
Langit masih terbilang sangat cerah . Namun keindahan pemandangan kini menghilang dari tempat tersebut. Banyak nya darah yang tersebar dimana-mana , membuat suasana semakin mencekam. Sedangkan Guwen saat ini masih melawan Muchen. Dengan gerakan gesit dan lincah ia dengan mudah menghindari serangan dari lawannya. Begitu juga dengan Muchen yang kini mulai menampakkan kemarahannya kepada Li Chen chen dan Guwen .
" Kalian harus membayar dengan mahal atas apa yang kalian lakukan kepada para bawahan ku" Teriak Muchen yang kini mulai mengeluarkan kekuatan terakhir nya .
Semua kekuatan yang tersisa kini Muchen keluar kan. Aura membunuh juga lekat keluar dari dalam dirinya. Angin pun berhembus sangat kencang. Menandakan kemarahan Muchen yang kini sedang meluap luap. Tatapan nya kini seperti Serigala yang ingin memangsa . Guwen pun langsung melesat pergi untuk menyerang Muchen . Namun serangan nya berhasil di hadang oleh Muchen . Malahan Guwen lah yang kini terpental sangat jauh.
" Kau tak akan bisa mengalahkan ku , kini akhir ba......." kata Muchen yang terpotong karena sesuatu.
Belum sempat meneruskan perkataannya , Li Chen chen sudah menebaskan pedang anginnya ke tubuh Muchen . Dan seketika membuat Muchen kehilangan nyawanya . Tubuhnya pun juga meledak karena kekuatan yang secara paksa ia keluarkan.
" Duuuuuuaaaarrrrr............." Suara ledakan tubuh Muchen .
Sedangkan Guwen saat ini berada di bawah pohon . Karena tadii ia di selamatkan oleh kekuatan Li Chen chen dan mendarat dengan sempurna. Namun saat ini Guwen terluka di bagian dalam . Li Chen chen juga sudah memberikan Obat penyembuhan .Dan kini Guwen sedang memulihkan tubuhnya.
Setengah jam kemudian, keduanya pun melanjutkan perjalanan menuju ke lembah Kematian. Namun kali ini mereka harus melewati daerah yang mematikan . Konon daerah tersebut adalah tempat bagi para hewan beracun berada . Selain itu juga banyak tanaman obat langka yang membuat indra penciuman Li chen chen menjadi sangat sensitif. ( heeeeeh , jiwa Alkemis Li chen chen menari nari niii 😅😅😅).
" Apa kamu tahan dengan aura beracun di sini Guwen??" Tanya Li Chen chen yang mengkawatirkan bawahannya.
" Saya sudah terbiasa dengan ini Yang mulia Ratu" Jawab Guwen dengan nada hormat nya.
Keduanya pun kini mulai memasuki kawasan Hutan beracun . Di sana Mereka di sambut oleh aroma yang khas dari hutan tersebut , yang tak lain adalah aroma racun yang bisa membuat jantung para pendekar seketika berhenti . Namun anehnya para hewan beracun yang berada di sana tak muncul ketika Li Chen chen dan Guwen memasuki hutan racun tersebut.
" Aneh , biasanya kita akan di sambut oleh serangan dari hewan racun tingkat tinggi ,tapi ini sangat sepii dan damai " Kata Guwen yang kini sedang terkejuut.
" Mungkin karena kehadiran seseorang yang kuat dan menekan Aura para hewan racun saat ini " Kata Li chen chen dengan santainya.
" Maksudnya Yang mulia Ratu??" Tanya Guwen yang penasaran.
" Saat aku memasuki hutan racun , aku sudah merasakan kehadiran seseorang yang telah masuk ke hutan ini lebih dulu dari pada kita , auranya sangat hebat , kita harus berhati hati, jika bisa kita harus menghindarinya " Kata Li chen chen yang sebenarnya sanggup untuk mengalahkan nya , namun kali ini dirinya masih malas mengurusi hal tersebut.
" Baiklah ,Yang mulia" Kata Guwen .
Sedangkan di istana Kerajaan atas angin, kini Kaisar Fu Heng sedang bersama dengan pengawal bayangannya yang bertugas untuk melindungi Li chen chen. Namun ia segera kembali , karena tak bisa memasuki kawasan Hutan beracun .
__ADS_1
" Yang mulia Kaisar , saat ini Tuan putri berada di dalam hutan beracun , kami tak bisa memasuki nya dan melindungi nya , Karena adanya formasi di sekitar Hutan beracun tersebut" Kata Yun pengawal bayangan milik kaisar Fu Heng.
" Kalau ada Formasi , kenapa Chan er ku bisa memasukinya???" Tanya Kaisar Fu Heng dengan tatapan tajam nya.
" Sepertinya orang yang memasang Formasi itu , telah menargetkan Tuan putri dan bawahan nya " Kata Yun Pengawal bayangan Kaisar Fu Heng.
" Baiklah kau boleh pergii , dan awasi sekitar hutan racun , jangan sampai ada yang terlewatkan " Perintah Kaisar Fu Heng yang menampilkan wajah serius nya .
Kaisar Fu Heng ,(anggap aja pakek topeng ya ).
Hanfu yang di kenakan Li Chen chen.
Hari sudah semakin sore ,kini Li chen chen dan Guwen sudah berada di tengah hutan racun. Disana begitu sepi dan sunyi . Seakan akan menyembunyikan sesuatu . Namun tiba-tiba terdengar suara langkah kaki seseorang yang kini mendekati Li Chen chen dan juga Guwen. Seketika keduanya pun memasang sikap Waspada nya.
" Aku..... , aku adalah orang yang akan membunuh Kalian , terutama kau Nona " Kata wanita itu sambil menunjuk ke arah Li Chen chen.
" Apa maksud mu ??, Kita tak saling kenal , kenapa Nona ingin membunuh kami ??" Tanya Li Chen chen yang masih mengeluarkan sifat lemah lembut nya.
" heh , itu tak penting , yang terpenting untuk ku adalah membunuhnya mu dan aku akan mendapatkan banyak imbalan , ha...... ha....... ha...... " Kata Wanita itu sambil menebaskan senjata ke arah Li Chen chen .
Dengan cepat Guwen menangkis serangan dari wanita itu.
" Ting .......ting.......ting ....... " Suara dentingan pedang saling beradu.
Tak hanya itu kini sekumpulan hewan beracun juga mulai menyerang Li chen chen .Dengan cepat pula ia menghindari nya.
" Heh ,kalian mau membunuh ku , mimpi aja " Kata Li chen chen yang mengeluarkan tombak pedangnya . Yang jarang ia gunakan karena kedasyatan kekuatan yang di keluarkan tombak pedang tersebut.
__ADS_1
Wanita misterius , salah satu pembuat level dua dari lembah Kematian.
Para hewan beracun .
Tak menunggu lama Li chen chen pun langsung menebaskan tombak pedang nya ke arah para hewan beracun itu .
" Wwwuuy........ wyuuus ..... sret ......sreeet...... wyuuus ...... sreeeet ......" Suara Tombak pedang milik Li chen chen.
Namun tak di sangka hewan beracun itu dengan secepat kilat menghindari setiap tebasan dari Li Chen chen.
" Menarik ...." Kata Li chen chen saat melihat kemampuan para hewan beracun itu dan ia juga belum mengeluarkan seperempat dari kekuatan nya.
Kini ia pun terus mengayunkan tombak pedang nya ke arah Para hewan beracun itu . Dengan gerakan gerakan yang berbeda . Namun hasilnya tetap sama . Para hewan beracun itu sangatlah gesit dan lincah. Saakan akan tak mudah untuk di permainkan oleh Li Chen chen .
" Kalau begitu aku mengizinkan mu untuk bermain Cici " Kata Li chen chen yang memanggil salah satu hewan Spiritual nya.
Seketika Cici pun muncul di hadapan Li chen chen dan menangkis serangan Ketiga hewan beracun dengan aungan kerasnya .
" Gooooooaaaaar............." Suara Aungan Cici , sang Singa perak.
Dan langsung membuat para lawannya memuntahkan segumpal darah segar , karena tak kuat menahan kekuatan yang berada di suara yang di keluarkan oleh Cici . Sungguh kekuatan yang sangat menakutkan .
Sedangkan Guwen..................
Cici (Anggap berwarna perak ya 😅😅).
Terimakasih telah setia menunggu Update dari Author 😘😘😘.
Maaf telat Update nya , karena kesibukan Author bertambah di dunia nyata dan selamat membaca .......😊😊😊
__ADS_1