajaan Macan putih. Banyak hinaan yang di tujukan kepadanya. Namun Li chen chen tetaplah santai menghadapi nya .


" Siapa gadis itu ?? "


" Bukannya dia , gadis yang tak mau membungkuk di hadapan Yang mulia Kaisar"


" Sombong sekali , mana bisa ia menampilkan kelebihan nya , paling paling cuman modal cantik doang "


Begitulah ucapan dari para tamuu di istana Kerajaan Macan putih . Sedangkan Kaisar Fu Heng merasa sangat marah akan hinaan yang kini di arahkan kepada Li Chen chen. Seketika membuat aura membunuh keluar dari tubuh nya . Namun dengan cepat Li Chen chen memberi sebuah kode kepada Kaisar Fu Heng , agar menarik aura membunuh nya dan menikmati alunan musik yang akan di mainkan nya kini.


Seketika seyumannya muncul di wajah cantik Li chen chen bersamaan dengan dirinya memulai memainkan seruling sakti nya.


" Yang mulia Kaisar , Yang mulia putra mahkota ini adalah nada nada yang baru aku rangkaian , khusus untuk anda nikmati" Ucap Li chen chen sebelum memulai aktivitas nya .


Keduanya pun tersenyum . Dan tak lama kemudian Nada nada indah mulai terdengar. Seketika membuat hati pendengar merasa tenang . Li Chen chen juga menikmati permainan nya sendiri. Begitu tenang dan damai.


Sedangkan para tamu di kerajaan Macan putih langsung membisu saat mendengar permainan seruling milik Li Chen chen , Indah namun menghanyutkan. Hati mereka juga menjadi sangat tenang dan kini mulai menikmati nada nada indah dari seruling yang di mainkan Li Chen chen.


Seketika membuat Kaisar Fu Heng tersenyum manis d wajah tampannya.


" Sungguh membuat ku semakin ingin memiliki mu ,Chan er" Guman lirih Kaisar Fu Heng sambil terus memperhatikan Li Chen chen bermain alat musik nya.


Di sisi lain , di tempat duduk putra mahkota dari kerajaan Chen lu ,kini muncul seulas senyum menghiasi wajah tampan nya .Saat melihat keberadaan Li Chen chen , adik yang selama ini ia rindukan. Hanya melalui kabar angin dirinya mendengar kabar tentang adik kecil nya .


Tanda lahir di lengan Li chen chen lah yang membuat putra mahkota Lu Chen yakin bahwa Li chen chen adalah adik yang selama ini ia cari. Walaupun tak sejelas saat ini.


"Akhirnya aku menemukan mu adik kecil " Guman lirih Putra mahkota Lu Chen.


Setengah jam kemudian permainan seruling milik Li chen chen pun berhenti ,tanda selesai nya nada nada indah dari seruling sakti tersebut. Dan membuat sang Kaisar Kerajaan macan putih bertepuk tangan.

__ADS_1


" Prok......prok.....prok..... " Suara tepuk tangan Kaisar Dong li.


" Sangat merduu , membuat hatiku begitu damai saat mendengar lagu yang kau mainkan " Seru Kaisar Dong li sambil menampilkan seyumannya .


" Terimakasih Yang mulia Kaisar , ini masih dalam proses belajar " Ucap Li chen chen merendahkan diri nya.


" Aku ingin kau memainkan musik seperti ini setiap hari di istana ku , apa kau mau ??" Tanya kaisar Dong li dengan tatapan yang penuh arti.


" Ya terima saja Nona cantik , aku juga tertarik kepada mu " Sahut putra mahkota kerajaan Macan putih yang bernama Yung li.


Namun Li chen chen hanya menampilkan seyuman nya dan tak lama kemudian berkata " "Maaf Yang mulia Kaisar , saya menolak nya "


" Kenapa Kau menolak permintaan ku ?? , kau juga bisa menjadii tabib istana , akan keberikan apa pun yang Kau mau bila kau mau memasuki istana ku" Kata Kaisar Dong li dengan tatapan yang penuh rencana liciknya.


