
Selama dua hari Yuanheng berlatih . Berlatih tentang kedua jurus yang ia dapatkan . Setelah itu Ia langsung bergegas melanjutkan langkahnya menuju ke lantai keenam . Yang ternyata menguji kekuatan pedangnya . Karena ketika Yuanheng memasuki lantai keenam , ia di sambut oleh ribuan pedang yang siap untuk menyerang nya.
" Wyuus............ treeeeng ........... wyuus....... " Suara gerakan beribu pedang yang menuju ke tempat Yuanheng berada.
Seketika dengan gerakan cepatnya , Yuanheng menghindari setiap pedang yang menuju ke arahnya. Sesekali ia menangkis dengan menggunakan tehnik pedang yang baru ia kuasai selain kedua jurus yang ia dapatkan.
" Sreeet.......... ting.......... ting ......... sreeet......." Suara pertarungan Yuanheng bersamaan dengan formasi pedang buatan dari para leluhur menara bintang.
Hingga berlangsung tiga puluh menit dan akhirnya Yuanheng dapat menyelesaikan ujian tersebut.
" haaah ........... tinggal tiga lantai lagii...." Kata Yuanheng sambil melangkahkan kakinya menuju ke lantai ke tujuh yang merupakan gerbang menuju ke alam ilusi .
Sesampainya di depan pintu lantai ke tujuh, Yuanheng tanpa rasa takut terus melangkah dan siap menghadapi ujian yang kini sedang menantinya .
" Alam ilusi ........ aku harus bisa , ilusi ini mampu memperkuat pondosi jiwa hingga naik lima ketahanan jiwa " Guman lirih Yuanheng sambil melangkah memasuki Lantai ke tujuh.
Dan tiba-tiba nampak seorang anak perempuan yang sedang berlari menuju ke arah . Dengan panggilan lembutnya membuat Yuanheng mengingat adik kecil nya yang selama ini belum pernah ia jumpai.
" Kakak........ kemari....... main sama Yu er ..... , kemari kakak.... " Seru anak perempuan dengan tawa di wajah cantiknya yang mirip dengan wajahnya .
" Yu er.......... nama yang sama dengan adik kecilku" Guman lirih Yuanheng yang masih di dengar oleh anak perempuan itu .
Seketika membuat tawa bahagia keluar dari mulut kecilnya.
" Ini adik kecil kakak , masa kakak lupa , lihatlah wajah cantik Yu er" Kata anak perempuan itu sambil mengulurkan kedua tangannya dan membuat Yuanheng mengangkat tubuh kecilnya.
" Sungguh ......, apakah ini benar-benar kamu Yu er ??" Tanya Yuanheng dengan nada tidak percaya nya.
__ADS_1
" Benar Kakak , ini Adik kakak yang paling cantik " Seru anak perempuan dengan nada manjanya membuat Yuanheng lupa akan segalanya dan mengikuti alur yang terjadi di alam ilusi saat ini .
Rasa bahagia menyelimuti hati Yuanheng. Hati yang penuh kerinduan hilang di saat memeluk anak perempuan itu. Ia lupa bahwa ia saat ini berada di alam ilusi yang membuatnya terjebak hingga tidak bisa keluar lagi. Karena keinginan kuat nya untuk bertemu dengan adik kecilnya yang sudah lama pergi entah kemana .
Namun di saat kebahagiaan masih menyelimuti hati Yuanheng , tiba-tiba terdengar suara misterius yang memperingati dirinya agar bisa membedakan nyata atau hanya bayangan nya saja .
" Bangunlah nak , kamu tidak boleh terlarut dalam mimpi mu , bangunlah " Kata Orang misterius yang berusaha untuk menyadarkan nya .
Tapi anak perempuan itu tidak membiarkan Yuanheng begitu saja . Ia kini terus bersikap manja layaknya seorang adik yang rindu dengan kakak nya.
" Tidak ......... ini bukan adikku , cepatlah sadar ........ " Kata Hati Yuanheng yang berusaha untuk memberontak , karena kekuatan ilusi telah berhasil mengendalikan tubuh nya dengan kebahagiaan yang sangat ia inginkan , ketika bertemu dengan adik perempuannya.
