
Suasana semakin mencekam ketika kedua nya memutuskan untuk keluar dari tempat tersebut . Langkah nya pun langsung berhenti saat menyadari ada yang aneh dalam langkah nya .Karena sebuah tekanan hebat menghentikan langkah kaisar Fu Heng dan Li chen chen.
" Fu Heng , seperti kita sudah ketahuan nii " Ucap santai Li Chen chen yang sedari tadi menginginkan hal tersebut
Sungguh gadis yang memiliki keinginan yang aneh , di saat yang lain ingin melarikan diri dan membuat rencana , namun bukan untuk Li chen chen . Kerena dirinya tak akan mundur sekali pun ia tak punya rencana , pasti akan ada rencana dadakan yang tiba-tiba muncul entah dari mana ituππ. Huh ...... pemikiran yang sangat langka terjadi π€¦π€¦π€¦.
"Perlihatkan diri Kalian , atau......." Kata Pemuda itu sambil mengeluarkan kekuatan yang tak lain adalah pisau angin .
Seketika Kaisar Fu Heng dan Li chen chen menampakkan dirinya . Sedangkan Pemuda itu langsung menampilkan senyum di wajahnya.
" Oh...... ternyata tamuku memiliki aura yang sangat terhormat" Kata Pemuda itu sambil melangkah keluar dari kolam pemandian nya dan sontak membuat Li chen chen menutupii kedua matanya.
" Ohhh ....... mataku sudah tak suci lagi....... " Gerutu Li Chen chen yang tak menyadari dirinya sudah masuh ke kandang Singa.
" heeeeh ........gadis ini , sama sekali tak memiliki rasa takut " Ucap Kaisar Fu Heng sambil menggelengkan kepalanya.
Dengan sekali gerak Pemuda itu langsung menggunakan hanfu kebesaran nya. Ia sekarang Nampak begitu dingin dan kejam ,tak beda jauh dengan Kaisar Fu Heng.
" Apa yang sebenarnya kau lakukan pada mereka ?? , sungguh kejamnya dirimu saat ini " Kata Li chen chen yang dengan cepat merubah ekpresi di wajah nya.
" Hai gadis cantik ,ini bukan urusanmu , uruslah dirimu yang akan secepatnya menyusul mereka " Kata Pemuda itu sambil menunjukkan para pendekar yang sudah mati sambil menampilkan seyuman nya.
" Kau ......" Kata Li chen chen yang sudah tak sabar untuk mencincang nya.
Kaisar Fu Heng pun langsung memegang tangan Li Chen chen dan memperingatkannya agar berhati-hati . Karena aura yang dikeluarkan oleh Pemuda itu sangat lah berbeda dengan kebanyakan pendekar yang berada di negri ini.
" Siapa Kau sebenarnya??" Tanya Kaisar Fu Heng dengan tatapan tajam nya.
__ADS_1
" Oooh maaf aku lupa untuk memperkenalkan diriku " Kata Pemuda itu dengan tatapan yang tak kalah tajamnya .
Dan dalam sekejap para pengikutnya kini sudah mengelilingi Kaisar Fu Heng dan Li chen chen.
"Perkenalkan Aku ini adalah Bai wang , sang penguasa dunia hitam , Kalian yang mengetahui namaku akan segera mati , serang mereka ......." Perintah Bai wang dengan tatapan penuh amarah yang sedari tadii ia pendam .
Bai wang.
Karena bagi Bai wang , si pengganggu harus secepatnya di bunuh dan di singkirkan . Para pengikutnya pun mulai menyerang Kaisar Fu Heng dan Li chen chen. Dengan cepat pula keduanya menghidari serangan tersebut.
" Brengsek , mereka main kroyok" Ucap Li chen chen dengan nada marahnya.
Kini kedua nya pun saling melindungi dan sesekali menangkis setiap serangan dari Lawannya. Sedangkan Bai wang hanya menonton pertarungan tersebut sambil menikmati secangkir darah segar dari pendekar yang di siksanya.
Tebasan demi tebasan mereka arahkan kepada pihak lawan , Namun hasilnya tetap sama . Pihak lawan dengan mudahnya menghindari setiap serangan dari Kaisar Fu Heng dan Li chen chen. Karena para pengikut Bai wang memiliki kekuatan yang tak beda jauh dari Kaisar Fu Heng dan juga Li chen chen.
Tak berhenti di situ saja , Li Chen chen kini mengeluarkan racun mawar es surgawi nya . Dengan kelincahan dan kecepatan nya ia kini menyentuh setiap tubuh dari sekumpulan lawan nya . Seketika membuat bagian tubuh yang Li Chen chen sentuh menjadi membeku dan siap kapan saja untuk ia hancur kan. Sedangkan Kaisar Fu Heng kini berlari ke arah Bai wang yang saat ini sedang bersantai dengan minuman merahnya
Seulas senyum pun muncul di bibir milik Bai wang dan meletakkan secangkir darah ke atas meja , Ketika melihat Kaisar Fu Heng menuju ke tempat nya . Kini ia bersiap untuk melawan Kaisar Fu Heng.
Dengan gerakan cepatnya , sang kaisar pun langsung menyerang Bai wang. Namun dengan santai Bai wang menghindarinya. ia tau bahwa Kekuatan nya tak sehebat Kaisar Fu Heng , namun ia pintar dalam mempermainkan lawannya.
" Baru kali ini aku mendapat lawan yang seimbang" Kata Bai wang dengan seyum manis di wajahnya.
Pertarungan pun masih berlanjut , Bai wang pun langsung membentuk pedang dari angiin . ia kini memainkan pedang anginnya . Dengan cepat ia menebaskan pedang anginnya ke arah Kaisar Fu Heng.
__ADS_1
Sedangkan Kaisar Fu Heng dengan cepat menangkis serangan dari Bai wang dan sesekali menghindarinya.
" Sungguh pertarungan yang membuat ku tambah semangat" Kata Bai wang yang kini terus melancarkan Serangannya.
Kaisar Fu Heng pun masih dengan santai nya menghindari setiap serangan dari Bai wang . Sedangkan Bai wang tak mau ambil pusing dan terus melakukan aktivitas nya , yang tak lain adalah terus menyerang Kaisar Fu Heng , yang menurut nya menyenangkan . Hingga setengah jam kemudian serangan pamungkas mereka pun akhirnya di keluarkan nya.
Seketika sebuah cahaya mulai berkumpul di kedua tempat yang berbeda . Yang tak lain adalah Bai wang dan Kaisar Fu Heng mengeluarkan kekuatan pamungkasnya . Dan kini saatnya kedua bola cahaya terang tersebut saling bertabrakan dan mengakibatkan tanah bergetar hebat.
" Duaaar.........." Suara kedua kekuatan dahsyat saling berbenturan dan mengakibatkan tanah bergetar hebat.
Setelah mengeluarkan kekuatan pamungkas nya Bai wang pun melarikan diri dengan cara menghilangkan bersamaan dengan kumpulan asap yang mengelilingi.
" Aku pergi dulu , di masa depan pasti aku bisa mengalahkan mu dan mengambil gadis mu " Ucap Bai wang menggema di seluruh hutan tersebut.
Kaisar Fu Heng pun menjadii marah saat mendengar Bai wang juga menginginkan Li Chen chen.
" Kau tak akan pernah berhasil mengalahkan ku dan merebut Li Chen chen dariiku , itu tak akan pernah terjadi " Kata Kaisar Fu Heng dengan Aura membunuh nya.
Karena Li chen chen kini sudah menjadi bagian dari hidupnya. Dan tak akan pernah ia berikan kepada orang lain.
Sedangkan Li chen chen saat sudah menghancurkan seluruh pengikut Bai wang , dengan cara menghancurkan tubuh mereka . Dan kini tempat tersebut menjadii lautan darah. Dan tak lupa pula , keduanya juga menyelamatkan para pendekar yang masih bisa bertahan atau bisa di katakan masih selamat dari siksaan para pengikut Bai wang.
Kaisah Fu Heng , Kerajaan atas angin.
Udah dulu ya , karena udah malam , Authornya mau bobok dulu , udah ngantuk berat dan baaaay sampai ketemu di episode selanjutnya ππππ dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian, like dan komen.
__ADS_1