Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps51


__ADS_3

Suasana semakin menegangkan. Suara rintihan kesakitan mulai terdengar. Para kultivator yang berada di bawah tingkat ke enam sudah mulai tergeletak lemas tak berdaya. Setelah beberapa detik tubuh mereka sudah kering tanpa adanya aura kehidupan. Wei chen yang masih bertahan tidak kuasa melihat pemandangan yang sangat mengerikan yang ada di hadapannya saat ini dan tak terasa air mata telah membasahi kedua pipinya.


" Sangat kejam , mereka menganggap nyawa kita sebagai makanan " Guman lirih Wei chen sambil berusaha untuk mempertahankan jiwanya.


Sedangkan Yuanheng masih berusaha untuk menekan kekuatan yang ada didalam ruang dimensi nya dan tiba-tiba bayangan wanita yang ia kenal muncul di hadapannya. Meminta untuk membiarkan Aura milik nya bergabung dengan nya. Namun Yuanheng tidak mengizinkannya. Karena kedua Kekuatan Jiwa pada tubuh wanita itu masih belum sempurna dan memerlukan Api abadi untuk menyempurnakannya.


" Tolong Izinkan aku membantu mu " Kata Putri mahkota Sanwai atau bisa di panggil Sansang di kehidupan keduanya.


" Tidak , aku tidak mengizinkan kamu berkorban demi aku lagi , cukup satu kali saja kamu berkorban untuk ku " Kata Yuanheng dengan ekspresi wajah sedihnya.


" Kumohon , aku hanya ingin membantumu Kak Ye yan dan lihatlah di sekitarmu , mereka sangat menderita " Kata Putri mahkota Sanwai dengan nada lembutnya sambil membelai lembut wajah tampan Yuanheng .


" Aku tetap tidak akan mengizinkanmu melakukan itu , Cukup dengan kekuatanku saja aku bisa menghancurkan formasi gelap ini " Kata Yuanheng dengan nada yang penuh ketekatan yang kuat.


Seketika muncullah aura Naga merah dari dalam tubuh Yuanheng membuat ketiga jendral bangsa kegelapan terkejut dengan Aura kuat yang tiba-tiba keluar dari tubuhnya.


" Apa ???, kenapa dia masih bertahan " Kata Jendral gerbang utama sambil menampilkan wajah terkejutnya dan segera menambah kekuatannya agar formasi nya tidak mudah untuk di hancurkan oleh Yuanheng.


Sedangkan Wanita bercadar masih berusaha untuk menghancurkan formasi gelap dari luar . Ia mengeluarkan kekuatan burung Phoenix nya dan berusaha untuk menghubungi Yuanheng melalui telepati nya.


" Yuan er ..... Yuan er ........ " Panggil wanita bercadar di dalam telepati nya .


" Ya ibunda " Jawab Yuanheng yang ternyata wanita bercadar itu adalah Ratu Li Chen Chen, ibunda nya.


" kita serang bersama sama untuk menghancurkan formasi ini , ibunda takut Kakak sepupu mu tidak bisa menahannya terlalu lama " Kata Ratu Li Chen Chen dengan nada tegasnya , membuat Yuanheng melihat kondisi Wei chen yang masih berusaha melindungi jiwa yang ada di tubuhnya.


" Baik ibunda , kita mulai sekarang" Kata Yuanheng sambil melanjutkan aktivitas nya.


Yang saat ini mengeluarkan aura Naga merah milik nya untuk kedua kalinya.


Seketika angin berhembus kencang. Aura kuat dari sang penguasa kerajaan suku kono kini mulai keluar . Membuat kedua Jendral lainnya menyadari akan identitas Wanita bercadar yang selama ini ia cari.

__ADS_1


" Wanita itu ........... jangan jangan " Kata Jendral Gerbang timur dengan nada terkejut nya dan segera mengirim singal kepada Raja kegelapan , bahwa orang suku kuno sudah ia temukan.


Dan untuk Jendral iblis darah kini menyerang Wanita bercadar untuk mencegah nya merusak formasi gelap dari luar . Namun tiba-tiba di hadang oleh pemuda yang tidak lain adalah pengawal pribadi Wanita bercadar itu. Dengan gerakan cepat nya ia menyerang Jendral iblis darah . Setiap Tebasan pedang milik pengawal pribadi wanita bercadar itu membuat Sang Jendral bergerak cepat untuk menghindari nya. Siapa lagi kalau bukan Guwen pengawal bayangan milik Ratu Li Chen Chen Kerajaan Suku kuno.


" Sangat cocok dengan nama besar nya di Negeri Tianhae , Jendral Maut " Kata Jendral iblis darah yang masih berusaha untuk mencari celah.


Tapi sedikit pun ia tidak dapat menemukan nya . Karena kekuatan nya kini sudah berkurang setengahnya, akibat dari luka yang di buat oleh Wanita bercadar yang tidak lain adalah Ratu kerajaan suku Kuno .


" Sial , keadaan ku saat ini tidaklah bagus untuk melawan Jendral Maut Negeri Tianhae "Guman lirih Jendral iblis darah dengan ekspresi wajah kesalnya.


