
Kini Li chen chen sedang berada di tengah kobaran Api kristal putih . Tak ada rasa panas yang ia rasakan saat ini . Pelindung milik Kaisar Fu Heng juga telah melindunginya . Ia kini sangat penasaran dengan isi dari telaga tersebut.
Sedangkan Kaisar Fu Heng hanya bisa menunggu Li chen chen kembali. Karena luka yang telah ditinggalkan oleh api kristal putih , sepuluh tahun yang lalu belumlah sembuh total . Ia juga tak habis pikir dengan tingkah laku Li chen chen saat ini. Dengan berani ia memasuki kobaran api Kristal putih , yang menurut nya sangat lah panas bila sampai tersentuh oleh tubuh. Bahkan kekuatan nya pun juga dapat di serap oleh Api kristal putih tersebut. Hanya orang yang di takdirkan yang bisa membawa Inti api itu keluar dari dalam telaga . Namun Sungguh tak mungkin bagi orang luar yang ingin memiliki nya. Bisa bisa meraka akan menjadi daging panggang di hadapan Inti api kristal putih itu. Kerena sifatnya yang pemarah membuat api tersebut menjadi semakin membara dan bertambah kuat . (Aaaaah ...... namanya Api ya begitulah π¬π¬π¬).
" Chan er...... ,cepat kembali , atau aku akan menghukummu " Teriak Kaisar Fu yang saat ini sedang mengkawatirkan keselamatan Li Chen chen.
" Nanti , benda yang aku cari belum ketemu Fu Heng" Kata Li chen chen melalui telepati nya.
" Chan er ........ ,tak ada benda di sana , cepat keluar......" Kata Kaisar Fu Heng yang masih menahan amarahnya.
" Gak mau , susul aja aku kalau kamu berani " kata Li chen chen yang menggoda Kaisar Fu Heng.
Sungguh pasangan yang sangat aneh π π π . Jauh pun bisa saling melempar kata kata.
Di dalam telaga tersebut hanya ada kobaran api putih saja . Tak ada pemandangan lainnya yang menghiasi tempat tersebut. Saat ini Li Chen chen masih belum beranjak dari tempat berdiri . Ia masih melihat dengan teliti di setiap kobaran api Kristal putih itu .
Setelah beberapa menit kemudian , ia pun menemukan Api yang berbeda dikumpulan api lainnya. Api tersebut terlihat sangat lah terang dan cantik . Ia juga memiliki kedua mata dan mulut. Seperti hal nya boneka yang Li Chen chen punya sewaktu masih berada di dunia modern. Sangat menggemaskan bagiii Li Chen chen saat ini. Namun tiba-tiba Kedua mata inti api itupun terbuka dan membuat Li chen chen sangat terkejut .
" Nona , akhirnya anda datang juga " Kata Inti api kristal putih setelah melihat Li chen chen dengan teliti.
" Nona ......???? , apa maksudmu ???" Tanya Li Chen chen yang belum tau apa yang di maksud inti api kristal putih tersebut.
" Aku adalah salah satu Api abadi milikmu Nona " Kata Inti apa kristal putih yang membuat Li chen chen makin bingung.
" Jangan bercanda , aku kesini baru pertama kali , Kau sudah memanggil ku Nona , sungguh aneh tau " Kata Li chen chen sambil memperhatikan Api kristal putih.
__ADS_1
Dan tiba-tiba................
" Huaaaaa.......huaaaaa...... Nona sudah tak percaya pada ku , Nona tak menginginkan aku lagiii , Dongfeng tolong beritahu Nona , bahwa aku ini milik nya huuuaaaaaa.,......." Teriak Api kristal putih bersamaaan dengan kobaran api putih semakin besar .
sedangkan Li chen chen hanya menatap dengan bingung , karena ia tak mengerti sama sekali tentang hal itu.
" Maaf bukan begitu , aku beneran gak tau , dan siapa kamu ini ??? " Kata Li chen chen yang berusaha menenangkan nya.
Namun inti api tersebut masih tetap menangis seperti halnya anak kecil yang di abaikan . Li Chen chen pun semakin bingung dan tak tau apa yang harus ia lakukan saat ini.