Seketika membuat Yuanheng mengeluarkan kekuatan nya dengan paksa untuk merusak ilusi yang sudah menguasai dirinya.
Dan.............
" Hampir saja , tapi kejadian barusan benar benar terasa nyata , Yu er ......... dimana kamu ???, kakak sangat rindu kepadamu " Guman lirih Yuanheng sambil menitikkan air mata nya dan berlanjut melangkah memasuki lantai ke delapan yang nampak banyak buku yang berisikan misteri yang selama ini ia cari .
" Ini .......... buku buku tentang sejarah di seluruh Benua ........ ternyata tersimpan rapi di sini " Kata Yuanheng yang melihat tulisan besar yang tertulis di papan setiap kelompok buku .
Karena buku buku tersebut di kelompok kan berdasarkan Negeri dan setiap Kota kerajaan .
Namun yang Yuanheng cari tidak berada di lantai ke delapan melainkan di lantai kesembilan yang merupakan tempat perkumpulan buku buku kuno yang menjelaskan tentang berbagai Ras , Suku suku campuran dan kelemahan tentang Bangsa kegelapan . Bahkan di kumpulan buku-buku itu juga ada yang menjelaskan tentang awal mula terbentuk nya Bangsa kegelapan dan masih banyak lagi buku misteri yang ada di lantai kesembilan yang belum sepenuhnya di ketahui oleh banyak orang.
" Yang kamu cari ada di lantai atas anak muda " Kata Leluhur menara bintang yang memberi petunjuk kepada Yuanheng .
Seketika membuat Yuanheng melangkah menuju ke Lantai kesembilan untuk mencari buku tentang kelemahan Raja bangsa kegelapan yang ternyata masih tersegel di dalam formasi jebakan dan membuat Yuanheng mengeluarkan gerakan kecilnya untuk membuat segel tersebut.
__ADS_1
Kemudian ia membuka setiap lembar di buku yang di selimuti oleh aura kegelapan . Bahkan Yuanheng saat ini menggunakan hawa langitnya untuk melindungi tubuhnya dari hawa kegelapan yang bisa memakan jiwanya pada saat dirinya lengah .
" Buku yang sangat menarik , Tapi sampai saat ini aku belum menemukan kelemahan bangsa kegelapan " Kata Yuanheng yang sudah membaca buku hingga seperempat nya.
Namun tiba-tiba ia di kejutkan dengan hembusan angin yang secara sengaja menunjukkan sesuatu di dalam buku tersebut dan membuat Yuanheng menampilkan senyuman nya .
...***...
Tidak terasa selama lima hari Yuanheng berada di dalam menara bintang . Berbagai latihan sudah Yuanheng kuasai. Bahkan ia juga dapat pengakuan dari leluhur menara bintang . Yuanheng kini di angkat sebagai tuan muda Menara bintang.
Sedangkan Sansang masih tertidur di dalam peti es abadi untuk memperlambat proses kelahiran kedua kekuatan jiwa yang akan membahayakan dirinya di saat keduanya terlahir .
" San er , tunggulah aku " Guman lirih Yuanheng di saat keluar dari lantai kesembilan menara bintang .
Disaat bersamaan penyerang terjadi di kota kerajaan suku es . Para bangsa kegelapan dengan brutal nya menyerang para penduduk suku es dan membuat para prajurit mengevaluasi para penduduk ke tempat yang lebih aman.
Sedangkan para Jendral berusaha untuk mencegah bangsa kegelapan memasuki kota kerajaan agar tidak melukai para penduduk kota suku es lagii. Bahkan Sang Kaisar juga ikut turun tangan untuk melindungi kota kerajaan nya .
" Sekarang kalian telah berani menyerang terang terangan di daerah kekuasaan ku , Kalian akan mati " Kata Kaisar Zi Sang sambil mengeluarkan pusaka suku es yang membuat langit bergemuruh .
" Ha......... ha....... ha....... Kami tidak akan takut dengan kalian , karena Yang mulia Raja kami sudah sepenuhnya pulih " Kata Jendral kegelapan sambil melayangkan serangan nya .
Dan pertarungan sengit pun terjadiii di antara mereka hingga membuat suasana semakin menegangkan .
Sudah dulu ya , lanjut besok dan selamat membaca .
Semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊😊