Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps88


__ADS_3

Pertarungan kedua pun dimulai . Kini giliran murid yang memiliki angka satu dan tiga . Yang tak lain adalah dari perguruan Tangxian yang bernama Yian Zhi putra mahkota kerajaan tersembunyi dan dari Perguruan Yuanzue yang bernama Ling li putri mahkota kerajaan macam putih .


Kini keduanya sudah mulai bertarung . Gerakan cepat dan gesit mulai nampak di arena pertarungan . Tebasan demi Tebasan pedang juga mulai terdengar .


" Sreeeet........ sreeeet....... sreeeet........ " suara tebasan pedang milik Yian Zhi dan Ling li


" Ting........ ting....... ting ..... " Suara dentingan senjata kedua murid perguruan.


Pertarungan semakin lama semakin seru . Seketika muncullah seyuman manis dari mulut sexsi milik Li chen chen saat melihat Putri mahkota Ling li yang nampak berbeda dari pada yang dulu .


" Semoga saja Sifat Putri mahkota Ling li berubah menjadi lebih baik daripada yang dulu " Guman lirih Li Chen chen yang masih bisa terdengar oleh telinga Kaisar Fu Heng .


" Ia sudah berubah chan er , kemarin aku berpapasan dengan nya dan ia langsung meminta maaf atas kejadian waktu itu " Kata Kaisar Fu Heng dengan senyuman manis di wajah tampannya.


" Syukur lah kalau begitu " Kata Li chen chen yang juga menampilkan seyum d wajah cantik nya.


" Putri mahkota Ling li juga mencari mu " Kata Kaisar Fu Heng dengan nada lembut nya .


" Kenapa ia mencari ku ???" Tanya Li chen chen dengan rasa penasaran nya.


"Aku pun tak tau , Yang pasti ada niat baik di sorot mata nya kali ini " Kata Kaisar Fu Heng sambil mengusap lembut rambut panjang Li Chen chen .


" Oh baiklah nanti setelah pertandingan selesai aku akan menemuinya " Kata Li chen chen yang juga akan memberikan sesuatu untuk Putri mahkota Ling li.


Pertarungan masih berlanjut . Kali ini Putra mahkota Yian Zhi memimpin pertandingan . Serangannya bertambah cepat dari pada sebelumnya . Sedangkan putri mahkota Ling li tak bisa menyeimbangi nya . Dan .......


" Sreeeet........ " suara Tebasan pedang milik putra mahkota Yian Zhi.


Dan berhasil mengenai lengan tangan putri mahkota Ling li.


" Aaaaaahhhhkkkkk ........ " Teriak kesakitan Putri mahkota Ling li .


Namun ia masih bisa bertahan . Serangan balasan pun ia keluarkan bersama dengan kekuatan hewan spiritual nya .


" Merpati emas , Lingkaran Formasi emas...... " Kata Putri mahkota Ling li dengan mengeluarkan cahaya yang berbentuk formasi bersama dengan merpati emas yang ada di dalamnya.


" Wyuuus.......... " Kekuatan meluncurkan secepatnya angin berhembus dan menuju ke arah putra mahkota Yian Zhi .


Dan ............


" Duuuuuuaaaarrrrr ........... " Kedua kekuatan saling bertabrakan.


Karena putra mahkota Yian Zhi mengeluarkan perisai peraknya . Namun perisai milik nya rusak ketika terkena kekuatan dari putri mahkota Ling li. Dan .........


" Kretek ......... prang......." suara hancur perisai perak milik putra mahkota Yian Zhi .


" Uhuk........ uhuk....... bruuuk......" Suara batuk Putra mahkota Yian Zhi dan seketika membuat nya jatuh pingsan .


Begitu juga dengan Putri Ling li , namun sebelum ia terjatuh , tubuh nya sudah di tangkap oleh Putra Mahkota Zenian dari kerajaan Merak bulan.

__ADS_1


" Nona , berhati-hati lah " Kata Putra mahkota Zenian dengan nada lembut nya .


" Terimakasih " Kata Putri mahkota Ling li yang kini langsung menutup mata , karena kelelahan .


" Sama sama " Kata Putra mahkota Zenian dengan seyuman manis nya.


Setelah mengumumkan siapa pemenangnya , Kini berlanjut dengan pertarungan yang ketiga . Dan jatuh pada angka Lima dan enam , yang tak lain adalah Thang Qingge putri mahkota Kerajaan Thang wi dari perguruan Tangxian dan Xiao zu Putri mahkota kerajaan suku api dari perguruan Qingdau.


Sebelum memulai pertarungan , keduanya pun saling memberi hormat .


" Mohon bantuannya " Kata putri mahkota Thang Qingge dengan nada dingin nya .


Pertarungan pun di mulai . Kini serangan cepat dari Xiao zu datang duluan . Namun dengan gerakan lincah dan cepat , Thang Qingge , bisa menghindarinya.


Serangan pun berlanjut . Tebasan demi tebasan kini mulai menghiasi arena pertarungan .


" Sreeeet......... sreeeet....... sreeeeet ........... Ting...... ting...... ting....... , sreeeet......... ting ...... " Suara Tebasan dan dentingan kedua pedang saling berirama .


Tak berhenti di situ saja , kini Xiao zu mengeluarkan senjata racun buatannya .


