
Siang hari seperti malam hari . Kini kabut hitam beracun mulai menyelimuti seluruh desa. Para penduduk mulai berjatuhan . Rasa sesak yang saat ini mereka rasakan . Bahkan ketiga pembunuh bayaran membatalkan niatnya untuk memasuki desa yang menjadi tempat singgah Yuanheng dan kedua rekannya . Karena merasakan bahaya bila mereka memasuki nya .
Namun bukan untuk Yuanheng dan kedua rekannya . Kini mereka berada di dalam formasi pelindung. Racun kabut hitam tidak dapat mendekati nya . Tapi perasaan sedih dan marah terlihat di mimik wajah Yuanheng. Karena banyaknya korban yang berjatuhan akibat dari ulah bangsa kegelapan .
Di selamatkan juga percuma . Mereka hanya boneka untuk memancing para pengunjung memasuki desanya . Hanya orang yang berada di tempat makan yang masih hidup . Dan itu pun sudah masuk ke dalam perlindungan Yuanheng , dengan cara tersembunyinya . Membuat bangsa kegelapan marah . Karena mangsa mereka terselamatkan dan hanya segelintir orang saja yang masuk ke dalam jebakan nya .
" Kalian telah membangkitkan amarahku " Kata Yuanheng dengan tatapan tajam nya .
Seketika Aura milik Yuanheng meningkatkan tiga puluh persen . ia segera melakukan gerakan , mengeluarkan sebilah pedang dan langsung melesat pergi menuju ke arah seseorang yang berada di balik kabut hitam.
" Sreeet........ sreeet ........ sreeet.... " Suara pedang milik Yuanheng .
Sedangkan lawannya hanya bisa menghindari serangan dari pedang milik Yuanheng dengan gerakan cepatnya.
" Kamu tak akan bisa melukai bocah " Kata seseorang yang masih misterius .
Namun dengan kekuatan Yuanheng saat ini sangat mudah baginya untuk menemukan tubuh dan jantung asli lawannya .
" Lihat saja dalam waktu beberapa detik saja , kamu akan aku musnahkan " Kata Yuanheng sambil menarikan pedangnya dengan mata terpejam.
Karena saat ini Yuanheng menggabungkan kekuatan mata langit dan Pedang apinya .
" Pedang api penghancur " Kata Yuanheng yang sudah menemukan keberadaan tubuh asli lawannya.
Dan........
" Wyuus.............. sreeet......... Aaaaaaakkkkkkhh" suara pergerakan pedang milik Yuanheng dan teriakan lawannya.
Bersamaan dengan hilangnya racun kabut hitam dan mengembalikan langit yang terang .
" Kamu............... " Kata seorang laki-laki yang kini sudah berlumuran darah akibat serangan dari pedang milik Yuanheng.
" Bangsa kegelapan sangat kejam , harus segera di leyapkan " Kata Yuanheng sambil mengeluarkan kekuatan dari telapak tangan tangan nya .
Dan ........
__ADS_1
" Duaaaaaar.......... " Suara ledakan tubuh laki-laki itu yang merupakan salah satu bangsa kegelapan .
...****...
Satu hari sudah berlalu , Kini ketiga murid perguruan misteri sudah sampai di perbatasan antara kedua suku . Mereka hanya melihat gurun pasir yang sangat luas .
Konon letak Kerajaan suku petir sangatlah misterius . Banyak para pendekar yang mati karena tersesat di luasnya gurun pasir. Bahkan banyak hewan spiritual yang tinggal di daerah gurun tersebut . Mereka adalah hewan mematikan sekaligus pengusaha kedua selain Kerajaan suku petir . Para hewan spiritual itu juga disebut sebagai pelindung Kerajaan suku petir.
Sangat jarang para pendekar yang bisa memasuki kota Kerajaan suku petir . Hanya mereka yang memiliki batu giok khusus yang bisa memasuki kota Kerajaan suku petir.
" Hai ........ ini dimana kota kerajaan suku Petir ???" Tanya Wei chen dengan kedua mata yang melihat sekeliling nya dan hanya hamparan pasir yang ia lihat.
" Kita gunakan ini saja kakak sepupu " Kata Yuanheng sambil mengeluarkan batu giok pemberian Master tua bukit penentuan.
Seketika cahaya muncul dari dalam batu giok tersebut . Seolah olah menunjukkan jalan untuk menuju ke suatu tempat . Kini Yuanheng dan kedua rekannya akan melangkahkan kaki untuk mengikuti arah kemana cahaya itu berada .