Dan Akhirnya Naga Dongfeng keluar dengan wujud Naganya dan memberitahu Li Chen chen bahwa Api kristal putih ini adalah Api abadi milik suku kuno yang tak sengaja terjatuh di dalam telaga tersebut.
Setelah lama menjelaskan Li Chen chen akhirnya mengerti dan membawa Inti api kristal putih keluar dari telaga tersebut. Tanpa adanya proses yang menyakitkan . ( Author kasihan sama Li Chen chen , kalau di buat sakit terus π π π ). Karena api kristal putih itu adalah bagian darii kekuatan Naga Dongfeng Kerajaan suku kuno. Yang memiliki jiwa sendiri.
...***...
" Kamu tau caranya kembali yaaa ???" Tanya Kaisar Fu yang masih menatap tajam Li chen chen.
" Maaf aku kan sudah bilang mau main sebentar Fu Heng " Kata Li chen chen yang kini mulai menampilkan wajah imut nya untuk meredakan marah sang kaisar . ( Senjata Andalan nya ketika Kaisar Fu Heng lagii marah πππ).
" Mainlah di tempat lain bukan di kobaran api itu Chan er " kata Kaisar Fu Heng dengan nada sedikit lembut setelah melihat keimutan wajah Li Chen chen yang membuat wajah sang Kaisar merona merah . ( Gampang bener luluhnya Sang Kaisarππ).
" Ya maafkan aku " Kata Li chen chen lagi yang membuat Kaisar Fu Heng langsung mengangkat tubuh nya dan melesat pergi menuju ke lembah Kematian.
Tempat yang seharusnya mereka datangi saat ini.
__ADS_1
Perjalanan pun dimulai kembali. Setelah dua jam perjalanan kini keduanya pun melewati desa yang sangat aneh . Tak tau apa yang telah terjadi disana. Namun banyak nya mayat anak kecil membuat Li chen chen dan sang kaisar sangat penasaran akan hal tersebut.
" Fu Heng , apa yang sebenarnya terjadii di sini" Tanya Li chen chen yang kini berjalan di samping Kaisar Fu Heng.
" Aku tak tau , kita tanya saja " Kata Kaisar Fu Heng yang kini mulai melangkahkan kakinya menuju ke sebuah tempat makan , tempat dimana dengan mudah mendapatkan informasi .
Sedangkan Li chen chen hanya mengikuti langkah kaki Kaisar Fu Heng sambil melihat pemandangan yang sangat mengerikan.
Beberapa menit kemudian........
" Mau pesan apa ?" Tanya Fu Heng kepada Li Chen chen yang kini sudah berada di tempat makan.
" Apa aja dech , yang penting bisa di makan " Kata Li chen chen dengan nada santai nya.
Tak lama kemudian sang pelayan pun datang dan menanyakan pertanyaan yang sama dengan Kaisar Fu Heng tadii.
" Tuan , Nona mau pesan apa?" Tanya pelayan itu dengan ramahnya.
" Bawakan makanan terenak di tempat ini " Pinta Kaisar Fu Heng dengan nada dingin nya.
" Baik tuan , tolong tunggu sebentar" Kata pelayan tersebut dan melangkah pergi untuk menyiapkan pesanan kaisar Fu Heng dan Li chen chen.
Suasana di tempat makan tersebut sangatlah ramai . Banyak juga para pendekar yang kini singgah di desa kecil ini . Namun anehnya , tak ada satupun yang menghiraukan tumpukan mayat anak kecil itu . Seakan akan sudah terbiasa dengan hal tersebut.
Li Chen chen pun kini mulai bertanya tanya , apa yang sebenarnya terjadi?? , begitu banyak mayat di desa kecil itu. Namun semua orang yang ada di desa itu tak menghiraukannya sama sekali. Sungguh membuat Li chen chen kebingungan saat ini .
__ADS_1
Namun tiba-tiba terdengar suara seorang yang membuat semua orang yang berada di tempat makan itu segera bersujud memberi hormat.
Apa yang sebenarnya terjadi, nantikan Episode selanjutnya ya dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan πππππ.