
Keramaian di kota kerajaan suku petir menjadi suasana pertama yang Mereka lihat. Udara di dalam kota berbanding terbalik dengan udara yang ada di luar gerbang kota kerajaan suku petir. Sangat sejuk dan nyaman . Membuat Ketiga nya ingin mengistirahatkan tubuh nya walaupun hanya sebentar . Namun kini Yuanheng dan kedua rekannya masih belum menemukan tempat untuk bersantai . Mereka saat ini masih berada di tengah keramaian kota kerajaan suku petir membuat Wei chen mengingat kembali suasana di kota kerajaannya.
" Adik sepupu pemandangan di sini sangat menakjubkan , membuat ku ingin segera pulang , apalagi aku juga ingin sekali bertemu dengan adik kecil ku " Kata Wei chen dengan tatapan penuh kerinduan kepada keluarganya.
" Kapan ini berakhir ??" Kata Wei chen lagi sambil memandang jauh di atas langit .
" Bersabarlah Kakak sepupu , aku juga sangat merindukan ayahanda , ibunda dan juga yu er " Kata Yuanheng dengan nada sedihnya .
" Yu er ....... , apakah dia adalah nama keponakan baruku ??" Tanya Wei chen yang belum mengetahui nama adik sepupu barunya .
" Ya , Chanyu Heng nama panjang nya dan siapa nama keponakan baru ku ??" Tanya Yuanheng yang belum mengetahui nama adik dari Wei chen .
" Aaaah .......... aku belum mengetahui nya , tidak seberuntung dirimu yang sudah tahu nama adik kecil mu , dan juga para pengawal rahasia hilang kontak denganku di saat menyampaikan pesan kepada ayahanda dan ibunda " Kata Wei chen dengan nada sedihnya .
" Ya kemungkinan mereka masih terjebak di suatu tempat , apalagi di perbatasan negeri ada banyak bangsa kegelapan yang berjaga " Jawab Yuanheng dengan nada lembut nya .
Tapi berbeda dengan Sansang yang menampilkan wajah sedihnya dan membuat Yuanheng penasaran akan hal itu.
" Kenapa San er ?? mengapa wajah sedih kini terlihat begitu nyata di wajah cantik mu ?? " tanya Yuanheng dengan nada lembut nya .
" aku .... aku..... tidak apa apa , hanya saja aku tidak seberuntung kalian yang masih memiliki keluarga , berbeda dengan ku yang tidak tau siapa sebenarnya diri ku ini " Kata Sansang dengan nada sedihnya.
__ADS_1
Karena Sansang belum mengetahui identitas nya sendiri . Sejak umur lima tahun ia sudah kehilangan ingatannya dan di angkat menjadi murid oleh Tetua pertama Perguruan es surgawi dari Negeri Gouzue . Negeri yang sangat jauh dari Negeri Tianhae. Namun suasana di Negeri Zianzu sangat familiar baginya , seakan-akan sudah pernah tinggal di sana. Hanya sebuah kalung yang tertinggal di tubuh Sansang saat ini. Dan Seseorang dengan sengaja menyegel ingatan nya sebelum membuangnya . Tidak tau apa maksud dan tujuan orang tersebut.
" Bersabarlah , semoga kebenaran akan dirimu segera di temukan " Kata Yuanheng sambil mengusap lembut rambut panjang Sansang.
" Ya , semoga saja " Jawab Sansang dengan senyuman manis nya.
Sedangkan di tempat lain di dalam ruang kerja Kerajaan Atas angin terlihat seseorang yang sedang sibuk dengan tumpukan kertasnya . Dia adalah Kaisar Fu heng yang menerima banyak laporan dan permintaan tolong dari berbagai kota kerajaan yang berada di Negeri Tianhae. Karena penyerangan bangsa kegelapan yang ada di beberapa kota kerajaan kecil . Bahkan para prajurit elit sudah ia kerahkan , untuk menolong kota kerajaan yang di serang oleh bangsa kegelapan.
" Raja Bangsa kegelapan........... , kalau bukan aku yang tidak bisa pergi , kalian sudah lama menjadi debu saat bertemu dengan ku" Kata Kaisar Fu heng dengan nada marahnya.
