Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Eps 43 Kerajaan Suku es


__ADS_3

Perjalanan masih berlanjut , Kini ketiganya menelusuri tempat yang di penuhi oleh salju. Selama dua jam mereka berjalan , namun sama sekali tidak dapat menemukan letak dimana Kota kerajaan suku es berada. karena sangat sulit untuk menemukannya , semenjak kerusuhan yang terjadi saat ini . Bahkan hingga saat ini hanya hamparan salju yang terlihat , bagaikan tempat mati tanpa adanya kehidupan sama sekali .


" Haah , sudah dua jam kita berjalan , tapi sama sekali tidak menemukan apapun " Kata Wei chen dengan nada kesalnya.


" Bersabarlah , Kota kerajaan suku es memang sangat sulit untuk di temukan , kita hanya bisa berusaha , siapa tahu kita dapat menemukan tempat yang misterius itu berlebih dahulu daripada kotanya " Kata Yuanheng dengan nada sabarnya .


" Ya Wei chen , apa yang di katakan Yuanheng ada benarnya , yang lebih penting kita harus menemukan Menara bintang terlebih dahulu " Kata Sansang sambil terus melangkah .


Karena letak menara bintang sangat misterius dan tidak ada orang yang bisa menemukan nya, bahkan para penduduk dari Kota kerajaan suku es . Mereka juga tidak bisa menemukan keberadaan nya dan dengan berjalan nya waktu masalah Menara bintang telah mereka lupakan.


Dan setengah jam kemudian terlihatlah sekelompok pedagang yang juga akan menuju ke Kota kerajaan suku es . Pedagang yang suka mengelilingi seluruh Negeri dengan barang dagangan yang sangat langka. Mereka kini mengarah ke jalan yang di lewati oleh Yuanheng dan kedua rekannya.


" Maaf Tuan , apakah anda ingin mengunjungi Kota es ??" Tanya Salah satu pedagang yang berjualan berbagai macam tanaman racun.


" Ya paman , kami mau menuju ke sana , apakah kami boleh menumpang ??" Kata Yuanheng dengan nada sopannya .


" Ya Tuan Silahkan , Kereta kami masih ada yang kosong " Kata Pedagang racun sambil menampilkan senyum di wajah nya .


" Ya , paman terimakasih " Kata Yuanheng sambil mengikuti kemana arah si pedagang racun itu melangkah .


Begitu pula dengan kedua rekannya yang bingung dengan sikap Yuanheng . Karena tidak sesuai dengan rencana yang sudah mereka susun.


Dan sesampainya di dalam kereta , keduanya segera menanyakan akan sikap Yuanheng saat ini yang tidak sesuai dengan rencana awalnya.


" Yuan , kenapa kita harus menumpang di kereta kelompok pedagang ini ??" Tanya Sansang dengan nada lirih nya dan di angguki oleh Wei chen .


" karena Aku sudah memeriksa keadaan di sekitar sini, tapi aku tidak menemukan sesuatu yang ganjil dan hanya sekumpulan salju yang ada di sekitar sini San er , bahwa aura tak jelas juga tidak aku rasakan" Jelas Yuanheng yang secara diam-diam memeriksa keadaan dengan mata langit nya .

__ADS_1


" Dan hanya dengan cara ini kita dapat secepatnya menemukan letak dimana Kota kerajaan suku es berada , Karena sebuah formasi tingkat tinggi menutupi Kota kerajaan suku es , bahkan batu giok pemberian Master tua bukit penentuan tidak dapat menunjukkan jalannya" Kata Yuanheng lagiii.


" Seperti nya di kota kerajaan suku es sudah berganti formasi " Kata Yuanheng lagi sambil kedua matanya melihat ke kuar jendela kerata yang dinaikinya.


Seketika membuat Wei chen mengingat sesuatu dan langsung menanyakan kepada Yuanheng.


" Eeeh ...... tunggu sebentar , Bukankah adik sepupu ahli dalam merusak formasi , Kenapa tidak adik lakukan sekarang??" Tanya Wei chen dengan nada polosnya.


" Aaah ..... itu.... sangat sulit untuk menemukan titik formasi di tumpukan salju, apalagi keamanan nya juga berbeda dengan formasi yang pernah aku rusak , dan kakak sepupu juga tahu sendiri aku masih kalah dengan ibunda ku soal merusak formasi , walaupun aku bisa membuatnya lebih hebat dari ini " Kata Yuanheng yang mengingat kembali masa masa ia masih di dalam Kerajaan Atas angin .


