Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Epa67


__ADS_3

Langit cerah menjadi pemandangan di kediaman mawar saat ini . Kini Li chen chen melangkahkan menuju ke tempat dimana Kaisar Fu Heng berada. Taman di kediaman nya yang menjadi tempat favorit tunangan nya .


Ditaman kediaman mawar sangatlah indah dan menenangkan dari pada tempat lainnya . Karena Li chen chen telah menanam bunga yang dapat menenangkan jiwa di taman tersebut . Udara nya pun juga sangatlah segar. Tak ketinggalan pula sebuah kolam ikan yang terbilang cukup besar juga menjadi salah satu keindahan di sana . Ikan ikan nya pun juga sangat langka . Sungguh sangat istimewa taman yang berada di Kediaman mawar. Semenjak kedatangan Li Chen chen semua yang ada di kediaman mawar berubah menjadi sangat indah dan beraura . Seperti kedatangan seorang dewi yang baru turun dari langit ketujuh.


" Fu Heng " Panggil Li chen chen dengan nada lembut nya .


" Ya Chan er , Apa kau sudah selesai??" tanya Kaisar Fu Heng yang kini menatap lembut ke ada Li chen chen berada.


" Udah , apa ada yang kurang ??" Tanya Li Chen chen dengan memperhatikan tubuh sexsi milik nya.


" Tidak ada , kau sudah sangat cantik , Apalagii hanfu yang kau pakai berwarna cerah " Kata Kaisar Fu Heng yang membuat wajah Li Chen chen merona .


" Aaah...... kau masih pagii sudah berkata seperti itu " Kata Li chen chen yang langsung memalingkan wajah merah nya.


" Baiklah , ayo kita temui ayah dan kakak" Ajak Kaisar Fu Heng dengan senyuman manis di wajah tampannya.


" Hmmm" Kata Li chen chen yang masih menampakkan wajah merah nya.


Kini mereka melangkah menuju ke ruang makan. Disana sudah ada Kaisar Chen , putra mahkota dan juga Jendrel Zia zang. Ketiga nya pun melihat ke arah pintu ketika sang kasim menyuarakan suaranya .


" Yang mulia Kaisar Fu Heng dan Yang mulia putri mahkota memasuki ruangan " Kata Kasim Kerajaan chen yang memberitahukan kedatangan Kaisar Fu Heng dan Putri mahkota Li chen chen.


Kedua kini melangkah dengan santainya . Dan tak lupa menyapa terlebih dahulu kepada Kaisar Chen dan putra mahkota Lu Chen beserta Jendral Zia zang.


" Ayahanda , kakanda ,Jendrel Zia maaf membuat kalian lama menunggu " Kata Kaisar Fu Heng kepada mertua serta kakak iparnya.


" Tak apa ayoo kita mulai makannya " Kata Kaisar Chen dengan seyuman manis di wajah tampannya.


Setelah setengah jam kemudian mereka pun menyelesai aktifitas nya dan memulai perbincangan mengenai pengembaraan putri mahkota Li chen chen yang akan segera di mulai nya .


" Kapan Kau akan berangkat ??" Tanya Kaisar Chen yang memulai perbincangan nya .


" Nanti siang ayahanda " Jawab Li chen chen dengan menampakkan wajah sedihnya.


Kerena ia tak rela untuk meninggalkan keluarga nya .

__ADS_1


Namun ini juga demi melindungi keselamatan Keluarga nya , akan banyak bahaya jika ia tetap berada di kerajaan Chen lu.


" Baiklah , tapi sering seringlah mengunjungi kami " Kata Kaisar Chen yang juga nampak sedih , namun ia tetap menampilkan seyuman di wajahnya.


" Pasti , maaf jika aku tak bisa berada di samping kalian saat ini" Kata Li chen chen yang tak terasa air mata nya membasahi kedua pipinya.


" Tak apa , yang penting kamu baik baik saja , dan kenapa kau menangis , perpisahan ini hanya sementara untuk keluarga kita " Kata Kaisar Chen yang kini memeluk erat putrinya.


" Bisakah ayahmu ini berbicara berdua dengan mu nak ??" Tanya Kaisar Chen lagii .


" Boleh ayahanda " Kata Li chen chen dengan senyuman manis nya.


