
Hari dimana di adakannya pesta ulang tahun sang putra mahkota kerajaan Macan putih pun telah datang. Kini Li chen chen sudah bersiap untuk menuju ke istana . Sebuah kereta dengan hiasan yang indah sudah menunggu nya di depan penginapannya.
" Nona , kereta nya sudah siap " Kata Guwen sambil menampilkan sikap hormat nya.
" Baiklah , ayooo kita berangkat " Ajak Li chen chen yang kini terlihat sangat cantik dari pada biasanya.
Namun sebuah panggilan lembut menghentikan langkahnya. Li Chen chen segera melihat ke arah asal suara. Terlihatlah pemuda tampan yang kini sudah berdiri di hadapan nya. Tanpa sengaja kedua mata mereka pun saling bertemu . Dan membuat jantung Li Chen chen berdetak dengan kencang.
" Apa iini ?? , Kenapa aku jadi seperti ini ??? , apakah aku benar benar jatuh cinta kepada nya " Kata hati Li chen chen yang kini menampilkan wajah merah nya, yang berhasil membuat sang Kaisar dari Kerajaan atas angin menjadi sangat kuwatir.
" ada apa dengan mu Chan er ?? Kenapa wajah mu merah? apa Kamu sakit ??" Tanya Kaisar Fu Heng sambil memegang kening Li chen chen.
Li Chen chen langsung memalingkan wajahnya dan berkata " Tidak........ tidak apa apa , aku aku baik baik saja Fu Heng"
" Kamu yakin ??" Tanya Kaisar Fu Heng yang memastikan Keadaan Li Chen chen.
Li Chen chen pun hanya menganggukkan kepalanya . sedangkan Kaisar Fu Heng merasa lega akan hal tersebut.
...****...
Perbincangan mereka tak dapat di perpanjang lagi ,karena saat ini waktunya keduanya untuk menghadiri acara ulang tahun putra mahkota . Yang juga mengundang Sang Kaisar darii Kerajaan atas langit. Kaisar Fu Heng juga memutuskan untuk satu kereta dengan calon Ratu masa depannya yang tak lain adalah Li Chen chen.
Kini kereta Kaisar Fu Heng dan Li chen chen mulai berjalan menuju ke istana kerajaan. Banyak mata memandang kagum akan kemegahan kereta tersebut.
" Siapa mereka ??,Pasti dari kalangan kerajaan ternama "
" Ya sangat indah keretanya "
" Pasti dari kerajaan nomer satu"
Begitulah kata para penduduk di kota kerajaan Macan putih . Sedangkan keduanya tak menghiraukan perkataan para penduduk kota tersebut dan tetap terus melanjutkan aktifitasnya yang tak lain adalah saling bercanda gurau melepas kerinduan yang di rasakan oleh kedua nya .
Tak terasa kereta milik Kaisar Fu Heng dan Li chen chen telah sampai di halaman istana . Disana sudah ada yang menyambut kedatangannya.
" Yang mulia Kaisar , selamat datang di kerajaan Macan putih " Ucap Kaisar Dong li dan permaisuri nya yang secara khusus menyambut kedatangan Kaisar Fu Heng.
__ADS_1
Karena status Kaisar Fu Heng yang lebih istimewa di kalangan keluarga Kerajaan dan banyak dari para putri mahkota kerajaan yang menginginkan menjadi istrinya . Namun tak ada yang berhasil meluluhkan hati sang Kaisar Kerajaan atas angin. Hanya Li chen chen lah yang berhasil meluluhkan hati Kaisar Fu Heng dengan kepolosan hatii nya.
" Apakah kamu tak ingin keluar , Chan er ??" Tanya Kaisar Fu Heng yang kini sudah berada di luar kereta dan berhasil membuat terkejut Kaisar Dong li serta permaisuri nya.
Li Chen chen pun langsung melangkahkan kakinya keluar dari kereta . Sedangkan Kaisar Fu Heng menawarkan tangan nya untuk membantu Li chen chen turun dari kereta nya .
" Terimakasih " Ucap Li chen chen dengan senyuman manis di wajah cantik nya.
Sang Kaisar Kerajaan macan putih sangat terkejut akan kedekatan keduanya . Namun ia tak berani untuk bertanya. Karena yang terpenting untuknya adalah Sang Kaisar Kerajaan atas angin mau datang ke acara ulang tahun Putranya dan akan memperkenalkan putri nya kepada Kaisar Fu Heng.
" Nona Li Chen chen , selamat datang"Ucap Kaisar Dong li kepada Li Chen chen.