Sementara itu dari kejauhan terlihat bala bantuan dari Kerajaan Suku langit dan langsung menyadari adanya Aura yang sangat familiar bagi mereka.


" Aura ini ......... " Guman lirih Jendral berkuda putih yang bernama Jendral Jiu long sambil memastikan bahwa dirinya benar akan apa yang ia rasakan.


" Jendral Jiu , Apakah benar ini Aura milik suku kono yang telah lama menyembunyikan diri??" Tanya Putra mahkota Ye Zunyi yang ikut serta membantu melawan bangsa kegelapan yang saat ini menyerang Kota kerajaan suku es.


" Iya benar ,Yang mulia putra mahkota , tapi aku belum menemukan orang yang memiliki Aura suku kuno ini " Kata Jendral Jiu long sambil memperhatikan sekelilingnya untuk mencari siapa yang mengeluarkan Aura kuat dari Suku kuno .


" Kalian telah berani menyerang daerah kekuasaan Kerajaan Suku langit , kalian pantas untuk mati " Kata Jendral Jiu long sambil menebaskan pedang sabitnya .


" Sreeet....... sreeet...... sreeet....." Suara serangan dari Jendral Jiu long dan membuat sebagian prajurit bangsa kegelapan tergeletak tak bernyawa.


Kembali ke tempat Yuanheng dan Ratu Li Chen Chen berada , kini mereka menggunakan Kekuatan terhebat nya untuk menghancurkan formasi gelap. Dan setelah setengah jam berusaha , akhirnya formasi gelap itu hancur , seketika ketiga jendral yang mengaktifkan formasi gelap terpental sangat jauh. Membuat salah satu dari ketiga Jendral itu mati dalam kondisi yang mengenaskan . Dan untuk keduanya terluka parah .Namun hanya dalam waktu beberapa detik saja tubuh luka kedua jendral bangsa kegelapan kembali pulih . Karena keduanya saat ini menghisap jiwa yang berhasil mereka dapatkan .


Sedangkan Yuanheng melesat pergi menuju ke tempat dimana Wei chen berada . Tapi sudah di dahului oleh pemuda misterius yang saat ini mengangkat tubuh Wei chen yang sudah pingsan .


" Berikan Kakak sepupu kepadaku " Kata Yuanheng dengan tatapan tajam nya .


Namun tiba-tiba sebuah pukulan lembut mendarat di kepala nya .


" Buuk........... , Pulihkan dirimu sendiri dan serahkan Kakak sepupu mu kepadanya , kita saat ini tidak bisa mengurus nya , Lihat lah keadaan saat ini " Kata Ratu Li Chen Chen yang masih dengan cadarnya .

__ADS_1


" Tapi .......... " Kata Yuanheng yang belum sempat ia teruskan sudah di putus oleh ibunda nya .


" Apakah kamu gak percaya sama ibundamu , Zu ....... jaga mereka berdua di saat pemulihan dan ini untuk mu " Kata Ratu Li Chen Chen sambil memberikan satu botol pil pemulih untuk pemuda misterius yang juga membantu tanpa di ketahui oleh Yuanheng.


Namun Ratu Li Chen Chen mengetahui hal tersebut .


" Aku percayakan Wei er kepadamu , jika terjadi sesuatu padanya , kamu akan menanggung akibatnya " Kata Ratu Li Chen Chen sambil menatap tajam ke arah Pemuda misteri itu.


" Baik Nyonya , aku akan menjaga dengan nyawaku sendiri" Kata Pemuda misterius tanpa adanya keraguan di kedua matanya.


Pertarungan masih berlanjut . Kedua Jendral bangsa kegelapan kini bersiap untuk menyerang Yuanheng dan ibundanya . Mereka bergerak dengan sangat cepat . Menebaskan pedangnya ke arah tubuh Yuanheng dan ibundanya . Namun dengan mudahnya di hindari oleh mereka dan melancarkan serangan balasannya .


" Tarian Phoenix maut " Kata Ratu Li Chen Chen dengan nada yang penuh tekanan dan menggerakkan kedua tangan nya , seakan akan menari seperti burung Phoenix.


Dan..........


" Wyuus........ wyuus........ " Suara serangan Ratu Li Chen Chen yang menuju ke salah satu Jendral bangsa kegelapan .


" Duuuaaar ........... " Seketika Sang jendral bangsa kegelapan mati ketika terkena serangan Milik Ratu Li Chen Chen.


Sedangkan Yuanheng dengan gagah nya mengeluarkan kekuatan Cakaran pelangi yang menunjukkan keindahan tapi sangat mematikan jika terkena tubuh lawan nya . Karena setiap sayatan kuku Harimau hitam corak emas mengandung racun yang sangat mematikan bagi bangsa iblis dan bangsa kegelapan . Apalagi kekuatan ini baru saja di ciptakan oleh Yuanheng dari penggabungan tanaman beracun nya.


" Sreeet........ sreeet......... sreeet...... " Suara serangan Milik Yuanheng membuat Sang jendral bangsa kegelapan kehilangan nyawa.


" Aaaaaaakkkkkkhh............. Kalian akan segera mati " Kata Jendral darah es sebelum kematiannya.


Udah dulu lanjut besok ya .


Selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2