
Sore telah berganti malam . Kini Sansang memasuki sebuah ruangan yang berada di istana kerajaan Suku Api. Suasana sepi menjadi salah satu pemandangan di sana, membuat Ratu Sansang merasa janggal akan situasi tersebut.
" Istana sebesar ini , tidak ada satupun prajurit yang berjaga , Apakah kejadian ini sudah di perhitungkan ?" Guman lirih Ratu Sansang di saat memasuki ruangan yang menjadi tempat nya untuk berganti hanfu.
Sementara pelayan yang mengantarkan nya tadi , kini memperlihatkan gerak gerik yang mencurigakan . Sehingga membuat kewaspadaan muncul di benak Ratu Sansang.
" Baiklah , aku akan mengikuti rencana kalian" Guman lirih Ratu Sansang yang melanjutkan sandiwara nya sambil melepaskan hanfu kotornya dan berganti dengan hanfu bersih yang sudah di sediakan oleh pelayan istana kerajaan Suku Api.
Setelah beberapa detik kemudian Ratu Sansang sudah menyelesaikan aktivitas nya. Ia terlihat sangat anggun dengan hanfu merahnya. Namun tiba-tiba pintu terbuka bersamaan dengan datangnya Putra mahkota Xiao ning dan membuat Ratu Sansang menampilkan wajah terkejut nya.
"Bagaimana kabar Ratu Sansang saat ini???" Kata Putra mahkota Xiao ning dengan seyuman mes*mnya .
Seketika membuat Ratu Sansang merasa jijik disaat melihat ekspresi wajah Putra mahkota Kerajaan Suku Api.
" Kenapa kamu berada di sini ??" Tanya Ratu Sansang sambil menampilkan wajah waspadanya.
Karena bersamaan dengan datangnya putra mahkota Xiao ning , aroma wewangian aneh seketika menyebar di seluruh ruangan, membuat Ratu Sansang melindungi dirinya dengan pelindung tak terlihat.
" Aku di sini untuk mendapatkan mu Ratu Sansang , Aku ingin menjadi Kaisar di kerajaan Suku es , coba kamu pikirkan kedua Kota Kerajaan bersatu akan menjadi Kota Kerajaan terbesar di Negeri Zianzu ini dan kekuatan kedua Kota Kerajaan akan melebihi Kota Kerajaan Suku Langit dan itu sudah membuat sangat bahagia , jadi sekarang menurutlah padaku calon Ratuku " Kata Putra mahkota Xiao ning yang kini mulai mendekati Ratu Sansang untuk melakukan hal yang tidak senonom.
Sementara di dalam Aula istana , Kaisar Yuanheng merasa gelisah. Ia kini beranjak pergi untuk mencari Ratu Sansang . Namun dengan cepat di hadang oleh Putri mahkota Xiao nuan yang kini sengaja jatuh di hadapannya.
" Aaaah..........." Kata Putri mahkota Xiao nuan ketika terjatuh.
" Maafkan aku Yang mulia Kaisar " Kata Putri mahkota Xiao nuan yang kini di bantu berdiri oleh Kaisar Yuanheng.
" Tidak apa-apa, apakah putri mahkota baik baik saja ??" Kata Kaisar Yuanheng dengan ekspresi wajah dingin nya.
" Saya tidak apa-apa , Yang mulia Kaisar Yuanheng mau kemana ??? pesta belum juga usai , mari saya temani " Kata Putri mahkota Xiao nuan sambil menampilkan kecantikan wajahnya.
Membuat para putri mahkota iri untuk saat ini . Sedangkan para putra mahkota hanya melihat kejadian tersebut. Karena mereka sama sekali tidak tertarik dengan Putri mahkota Xiao nuan dan memilih untuk mencari putri mahkota dari Kota Kerajaan lainnya .
__ADS_1
" Wanita penggoda mulai bereaksi " Kata Putra mahkota Ye zinan yang juga pernah di goda oleh Putri mahkota Xiao nuan, sehingga membuatnya kehilangan kekasih masa kecil nya untuk selama lamanya.
Karena terjebak ke dalam rencana jahat Putri mahkota Xiao nuan dan berakhir dengan kematian.
" Aaah.......... semoga saja Yang mulia Kaisar Yuanheng bisa menahan godaan dari wanita itu " Kata Putra mahkota Duan Ye sambil menatap lembut adik perempuannya yang saat ini menampilkan wajah sedihnya.
Karena perasaan nya terhadap Kaisar Yuanheng semakin dalam dan tidak bisa ia lupakan.
" seperti aku sudah tidak ada kesempatan lagi" Guman lirih Putri mahkota Duan yinyin.
Namun tiba-tiba terdengar suara dari seorang kasim yang memberitahukan kedatangan seseorang dari Negeri Tianhae. Ia adalah putra mahkota dari Kerajaan Macam putih yang bernama Yin Baihou .
