
Pertarungan kedua pun dimulai . Kini giliran murid yang memiliki angka satu dan tiga . Yang tak lain adalah dari perguruan Tangxian yang bernama Yian Zhi putra mahkota kerajaan tersembunyi dan dari Perguruan Yuanzue yang bernama Ling li putri mahkota kerajaan macam putih .
Kini keduanya sudah mulai bertarung . Gerakan cepat dan gesit mulai nampak di arena pertarungan . Tebasan demi Tebasan pedang juga mulai terdengar .
" Sreeeet........ sreeeet....... sreeeet........ " suara tebasan pedang milik Yian Zhi dan Ling li
" Ting........ ting....... ting ..... " Suara dentingan senjata kedua murid perguruan.
Pertarungan semakin lama semakin seru . Seketika muncullah seyuman manis dari mulut sexsi milik Li chen chen saat melihat Putri mahkota Ling li yang nampak berbeda dari pada yang dulu .
" Semoga saja Sifat Putri mahkota Ling li berubah menjadi lebih baik daripada yang dulu " Guman lirih Li Chen chen yang masih bisa terdengar oleh telinga Kaisar Fu Heng .
" Ia sudah berubah chan er , kemarin aku berpapasan dengan nya dan ia langsung meminta maaf atas kejadian waktu itu " Kata Kaisar Fu Heng dengan senyuman manis di wajah tampannya.
" Syukur lah kalau begitu " Kata Li chen chen yang juga menampilkan seyum d wajah cantik nya.
" Putri mahkota Ling li juga mencari mu " Kata Kaisar Fu Heng dengan nada lembut nya .
" Kenapa ia mencari ku ???" Tanya Li chen chen dengan rasa penasaran nya.
"Aku pun tak tau , Yang pasti ada niat baik di sorot mata nya kali ini " Kata Kaisar Fu Heng sambil mengusap lembut rambut panjang Li Chen chen .
" Oh baiklah nanti setelah pertandingan selesai aku akan menemuinya " Kata Li chen chen yang juga akan memberikan sesuatu untuk Putri mahkota Ling li.
Pertarungan masih berlanjut . Kali ini Putra mahkota Yian Zhi memimpin pertandingan . Serangannya bertambah cepat dari pada sebelumnya . Sedangkan putri mahkota Ling li tak bisa menyeimbangi nya . Dan .......
" Sreeeet........ " suara Tebasan pedang milik putra mahkota Yian Zhi.
Dan berhasil mengenai lengan tangan putri mahkota Ling li.
" Aaaaaahhhhkkkkk ........ " Teriak kesakitan Putri mahkota Ling li .
Namun ia masih bisa bertahan . Serangan balasan pun ia keluarkan bersama dengan kekuatan hewan spiritual nya .
" Merpati emas , Lingkaran Formasi emas...... " Kata Putri mahkota Ling li dengan mengeluarkan cahaya yang berbentuk formasi bersama dengan merpati emas yang ada di dalamnya.
" Wyuuus.......... " Kekuatan meluncurkan secepatnya angin berhembus dan menuju ke arah putra mahkota Yian Zhi .
Dan ............
" Duuuuuuaaaarrrrr ........... " Kedua kekuatan saling bertabrakan.
Karena putra mahkota Yian Zhi mengeluarkan perisai peraknya . Namun perisai milik nya rusak ketika terkena kekuatan dari putri mahkota Ling li. Dan .........
" Kretek ......... prang......." suara hancur perisai perak milik putra mahkota Yian Zhi .
" Uhuk........ uhuk....... bruuuk......" Suara batuk Putra mahkota Yian Zhi dan seketika membuat nya jatuh pingsan .
Begitu juga dengan Putri Ling li , namun sebelum ia terjatuh , tubuh nya sudah di tangkap oleh Putra Mahkota Zenian dari kerajaan Merak bulan.
__ADS_1
" Nona , berhati-hati lah " Kata Putra mahkota Zenian dengan nada lembut nya .
" Terimakasih " Kata Putri mahkota Ling li yang kini langsung menutup mata , karena kelelahan .
" Sama sama " Kata Putra mahkota Zenian dengan seyuman manis nya.
Setelah mengumumkan siapa pemenangnya , Kini berlanjut dengan pertarungan yang ketiga . Dan jatuh pada angka Lima dan enam , yang tak lain adalah Thang Qingge putri mahkota Kerajaan Thang wi dari perguruan Tangxian dan Xiao zu Putri mahkota kerajaan suku api dari perguruan Qingdau.
Sebelum memulai pertarungan , keduanya pun saling memberi hormat .
" Mohon bantuannya " Kata putri mahkota Thang Qingge dengan nada dingin nya .
Pertarungan pun di mulai . Kini serangan cepat dari Xiao zu datang duluan . Namun dengan gerakan lincah dan cepat , Thang Qingge , bisa menghindarinya.
Serangan pun berlanjut . Tebasan demi tebasan kini mulai menghiasi arena pertarungan .
" Sreeeet......... sreeeet....... sreeeeet ........... Ting...... ting...... ting....... , sreeeet......... ting ...... " Suara Tebasan dan dentingan kedua pedang saling berirama .
Tak berhenti di situ saja , kini Xiao zu mengeluarkan senjata racun buatannya .
