
Hari sudah menunjukkan siang hari. Kini waktunya kepergian Putri mahkota Wei Chen menuju ke Negeri Gouzue. Negeri tempat berkumpulnya para Klan ternama. Salah satunya adalah Klan Yan. Klan yang menjadi penguasa dari keempat klan lainnya. Diantara keempat Klan yang berada di bawah kekuasaan Klan Yan di Negeri Gouzue adalah
1. Klan Ye,
2. Klan Zuan,
3. Klan racun,
4. Klan bayangan.
Khusus nya untuk Klan Racun yang berasal dari Negeri Racun yang masih belum di ketahui keberadaan nya atau bisa dikatakan kelompok yang sama dengan orang-orang yang menginginkan Ratu Li Chen Chen untuk menjadi Kaisar wanita di Negeri nya.
Dan kembali ke istana kerajaan Chen lu, Kini mereka mengantar kepergian Putri mahkota Wei Chen dan Raja Yan zio . Mereka sangat bahagia di saat acara pernikahan Putri nya berjalan dengan lancar . Walaupun dalam satu bulan terakhir ini sikap Putri mahkota Wei Chen sangat memberontak dan tidak menyetujui pernikahan yang di atur oleh keluarganya.
Kini dengan berat hati , Mereka melepas kepergian Putri mahkota Wei Chen untuk tinggal di Negeri Gouzue mengikuti Suaminya Raja Yan zio.
" Ayahanda , ibunda , Kakek kaisar dan semuanya, Wei er pergi dulu " Kata Putri mahkota Wei Chen sambil menampilkan seyum di wajah nya.
Seketika membuat keluarga nya merasa lega akan ekspresi yang ditunjukkan oleh putri nya. Sedangkan adik dari Wei Chen menangis, karena kepergian Kakaknya yang belum lama ia temui.
" aka , anga inggal Nang el agi ( Kakak jangan tinggalkan Nang er lagi ) " kata Putri kedua kerajaan Chen lu yang bernama Nang Chen yang berusia sekitar satu setengah tahun yang mulai pandai mengeluarkan kata kata dari mulut kecilnya.
Dan membuat Putri mahkota Wei Chen mencium kedua pipi gembulnya .
" Nang er jangan nakal ya , suatu saat Kakak akan kembali untuk menjenguk Nang er dan yang lainnya " Kata Putri mahkota Wei Chen sambil mengusap lembut rambut di kepala nya.
" Eeemm...." Kata Putri kecil Nang Chen yang menatap lembut wajah cantik Kakaknya.
Membuat Yuanheng dan kedua orangtuanya mengingat tentang Putri kecil nya yang saat ini masih dalam pencarian. Karena rasa kekhawatiran nya kepada Putrinya yang hingga saat ini belum pasti keberadaan nya .
...***...
__ADS_1
Satu Minggu kemudian , acara pergantian Kaisar di Kerajaan Suku Langit akan segera di adakan. Acara pergantian Kaisar di hadiri oleh ke lima pemimpin suku , termasuk suku kono yang kini di pimpin oleh Ratu Li Chen Chen . Di antara keempat suku lainnya adalah
- Suku api yang di pimpin oleh Kaisar Xiao lian,
- Suku air yang di pimpin oleh Kaisar Duan linian,
- Suku petir yang di pimpin oleh Kaisar Ye zihang
- Suku es yang di pimpin oleh Ratu Sansang.
Itulah keempat suku lainnya yang beberapa dari mereka nampak setuju dengan acara tersebut. Kecuali pihak dari Suku Api yang memiliki dendam mendalam dengan Keluarga Yuanheng. Yang sudah membunuh kedua saudara nya dan juga ayahandanya , membuat nya merasa tidak senang akan acara tersebut.
Namun apalah daya , kini ia masih dalam keadaan sulit dan harus berhati-hati dalam bertindak. Sehingga tidak membuat posisi nya terancam.
Dan tepat pagi ini acara pergantian Kaisar dimulai dengan keluarnya arwah para leluhur termasuk juga kakek dari Yuanheng. Bersamaan dengan datangnya Kaisar Fu heng yang kini menatap Roh dari ayahanda nya .
" Ayahanda.......... " Guman lirih Kaisar Fu heng yang menampilkan wajah sedihnya dan di sadari oleh Ratu Li Chen Chen yang saat ini melangkah mendekati nya.