Pemuda dengan ekspresi wajah dingin dan terlihat tampan . Membuat beberapa Putri mahkota tertarik kepadanya. Kecuali Putri mahkota Duan yinyin yang hanya menatap nya dengan penuh tanda tanya. Karena ia sangat penasaran dengan kedatangan putra mahkota dari Negeri Tianhae ke Negeri Zianzu.
" Selamat ulang tahun , Yang mulia Kaisar " Kata Putra mahkota Yin Baihou dengan nada hormat nya.
" Terimakasih telah berkenan untuk hadir Putra mahkota " Kata Kaisar Xiao lian dengan ekspresi wajah bahagianya.
" Iya Yang mulia Kaisar dan ini adalah titipan dari Ayahanda " Kata Putra mahkota Yin Baihou sambil memberi tanda kepada para prajurit yang bertugas untuk melindunginnya.
Seketika membuat para prajurit membawa masuk kedua kotak berisikan pil obat dan tanaman langka.
" Terimakasih Putra mahkota dan titip salam buat Ayahanda mu " Kata Kaisar Xiao lian dengan ekspresi wajah puasnya di saat melihat hadiah yang telah di bawa oleh putra mahkota Kerajaan Macam putih.
Sementara pandangan Kaisar Yuanheng tidak lepas dari putra mahkota Yin Baihou . Ia merasa familiar dengan tatapan lembut dan dingin dari pemuda tersebut. Ingatan nya pun mulai menampilkan wajah seseorang yang sudah lama ia lupakan, yang ternyata Putra mahkota Yin Baihou adalah teman dekatnya di waktu ia masih belajar di perguruan.
" Dia sudah menjadi pemuda yang tegas" Kata Kaisar Yuanheng dengan senyum bahagia nya.
Membuat Putri mahkota Xiao nuan menampilkan wajah merona nya. Karena ketampanannya Kaisar Yuanheng di saat ia tersenyum.
Sedangkan di tempat Ratu Sansang kini mulai melakukan gerakan. Ia sangat marah ketika Putra mahkota Xiao ning mencoba untuk menyentuh nya. Dengan kekuatan nya , Ratu Sansang membuat kekacauan. Serangan embun pembunuh ia keluarkan. Begitu juga sebaliknya , putra mahkota Xiao ning dengan cepat melindungi dirinya dari serangan tersebut .
__ADS_1
" Uuuuuhhhkkkkkk.......... sangat kuat " Guman lirih Putra mahkota Xiao ning dengan ekspresi wajah tak menentu.
Karena kekuatan Ratu Sansang berada di atas nya. Namun itu tidak menjadi penghalang baginya. Ia ingin terus berjuang untuk mendapatkan apa yang dia mau . Walaupun jalan satu satunya adalah melakukan rencana curang nya.
" Berhentilah , jika kamu menyayangi nyawamu" Kata Ratu Sansang yang masih memikirkan masa depan Negeri Zianzu.
" Berhenti .....!!!! itu adalah hal konyol yang tidak akan aku lakukan " Kata Putri mahkota Xiao ning dengan seyuman manis di wajahnya dan memberi tanda kepada seseorang untuk mengaktifkan racun yang sudah tersebar di seluruh ruangan yang ternyata di kendalikan oleh sebuah Formasi.
Membuat Ratu Sansang sedikit terpengaruh . Sehingga tingkat kekuatan nya di tekan hingga ke tingkat kedelapan Ranah tingkat kematian.
" Apa ???? bagaimana bisa seperti ini ??, Kenapa aroma wewangian aneh itu dapat menembus perlindungan tubuh ku ??" Guman lirih Ratu Sansang yang masih bisa di dengar oleh putra mahkota Xiao ning.
" Ha ....... ha...... ha ....... Aroma wewangian ini adalah aroma khusus untuk membuat mu jatuh ke tangan ku , tidak sia sia usahaku selama ini " Kata Putra mahkota Xiao ning yang kini bergerak cepat untuk melumpuhkan Ratu Sansang di saat kekuatan nya menurun drastis akibat dari racun milik nya.
Dan untuk Ratu Sansang sendiri masih berusaha keras untuk menangkis serangan dari Putra mahkota Xiao ning. Walaupun kekuatan nya saat ini berada di bawah Putra mahkota Xiao ning.
" Jangan harap bisa semudah itu untuk melumpuhkanku " Kata Ratu Sansang sambil mengeluarkan kekuatan salah satu kekuatan Jiwa nya yang tidak lain adalah Jiwa emas yang membentuk jiwa roh rumput merah yang termasuk jiwa terendah .
Namun jika dapat melatih nya , Kekuatan jiwa roh rumput merah akan memiliki kekuatan sebanding dengan kekuatan jiwa tertinggi.
Dan ...................
" Duuuuaaar.............." Suara ledakan ketika jiwa roh rumput merah keluar dari dalam tanah.
Udah dulu ya imajinasi Author udah macet Wkwkwk...........
Lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊🙏
...Terimakasih...
__ADS_1