" Beribu maaf Yang mulia , saya tak begitu tertarik dengan itu" Jawab Li chen chen yang masih menunjukkan sikap ramah nya .


" Sungguh tak memiliki rasa hormat , sudah di beri kesempatan bagus , namun Kau menolak nya " Kata marah Putri mahkota Ling li .


Sedangkan Li chen chen masih bersikap santai dan menjawab dengan kata lembut nya " Itu adalah urusan ku , apa pedulinya dengan anda putri"


" Kau ............" Ucap Putri mahkota Ling li dengan mengeluarkan aura membunuh sambil melesat pergi menyerang Li chen chen.


Namun dengan cepat di hadang oleh Guwen yang sedari tadi sudah berada tak jauh dari Tuannya .


" Jangan pernah kau menyentuh Majikanku " Kata Guwen dengan penuh penekanan dan membuat para tamu undangan merasa tertekan dengan auranya .


Li Chen chen pun hanya menampilkan senyuman dan melangkah pergi menuju ke tempat dimana Kaisar Fu Heng berada tanpa menghiraukan tatapan tajam dari putri Mahkota Ling li.


" Chan er , Kejutan apa lagii yang akan kau tunjukkan padaku di masa depan ??" Tanya Kaisar Fu Heng dalam hatii.

__ADS_1


Sedangkan Guwen langsung kembali menghilangkan , Setelah Li chen chen berada di dekat Kaisar Fu Heng . ia kini merasa aman bila Majikan nya berapa di dekat sang Kaisar Kerajaan atas angin. Karena Kekuatan nya yang melebihi manusia biasa.


Acara pesta masih berlanjut . Dan tak lupa pula permintaan maaf dari Kaisar Dong li terhadap tingkat laku putri nya yang masih kekanak-kanakan dan berani menyerang Li chen chen di depan umum. Padahal Sang kaisar sendiri berniat untuk membunuh nya . Namun apalah daya , kini Li chen chen masih di lindungi oleh banyak pemuda tampan . Selain Kaisar Fu Heng dan Guwen ,masih ada lagii sang putra mahkota kerajaan Chen lu yang siap sedia melindungi adik kecilnya.


" Siapa sebenarnya gadis ini ??" Guman Lirih Kaisar Dong li sambil mencuri pandang ke arah Li Chen chen.


...*****...


Pagi pun datang , sebuah cahaya membangunkan tidur Li Chen chen saat ini . ia kini terlihat sangatlah lelah . karena semalam Kaisar Fu Heng menuntut penjelasan darinya. ia pun terpaksa menjelaskan semua nya . Dan pada akhirnya Li chen chen tertidur di malam yang sudah sangat larut .


Sedangkan Kaisar Fu Heng kini masih memeluk erat tubuh Li chen chen dan tak mau melepaskan pelukannya. ia akan mempererat pelukannya jikalau Li Chen chen tetap memaksa melepaskan kedua tangannya dari pinggang ramping nya.


" Fu Heng , bangunlah , aku mau mandii " kata Li chen chen yang tak bisa bergerak karena pelukan dari Fu Heng.


" Bentar lagi Chan er " Kata Kaisar Fu Heng sambil merebahkan kembali tubuh Li chen chen .


" Fu Heng........." Teriak Li chen chen yang tak terima dengan tingkah laku nya saat ini.


Dan Tak lama kemudian ,kedua mata Li chen chen kembali menutup rapat , karena Li chen chen saat ini masih dalam keadaan ngantuk berat.


" Kamu ini sungguh keras kepala , masih mengantuk ingin melanjutkan perjalanan " Guman lirih Kaisar Fu Heng sambil menampilkan seyumannya , kemudian menyusul Li Chen chen ke alam mimpi.



Putra mahkota Yung lin , Kerajaan Macan putih.



Putri mahkota Ling li , Kerajaan macan putih.

__ADS_1


__ADS_2