" Iya , ini sudah lama berlalu , semoga dengan pergantian Kaisar di Kerajaan Suku langit akan menjadi awal kejayaan nya" Kata Kaisar Fu heng yang kini menampilkan senyuman manis di saat kedua matanya saling bertatapan dengan Kedua mata milik ayahanda nya .
" Iya , aku juga berharap semoga putra kita dapat membawa kedamaian di Negeri Zianzu ini dan terbebas dari kemiskinan " Kata Ratu Li Chen Chen dengan nada yang penuh harapan kepada putra kesayangannya.
Sama halnya dengan Ratu Sansang yang tidak hentinya menatap wajah tampan Yuanheng yang kini sedang menjalani ritual bersama dengan Roh para leluhur Kerajaan Suku langit.
Hingga hampir satu hari berlalu , acara pergantian Kaisar di laksanakan. Berbagai ritual satu persatu dilakukan oleh Yuanheng . Para Jenderal dan para menteri memberi hormat di saat semua ritual terselesaikan. Dan berlanjut kepada para tamu yang menghadiri acara tersebut. Memberi hormat dengan penuh keyakinan akan terjadi nya perubahan di Negeri Zianzu. Bahkan para penduduk dengan senang nya menyambut kedatangan Kaisar baru yang akan berkeliling ke seluruh kota kerajaan suku Langit.
" Hidup Yang mulia Kaisar Yuanheng"
" Hidup Yang mulia Kaisar Yuanheng"
begitulah perkataan para penduduk yang menyambut baik kedatangan Kaisar baru mereka.
__ADS_1
Sedangkan acara pernikahan Yuanheng dan Sansang akan di laksanakan tahun depan di saat situasi di Negeri Zianzu kembali aman terkendali dari para pengkhianat yang masih bersembunyi di suatu tempat yang belum di ketahui.
" Yuan........ selamat " Kata Sansang di saat mereka hanya berdua saja di sebuah ruangan yang berada di istana kerajaan Suku langit.
" Terimakasih , ini semua juga berkat bantuan mu San er " Kata Yuanheng yang mulai memegang lembut pipi dan bibir mungil Sansang .
Seketika membuat Sansang memalingkan wajahnya . Karena adanya perasaan malu yang tiba-tiba datang di lubuk hati nya.
" Bersabarlah dan tunggulah satu tahun lagi , Kita akan menjadi sepasang suami istri " Kata Sansang yang masih malu dengan apa yang di lakukan oleh Yuanheng .
" Tenanglah, aku akan selalu menunggu izin darimu ," Kata Yuanheng sambil mencium kening Sansang.
" Eeemm........ Baiklah " Kata Sansang yang merasa kecewa dengan keputusan nya sendiri.
Sedangkan di suatu tempat di kota kerajaan Suku Langit , tepat nya di salah satu kediaman yang diperuntukkan bagi para pemimpin Suku untuk menginap . Mereka saat ini sedang menikmati makanan bersama serta membahas tentang hadiah apa yang pantas di berikan kepada Kaisar baru di Kerajaan Suku langit sebagai tanda kesungguhan mereka . Namun sebagian orang hanya ingin menempatkan mata mata di samping Kaisar baru untuk mendapatkan semua informasi tentang keadaan di dalam istana kerajaan Suku langit. Karena suatu keinginan yang belum dapat mereka capai.
" Baiklah aku akan mengirim salah satu putri ku untuk menjadi Selir nya" Kata Kaisar Ye zihang yang di setujui oleh kedua Kaisar lainnya.
" Tapi aku dengar Kaisar Yuanheng sudah memiliki calon istri , Apakah niat baik kita di terima oleh nya???" tanya Kaisar Duan linian sambil menampilkan ekspresi wajah serius nya.
" Tenang saja , Kita sebagai Kaisar memiliki banyak selir adalah hal yang wajar , Apalagi Kaisar Yuanheng yang masih terlihat muda , ia pasti menyukai banyak wanita cantik dan yang kita kirimkan adalah putri kesayangannya kita " Kata Kaisar Xiao lian yang sudah memiliki rencana akan menempatkan mata mata di samping Kaisar Yuanheng.
" Iya semoga saja Kaisar Yuanheng berkenan menerima hadiah dari Kita " Kata Kaisar Duan linian yang merasa Khawatir dengan keputusan nya .
Karena mereka belum mengetahui apa yang diinginkan Kaisar baru di kota Kerajaan Suku langit.
Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊🙏
...Terimakasih...
__ADS_1