Karena suatu perjanjian yang membuatnya tidak bisa memasuki Negeri Zianzu . Perjanjian dengan para tetua kerajaan atas angin sebelum kenaikan tahtanya . Bahkan para prajurit bayangan yang ia perintahkan , tidak mampu untuk menyelidiki identitas aslinya.
" Siapa orang tuaku sebenarnya ???, kenapa para tua bangka itu menghalangi ku pergi ke Negeri Zianzu " Guman lirih Kaisar Fu heng dengan rasa jengkel nya.
" Orang hebat pasti ada di belakang ini semua ,tapi apa tingkatan mereka ??,apa masih ada tingkatan yang lebih hebat dari ku ??" Guman lirih Kaisar Fu heng yang masih terdengar oleh Ratu Li Chen Chen yang baru saja memasuki Ruang kerja Sang Kaisar.
" Selamat pagi suami ku , Di luar Negeri Tianhae masih ada tingkatan yang lebih hebat dari kita , Baru baru ini aku membaca buku kuno tentang kekuatan dari keturunan campuran " Kata Ratu Li Chen Chen sambil melangkah mendekati suaminya.
" Ooooh istriku sudah kembali , bagaimana keadaan di Kerajaan merak bulan ???" Tanya Kaisar Fu heng sambil menatap lembut istrinya.
" Keadaan di sana sudah aman , formasi pelindung sudah terpasang , jadi tidak perlu khawatir dengan keadaan di sana " Kata Ratu Li Chen Chen sambil menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.
__ADS_1
" Perkataan mu tadi ...., apa istri ku mengetahui apa tingkatan selanjutnya setelah tingkat kesepuluh Ranah tingkat alam semesta?? " Tanya Kaisar Fu heng sambil membelai rambut sang istri .
" Aku tidak tau , aku belum melanjutkan membaca buku kuno itu karena masalah yang semakin banyak akhir akhir ini dan seperti nya kita juga bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya suamiku " Kata Ratu Li Chen Chen dengan tatapan lembut nya .
" Kalau begitu istriku akan berencana untuk berlatih lagi dan meninggalkan suamimu yang tampan ini sendirian mengurus masalah masalah di negeri ini ???" Tanya Kaisar Fu heng dengan nada menggoda .
Seketika membuat Ratu Li Chen Chen tersenyum manis dengan tingkat Suaminya.
" Apa Suami sangat takut dengan kepergian ku kembali ??" Tanya balik Ratu Li Chen Chen dengan seyuman manjanya .
karena Ratu Li Chen Chen harus berlatih di Kerajaan Suku kuno yang kaya akan hawa murni yang langka.
" Ya aku takut sekali bila itu terjadi , apalagi sudah lama kita tidak mendengar kabar tentang putra putri kita yang berada jauh dari kita " Kata Kaisar Fu heng dengan wajah yang menunjukkan kerinduan dengan kedua anaknya .
" Ya aku juga sangat merindukannya " Sahut Ratu Li Chen Chen dengan tatapan jauh menembus pintu ruang kerja suaminya.
Sedangkan keadaan putri mahkota kerajaan Atas angin masih aman terkendali , walaupun seringkali lolos dari perhatian nenek gurunya. Apalagi ia kini sudah berhasil membuka ke lima segel buatan ibundanya di usia yang belum genap dua tahun . Membuat Tetua Huannuan semakin waspada akan tingkah kecil Putri mahkota Chanyu Heng.
Karena tingkah kecil yang di anggap sepele merupakan awal dari terlepasnya segel yang di buat oleh Ratu Li Chen Chen. Ntah kekuatan seperti apa kelak saat ia dewasa nanti ??.
Masalah ini juga belum di ketahui oleh Ratu Li Chen Chen sebagai ibu kandung nya . Karena Tetua Huannuan takut akan kebocoran informasi di saat mengirim kabar kepada Ratu Li Chen Chen . Sehingga ia menunggu waktu yang tepat untuk mendiskusikan hal tersebut , di waktu keduanya bertatap muka secara langsung.
__ADS_1
Maaf baru Update Author masih mencari ide cerita selanjutnya dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya ..........