Li Chen chen hanya menampilkan senyuman nya dan tak memberi hormat kepada Kaisar Kerajaan macan putih . Karena Guwen dengan cepat mencegah Li Chen chen.
" Yang mulia , anda tak di perbolehkan untuk membungkuk kepada siapapun , karena status anda sangatlah spesial" kata lirih Guwen yang membuat Kaisar Fu Heng sangat penasaran , namun kini ia masih menahan nya .
" Baiklah" Ucap pasrah Li Chen chen.
Semua mata pun tertuju kepada Li Chen chen dan pengawalnya .
" iya hanya seorang gadis biasa beraninya menyinggung Yang mulia Kaisar"
" Hus , diamlah , Apa kamu mau membuat marah Yang mulia Kaisar Fu Heng"
" Ya , diamlah seperti gadis itu mempunyai hubungan khusus dengan Yang mulia Kaisar"
Begitulah perkataan para tamu undangan di kerajaan Macan putih. Sedangkan Kaisar Dong li pun merasa sangat marah akan hal tersebut , namun ia kini masih menahan luapan emosi nya . Karena di samping Li chen chen kini masih ada Kaisar Fu Heng yang melindungi nya.
Tak lama kemudian mereka pun memasuki ruangan dimana tempat di adakan nya pesta . Sedangkan Li chen chen tak di perbolehkan menjauh dari Kaisar Fu Heng dan membuat Li chen chen menggembung kedua pipinya.
" Fu Heng , kenapa aku tak boleh menjauh dariimu ???" protes Li Chen chen .
" Aku tak mau Ratuku dekat dengan pria lain" Ucap Kaisar Fu dengan santainya.
" Kamu ini , jangan seperti anak kecil dech" Kata Li chen chen dengan tatapan tajam nya.
__ADS_1
" Pokoknya gak boleh ya gak boleh " Kata Fu Heng yang tak kalah tajamnya.
Li Chen chen hanya bisa menurut dan duduk di dekat Kaisar Fu Heng . Sedangkan Guwen masih setia menunggu di kereta milik Li chen chen.
Banyak para pangeran yang memandang kagum akan kecantikan Li Chen chen saat ini . Sedangkan para putri mahkota memandang ke arah Kaisar Fu Heng yang sangat tampan walaupun sebuah topeng menutupi wajahnya . Dan sampai kini Kaisar Fu heng masih melajang. Menunggu kedatangan calon Ratu yang bisa meluluhkan hati beku miliknya.
" Yang mulia Kaisar Fu Heng semakin tampan aja "
" Ya , kapan aku bisa menjadikan nya suamiku"
" Mimpi saja kau , Yang mulia tak akan tertarik dengan kita , karena sudah banyak yang mencalonkan diri , namun tak ada yang di terima , semua di tolaknya "
Begitu percakapan antara putri putri kerajaan. Dan tak lama kemudian acara ulang tahun putra mahkota pun di mulai dangan datang nya Sang putra mahkota kerajaan Macan putih. Ketampanan nya pun membuat para putri dari berbagai kerajaan pun terpesona .
Sedangkan Li chen chen hanya menampilkan wajah cueknya. Karena kini ia sedang merajuk tak di perbolehkan menjauh dari Fu Heng untuk bermain-main.
Acara nya segera di mulai . Berbagai pertunjukan kini di adakan di pesta ulang tahun tersebut. Para putri dari berbagai kerajaan pun tak ketinggalan . Mereka kini juga menampilkan kelebihan nya masing-masing . Hanya Li chen chen yang masih cuek dengan acara yang kini masih berlanjut.
Namun tiba tiba ada seorang gadis yang telah memancing kedamaian nya itu.
" Nona Li chen chen , apakah Anda tak memiliki kelebihan untuk di pertontonkan ke hadapan Yang mulia Kaisar dan Yang mulia putra mahkota ??" Tanya Seorang gadis yang tak lain adalah putri dari Kaisar Dong li yang sebelumnya sudah cek cok dengan Li Chen chen di penginapan .
" Kau mau aku menampilkan apa ??" Tanya Li Chen chen dengan santainya.
" Apapun Yang Nona Li Chen chen bisa " Ucap Putri mahkota Ling li dengan kata penekanan di akhir kalimat.
Li Chen chen hanya menampilkan seyuman manis nya , lalu melesat pergi menuju ke tengah aula tempat di mana para putri kerajaan menampilkan kelebihan dan Ia langsung mengeluarkan .................
Hayooooooo apa yang akan di tampilkan Li Chen chen di acara itu ??? 😁😁😁
Kaisar Fu Heng ( anggap aja topeng nya di pakai).
__ADS_1
Riasan Li chen chen saat di pesta .