Namun sekelompok pembunuh menghentikan langkahnya . Dengan mengirim sebuah serangan kepada Yuanheng dan kedua rekannya.
" wyuus............ duuuaaar........" Suara serangan yang membuat Yuanheng dan kedua rekannya menghindari nya.
" Kami " Kata sekelompok pembunuh yang berada tak jauh dari tempat dimana Yuanheng berada.
" Ada urusan apa Tuan tuan ini menghadang perjalanan kami ??" Tanya Yuanheng sambil menghentikan Kakak sepupunya .
Karena ia sudah mengetahui sejak awal , bahwa pembunuh bayaran sedang mengikuti jejak nya .
" Kami ingin membunuh kalian , karena telah menyinggung orang yang seharusnya tidak kalian singgung " Kata Salah satu dari ketiga pembunuh itu.
" Membunuh kami ????, apa Tuan tuan ini sudah bosan hidup ??" Tanya Wei chen dengan nada dinginnya .
Seketika membuat sekelompok pembunuh itu tertawa renyah dan menghinanya kemampuan Wei chen serta kedua rekannya.
" Kalian bertiga pasti belum tau kehebatan kami , Hanya dengan satu gerakan kami bisa membunuh kalian bertiga" Kata sombong dari salah satu pembunuh yang tidak lain adalah pembunuh bayaran dari Kota bayangan yang di perintahkan untuk membunuh ketiganya.
" Kami juga akan membuat tubuh kalian terpisah karena sudah mempermainkan kami " Kata Pendekar Raja elang dengan nada marahnya.
__ADS_1
Seketika Yuanheng mengingat kembali apa yang ia perbuat sebelum kepergiannya , yang ingin membuat nya tertawa . Karena sesuatu yang di buat nya .
" Ooooh....... apakah kalian ada keluhan dengan jebakan yang aku buat ???, apa kurang bagus , apa kurang seram ??, aku bisa membuatnya khusus untuk kalian bertiga " Kata Yuanheng dengan wajah polosnya .
" Kamu ......... " Kata Pendekar Kalajengking beracun dengan nada marahnya .
Dan langsung menyerang Yuanheng dan kedua rekannya secara bersamaan. Seketika membuat Ketiga nya melompat untuk menghindari serangan dari pendekar kalajengking beracun .
" Paman , tidak kena ni ........ weeeeee " Kata Yuanheng sambil memberi kode keduanya untuk mengurus kedua pendekar lainnya dan di angguki oleh keduanya .
" Brengs**k , akan ku bunuh kau " Kata Pendekar Kalajengking beracun sambil mengeluarkan kekuatan racun nya .
Seketika muncul pelindung milik Yuanheng , yang bisa menetralisir racun dan langsung melesat pergi untuk menyerang balik lawannya.
" Pedang es Phoenix " Kata Yuanheng sambil menggerakkan kedua tangan nya.
Dan terbentuklah sebilah pedang es yang sangat cantik tapi mematikan . Kini Yuanheng mulai menarikan pedang nya ke arah pendekar kalajengking beracun. Tebasan pedang nya sangat cepat . Membuat sang Pendekar menghindar dengan cepat. Sesekali menangkis pedang milik Yuanheng .
Namun pedang milik pendekar kalajengking beracun berubah menjadi es setelah bersentuhan dengan pedang Phoenix milik Yuanheng.
" Brengs**k ........ , lumayan juga kekuatannya , padahal masih di ranah keenam , tapi kekuatan nya melebihi diriku yang berada di ranah ke delapan " Kata Pendekar Kalajengking beracun yang tidak mengetahui tingkatan sebenarnya milik Yuanheng.
Pertarungan masih berlanjut .Kini Pendekar Kalajengking beracun mengeluarkan jarum racun . Ia dengan cepat mengarahkannya kepada Yuanheng. Tapi itu sia sia saja , pelindung milik Yuanheng langsung menghalanginya dan langsung menetralkan racunnya . Membuat ketujuh jarum hancur menjadi debuu .
" Apa...........??" kata Pendekar Kalajengking beracun yang terkejut dengan kekuatan milik Yuanheng.
" Siapa dia sebenarnya , kenapa Aura miliknya mirip dengannya ??" Guman lirih pendekar kalajengking beracun sambil menampilkan kewaspadaannya dan mengingat kejadian yang lalu.
" Paman bersiaplah " kata Yuanheng yang sudah mempersiapkan serangan selanjutnya .
" Tebasan halilintar " Kata Yuanheng bersamaan dengan petir yang menyambar dengan kuat nya.
Dan ............... kita lanjutkan besok ya .
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Vote nya .😁😁😁😁
__ADS_1