Kini kedua meninggalkan ruangan makan . Tak lupa mereka juga berpamitan kepada yang lainnya. Setelah sampai di ruang kerja Kaisar Chen. Kini Sang Kaisar menampakkan wajah serius nya.


" Kau mau tau siapa sebenarnya yang membunuh ibumu ??" Tanya Kaisar Chen kepada putrinya.


" Siapa ayah ??,Apa kau tau siapa mereka sebenarnya ??" Tanya Li Chen chen kembalii .


" Iya , selama ini ayah telah melakukan penyelidikan yang mendalam , seperti mereka adalah para Master dari lembah Kematian " Jelas Kaisar Chen yang tak membuat Li chen chen terkejut karena ia sudah tau dari pemilik pasar hantu.


" Kau tak terkejut???" tanya Kaisar Chen Kepada Li chen chen.


" Dari mana Kau tau sayang ??" Tanya Kaisar Chen .


" Dari pemilik pasar hantu " Jawab Li chen chen yang membuat Kaisar Chen terkejuut.


" Apa Kau memiliki hubungan baik dengan mereka ??" Tanya Kaisar Chen lagii.


" Ya ayahanda " Kata Li chen chen dengan senyuman manis di wajah cantik nya.


" Trus apa rencana mu selanjutnya??" Tanya Kaisar Chen dengan nada serius nya.


"Aku pun tak tau , tapi sepertinya saat ini mereka sedang mencari keberadaan ku , jadi aku hanya perlu mempersiapkan diri saja " Kata Li chen chen dengan tenang nya.


" Baiklah yang terpenting kamu harus berhati hati" Kata Kaisar Chen yang menampakkan wajah kawatirnya .

__ADS_1


" Ya ayahanda , maaf aku harus secepatnya pergi dari sini dan tak jadi lima hari menetap di kerajaan Chen lu " Kata Li chen chen dengan nada sedihnya.


" Tak apa , aku tau kau melakukan ini demi keselamatan Ayahanda dan kakandamu " Kata Kaisar Chen yang kini memeluk erat tubuh Li chen chen.


Waktu pun berlalu dengan cepat ,kini Kaisar Fu Heng , Li chen chen dan juga Jendrel Zia zang akan meninggalkan Kota Kerajaan Chen lu. Rasa sedih pun menghampiri hati kecil Li chen chen. Tak lupa ia juga berpamitan kepada Putra mahkota Lu Chen.


" Kakanda , adik kecil berangkat dulu dan sampai jumpa kembali" Kata Li chen chen sambil memacu kudanya meninggalkan Istana Kerajaan Chen lu.


" Ya , adik kecilku berhati-hati lah" Seru putra mahkota Lu Chen dengan lambaian tangan nya.


...***...


Tak terasa perjalanan kali ini begitu cepat . Kini mereka sudah sampai di daerah hutan terlarang yang terletak di timur Kerajaan Chen lu.


" Fu Heng , hutan apa ini ???, kenapa auranya begitu aneh ??" Tanya Li Chen chen di saat memasuki hutan terlarang.


" Ini hutan terlarang , tempat dimana Kerajaan tersembunyi berada" Jelas Kaisar Fu Heng kepada tunangannya.


" Hutan terlarang , aku baru dengar Fu Heng " Kata Li chen chen dengan nada polosnya.


" Karena Hutan terlarang jarang di jaman manusia Yang mulia putri mahkota " Jawab Jendral Zia zang dengan menampilkan seyum manis nya.


" Oooh begitu dan dimana sekarang Kota Kerajaan tersembunyi ?? " Tanya Li Chen chen kembalii .


" Bentar lagii sampai Yang mulia putri mahkota" Kata Jendral Zia zang sambil tetap menunggangi kuda nya .


Dan setengah jam kemudian , mereka telah sampai di sebuah gerbang tua dan sangat kuno . Namun tumbuhan rambat menutupinya.


" Selamat datang di Kerajaan tersembunyi Yang mulia Kaisar, Yang mulia putri mahkota " Kata Jendral Zia zang yang membuat Keduanya kini berkerut kening.


Karena di sana hanya ada hamparan hutan dan sebuah gerbang yang kini ada di hadapan mereka.


Dan selanjutnya besok lagi ya.......


Maaf baru Update 🙏🙏🙏, karena Author ada kesibukan lain di dunia luar .

__ADS_1


Dan selamat membaca .


jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊


__ADS_2