" Rasakan ini , panas api beracun" Kata Xiao zu dengan membuat beberapa panah dari api yang bercampur dengan racun bunga malam nya.
" Wyuuus....... wyuuus...... wyuuus...... wyuuus....." Suara gerakan panah api yang melesat pergi menuju ke tempat Thang Qingge berada.
Dengan gerakan cepat nya ia pun membuat sebuah perisa.
" Perisai sayap emas " Kata Thang Qingge dengan gerakan gemulai nya .
Dan .........
Karena kedua kekuatan yang di keluarkan kini berada di Ranah tingkat kematian .
Pertarungan masih tetap berlangsung . Kini keduanya melesat pergi menuju ke arah yang berlawanan . Tebasan pedang pun menghiasi kembali arena pertempuran .
" Ting ...... sreeeet...... ting....... ting....... sreeeet ........ sreeeet...... ting ........ " Suara Tebasan dan senjata saling bersentuhan .
Suasana semakin mencekam , menarik perhatian semua yang berada di tempat ujian . Begitu juga dengan Li Chen chen yang memperlihatikan setiap gerakan Thang Qingge dan Xiao zu . Sangat cepat dan lincah .
Begitu pula Kekuatan hebat Kedua nya .
" Menarik " Kata Li chen chen dengan senyuman manis di wajah cantik nya .
Dan setengah jam kemudian......
Waktu yang di tentukan hampir habis . Waktunya penentuan bagi keduanya.
" Aku harus menang , ini adalah kesempatan terakhir ku " Kata Xiao zu sambil mengeluarkan api dalam tubuh nya .
Begitu juga dengan Thang Qingge yang kini mengeluarkan kekuatan perisai nya .
__ADS_1
Dan ...........
" Panah api beracun ( perisai sayap emas ) " Kata Xiao zu dan Thang Qingge secara bersamaan .
Dan hasil akhirnya membuat suasana menjadi mencekam
( Begitu juga dengan Author , Yang semakin greget ngetiknya π¬π¬π¬π¬, kayak ikutan perang sendiri tau π π ).
kembali ke situasi yang sama , detik detik yang menegang kan , antara keduanya . Lelah pun tak mereka rasakan. Dan.............
" Duuuuuuaaaarrrrr..........." Suara ledakan yang lebih besar dari yang pertama dan membuat keduanya terlentar .
" Ciiiiit........ " Suara kaki Xiao zu menghentikan tubuhnya keluar dari arena pertarungan .
" Uhuk..... uhuk....... uhuk....... , sial dia kuat juga " Kata Xiao zu yang kini berada tepat di pinggir panggung arena.
Namun bukan untuk Thang Qingge yang saat ini terlempar jauh karena dampak dari Ledakan antar dua kekuatan . Sehingga ia keluar dari panggung arena pertarungan . Dan dengan cepat Putra mahkota Lu Chen menangkap tubuh sexsi Thang Qingge.
" Terimakasih Yang mu ......" Kata Thang Qingge yang belum sempat menyelesaikan kata-katanya sudah pingsan duluan .
" sama sama dan Istirahat lah ...." Kata Putra mahkota Lu Chen dari Kerajaan chen lu.
Namun tiba-tiba seseorang mendekatnya . Siapa lagi kalau bukan Li Chen chen adik kecilnya .
" Kak , kenapa tak menyapa aku , kemarin ????" Tanya Li Chen chen dengan nada manjanya .
" Maaf karena kemarin harus cepat kembali adik kecil " Kata Putra mahkota Lu Chen dengan nada lembut nya .
" Ooh ...... begitu ya dan ini berikan pada gadis kakak " Kata Li chen chen dengan nada santai nya , Serta menyerahkan botol pil pemulih Kekuatan .
" Li er jangan bilang begitu , dia mana mau jadi gadis kakak yang dari kerajaan kecil ini" Kata Putra mahkota Lu Chen dengan nada lembut nya.
" Yang di perlukan kakak Qingge cuma ketulusan , bukan status kakak dan kelihatan nya kakak cantik ini juga menyukai kakak " Bisik Li chen chen dengan nada menggoda nya .
" masak sih , ah mana mungkin Li er " Kata Putra mahkota Lu Chen yang belum mempunyai rasa percaya diri .
" Coba saja kakak tanya kan nanti " Kata Li chen chen yang kini melangkah pergi meninggalkan kakak nya bersama dengan Thang Qingge.
" Ya nanti akan aku tanyakan dan salam buat Fu Heng " Kata Putra mahkota Lu Chen dengan seyuman manis di wajah tampannya.
" Iya kakak " Kata Li chen chen yang masih meneruskan langkah nya .
Dan tak menyadari seseorang memperlihatikan setiap gerak gerik nya . Namun orang itu tak lepas dari pandangan tajam Guwen dan Yun yang juga melindungi Li chen chen dari kejauhan .
" Siapa pemuda itu ???, sangat mencurigakan " Kata Yun pengawal bayangan Kaisar Fu Heng dari Kerajaan Atas angin.
" Aku juga tak tau , tapi kita awasi saja dulu , kalau mulai bertindak macam-macam langsung di sembelih saja " Kata Guwen dengan nada dingin nya.
Author pamit dulu ya , takut di sembelih sama Guwen dan selamat membaca , semoga tak mengecewakanπππ.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan πππ