" Rasakan ini , panas api beracun" Kata Xiao zu dengan membuat beberapa panah dari api yang bercampur dengan racun bunga malam nya.


" Wyuuus....... wyuuus...... wyuuus...... wyuuus....." Suara gerakan panah api yang melesat pergi menuju ke tempat Thang Qingge berada.


Dengan gerakan cepat nya ia pun membuat sebuah perisa.


" Perisai sayap emas " Kata Thang Qingge dengan gerakan gemulai nya .


Dan .........


Karena kedua kekuatan yang di keluarkan kini berada di Ranah tingkat kematian .


Pertarungan masih tetap berlangsung . Kini keduanya melesat pergi menuju ke arah yang berlawanan . Tebasan pedang pun menghiasi kembali arena pertempuran .


" Ting ...... sreeeet...... ting....... ting....... sreeeet ........ sreeeet...... ting ........ " Suara Tebasan dan senjata saling bersentuhan .


Suasana semakin mencekam , menarik perhatian semua yang berada di tempat ujian . Begitu juga dengan Li Chen chen yang memperlihatikan setiap gerakan Thang Qingge dan Xiao zu . Sangat cepat dan lincah .


Begitu pula Kekuatan hebat Kedua nya .


" Menarik " Kata Li chen chen dengan senyuman manis di wajah cantik nya .


Dan setengah jam kemudian......


Waktu yang di tentukan hampir habis . Waktunya penentuan bagi keduanya.


" Aku harus menang , ini adalah kesempatan terakhir ku " Kata Xiao zu sambil mengeluarkan api dalam tubuh nya .


Begitu juga dengan Thang Qingge yang kini mengeluarkan kekuatan perisai nya .

__ADS_1


Dan ...........


" Panah api beracun ( perisai sayap emas ) " Kata Xiao zu dan Thang Qingge secara bersamaan .


Dan hasil akhirnya membuat suasana menjadi mencekam


( Begitu juga dengan Author , Yang semakin greget ngetiknya 😬😬😬😬, kayak ikutan perang sendiri tau πŸ˜…πŸ˜… ).


kembali ke situasi yang sama , detik detik yang menegang kan , antara keduanya . Lelah pun tak mereka rasakan. Dan.............


" Duuuuuuaaaarrrrr..........." Suara ledakan yang lebih besar dari yang pertama dan membuat keduanya terlentar .


" Ciiiiit........ " Suara kaki Xiao zu menghentikan tubuhnya keluar dari arena pertarungan .


" Uhuk..... uhuk....... uhuk....... , sial dia kuat juga " Kata Xiao zu yang kini berada tepat di pinggir panggung arena.


Namun bukan untuk Thang Qingge yang saat ini terlempar jauh karena dampak dari Ledakan antar dua kekuatan . Sehingga ia keluar dari panggung arena pertarungan . Dan dengan cepat Putra mahkota Lu Chen menangkap tubuh sexsi Thang Qingge.


" Terimakasih Yang mu ......" Kata Thang Qingge yang belum sempat menyelesaikan kata-katanya sudah pingsan duluan .


" sama sama dan Istirahat lah ...." Kata Putra mahkota Lu Chen dari Kerajaan chen lu.


Namun tiba-tiba seseorang mendekatnya . Siapa lagi kalau bukan Li Chen chen adik kecilnya .


" Kak , kenapa tak menyapa aku , kemarin ????" Tanya Li Chen chen dengan nada manjanya .


" Maaf karena kemarin harus cepat kembali adik kecil " Kata Putra mahkota Lu Chen dengan nada lembut nya .


" Ooh ...... begitu ya dan ini berikan pada gadis kakak " Kata Li chen chen dengan nada santai nya , Serta menyerahkan botol pil pemulih Kekuatan .


" Li er jangan bilang begitu , dia mana mau jadi gadis kakak yang dari kerajaan kecil ini" Kata Putra mahkota Lu Chen dengan nada lembut nya.


" Yang di perlukan kakak Qingge cuma ketulusan , bukan status kakak dan kelihatan nya kakak cantik ini juga menyukai kakak " Bisik Li chen chen dengan nada menggoda nya .


" masak sih , ah mana mungkin Li er " Kata Putra mahkota Lu Chen yang belum mempunyai rasa percaya diri .


" Coba saja kakak tanya kan nanti " Kata Li chen chen yang kini melangkah pergi meninggalkan kakak nya bersama dengan Thang Qingge.


" Ya nanti akan aku tanyakan dan salam buat Fu Heng " Kata Putra mahkota Lu Chen dengan seyuman manis di wajah tampannya.


" Iya kakak " Kata Li chen chen yang masih meneruskan langkah nya .


Dan tak menyadari seseorang memperlihatikan setiap gerak gerik nya . Namun orang itu tak lepas dari pandangan tajam Guwen dan Yun yang juga melindungi Li chen chen dari kejauhan .


" Siapa pemuda itu ???, sangat mencurigakan " Kata Yun pengawal bayangan Kaisar Fu Heng dari Kerajaan Atas angin.


" Aku juga tak tau , tapi kita awasi saja dulu , kalau mulai bertindak macam-macam langsung di sembelih saja " Kata Guwen dengan nada dingin nya.


Author pamit dulu ya , takut di sembelih sama Guwen dan selamat membaca , semoga tak mengecewakan😊😊😊.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊


__ADS_2