Dimana dirinya mencoba melarikan diri yang ke dua puluh kalinya dan merusak formasi buatan Ratu Li Chen Chen , ibunda nya . Namun pada akhirnya tetap saja gagal dan berakhir dengan hukuman yang membuat nya tersenyum manis.


" Ayahanda , ibunda , bagaimana keadaan kalian ??" Guman lirih Yuanheng dengan nada yang penuh kerinduan akan keluarga nya .


Selama dua jam mereka melakukan perjalanan menuju ke kerajaan suku es . Kini rombongan kelompok pedagang berhenti di depan gerbang tinggi yang tertutup oleh lapisan es yang sangat tebal . Di sana ada lima penjaga gerbang yang bertugas untuk memeriksa setiap tamu yang akan masuk ke dalam kota .


Terlihat juga kereta para Putra mahkota dan para pangeran dari kerajaan tetangga yang mengantri untuk di periksa oleh para penjaga , membuat Yuanheng mengerutkan keningnya . Karena tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi saat ini .


" Apakah masih lama kita memasuki kota ??" Tanya Wei chen yang tidak sabaran dan langsung membuyarkan aktivitas Yuanheng.


" Ya masih lama , karena ini hanya gerbang awal , dan gerbang selanjutnya adalah gerbang formasi yang akan langsung memasuki kota Kerajaan Suku es " Kata Yuanheng yang langsung menjelaskan dan membuat Wei chen tertegun .


" Wah......... sangat misterius ya kerajaan suku es " Kata Wei chen dengan nada polosnya membuat Sansang tersenyum dengan kepolosan temannya.


Perjalanan masih berlanjut , kini Rombongan kelompok pedagang memasuki gerbang . Dan secara otomatis terbukalah lapisan es tebal yang ada di tengah gerbang . Seketika membuat sekelompok pedagang menjalankan Keretanya dengan cepat .


" Perasaan apa ini ??? " Guman lirih Sansang yang tiba-tiba merasa gelisah saat memasuki gerbang awal Kota kerajaan suku es.

__ADS_1


Namun tiba-tiba ia mengingat soal mimpi mimpi nya di waktu kecil dan membuatnya sedikit ketakutan .


" Ada apa San er??" Tanya Yuanheng dengan ekspresi wajah penasaran nya .


Karena semenjak memasuki gerbang awal ekspresi wajah Sansang berbeda .


" Gak ada apa apa Yuan, mungkin aku hanya kecapean " Kata Sansang yang berusaha untuk menutupi nya .


" Kalau begitu Istirahat lah San er , Nanti setelah sampai aku akan membangunkan mu " Kata Yuanheng sambil menampilkan senyum di wajah tampan nya .


" Baiklah , maaf telah merepotkan mu " Kata Sansang yang kini berusaha untuk menenangkan diri.


Sedangkan Wei chen saat ini sedang melihat ke arah luar jendela . Ia melihat pemandangan di daerah bersalju sambil merasakan angin dingin yang berhembus melalui celah jendelanya.


" Sangat dingin , tapi menenangkan hati " Guman lirih Wei chen dan tidak menyadari bahwa seseorang telah memperhatikan wajah cantiknya .


Dan masih bersikap tenang dengan ekspresi wajah polos yang menunjukkan kecantikan alami nya , membuat Yuanheng merasakan tatapan tajam dari seseorang yang saat ini sedang melihat ke arah sang Kakak.


" Kakak sepupu sangat dingin , tolong tutup jendela nya " Seru Yuanheng dengan gerakan tubuh yang kedinginan membuat Wei chen mengalihkan pandangan nya , melihat Yuanheng yang kedinginan .


" Aaah ......., kamu ini mengganggu saja" Kata Wei chen sambil menutup tirai jendelanya.


Sedangkan di pihak lain ..., Seseorang sedang tersenyum penuh arti saat merasakan aura membunuh dari dalam kereta yang di naiki oleh Wei chen. Wanita yang menarik perhatian nya .


" Aku ketahuan !! ...... Menarik ,Tapi wanita itu sangat cantik ...." Kata seseorang yang berada di atas punggung kuda nya yang tanpa sengaja melihat wajah cantik Wei chen serta merasakan aura membunuh milik Yuanheng .


Udah dulu ya lanjut besok dan semoga tidak mengecewakan para readers tersayang .

__ADS_1


Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊


__ADS_2