
Rasa sakit yang Li Chen chen rasakan kini kian lama kian menyaksikan tubuhnya . Rasa panas , rasa dingin menjadii satu . Menjalar ke seluruh tubuh melalui pembulu darahnya . Tak ada yang bisa ia lakukan saat ini. Suara teriak pun tak dapat ia keluarkan dari mulut mungil nya. Sungguh cocok di sebut sebagai Rintangan kesengsaraan.
Tak berhenti di situ saja , Selain rasa sakit yang Li chen chen rasakan , api Phoenix kini mulai membakar tubuhnya secara perlahan . Seakan akan ingin membuat hancur seluruh tubuh nya. Rasa panas dan sakit kini Kian mendalam . Li chen chen hanya bisa menahannya dengan menggigit bibir bawahnya. Ingin rasanya menangis , namun tak bisa ia lakukan. Sedangkan Keempat hewan spiritual nya kini juga merasakan apa yang di rasakan majikannya.
" Sakit ......... sangat menyakitkan , Kapan ini berakhir ??" Tanya Li chen chen dalam hatinya , karena ia tak dapat mengeluarkan suara indah nya.
Namun tiba-tiba energi murni mulai memasukii tubuh Li chen chen . Sedikit rasa sejuk , kini ia rasakan. Bersamaan dengan terbuka nya satu kelopak teratai yang membungkus tubuh Cantik Li Chen chen saat ini.
...*bunga teratai besar , tempat dimana Li chen chen berada saat ini ,( anggap aja udah kuncup dan berada di dalam gua)*...
Terlihatlah sebuah senyum manis di wajah tampan Kaisar Fu Heng , setelah mengetahui satu kelopak bunga telah terbuka . itu menandakan bahwa rasa sakit Li Chen chen sudah berkurang 50 persen dari sebelumnya.
" Berusahalah Chan er , aku selalu setia menunggu mu " Kata Kaisar Fu Heng yang kini berada dekat bunga teratai merah , tempat dimana Li chen chen berada.
Kaisar Fu Heng juga dapat merasakan rasa sakit yang di rasakan oleh Li Chen chen saat ini . Seakan akan mempunyai keterikatan batin diantara keduanya. Apa karena hati keduanya saling mencintai atau karena hal lainnya ??. Author juga tak tau . Yang pasti perasaan Kaisar Fu Heng kini sudah mulai mencair dengan kehadiran Li Chen chen di dalam kehidupan nya.
...********...
Kini Tiga bulan sudah berlalu , namun Li chen chen belum juga terbangun . Kaisar Fu Heng pun sangat kuwatir akan keadaan dirinya. Ia sampai tak bisa tidur hanya karena memikirkan keadaan Li chen chen saat ini.
Berbagai pertanyaan kini ada di benak sang kaisar. Para pengawal bayangan nya pun turut menjadi korban kemarahan nya .Saat ini pikiran Sang kaisar sangat kacau . Setiap hari kemarahan yang muncul di wajah dingin Kaisar Fu Heng.
" Sungguh mena...kutkan .....jika Yang mulia Kaisar sedang kawatir dengan Yang mulia putri ." Kata Salah satu pengawal bayangan nya.
" Ya benar , sehingga kita menjadi pelampiasan kemarahan nya" Kata Pengawal bayangan lainnya.
Sampai di hari ketujuh bulan ketiga , Kaisar Fu Heng masih memikirkan Li Chen chen. Karena jika gadisnya itu gagal melakukan kontrak darah jiwa ,maka Li chen chen akan lumpuh dan yang lebih parahnya lagi Jiwa nya akan hancur tak bisa tertolong lagii. Setiap hari sang Kaisar juga bolak balik mengunjungi Li Chen chen di gua milik nya. Namun bunga teratai masih dalam keadaan tertutup rapat dan Kekawatiran pun menjadi semakin besar.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain , di dalam bunga teratai . Kini terlihat gadis cantik yang masih terbaring lemah . Lama kelamaan tubuhnya pun hancur menjadi sebuah titik cahaya yang kini menyebar mengisi ke seluruh ruangan yang ada di dalam bunga teratai tersebut.
" Aura apa ini " guman kaisar Fu Heng yang mulai merasakan pergerakan Spiritual yang sangat besar yang berada di gua tempat dimana Li chen chen berada.
Sang Kaisar pun langsung melesat pergi meninggalkan ruang kerja nya dan menuju ke gua milik nya. Yang berada tak jauh dari Kerajaan atas angin.
Bersamaan dengan itu , tubuh Li chen chen pun kini mulai terbentuk kembali. Mulai dari rambut indahnya sampai ke ujung kaki mulus nya. Seperti sebuah Komputer membentuk ulang tokoh game yang hilang. ( sungguh ajaib , kapan Author bisa kesana 😅😅😅, tanpa teknologi dalam sekejap pun jadi 😜😜).
Beberapa menit kemudian, terbukalah kuncup bunga Teratai putih . Dan tampaklah tubuh polos seorang gadis di dalamnya. Seperti seorang bayi yang baru lahir. Yang tak lain adalah Li Chen chen yang kini memiliki tubuh Surgawi.
" uuukkh .......,dimana ini ???" Tanya Li Chen chen yang baru terbangun dari meditasi panjang nya.
Kemudian ia pun terbangun dan membenarkan posisi duduknya. Namun tiba-tiba Li chen chen pun terkejut saat melihat dirinya tak memakai sehelai kain pun di tubuh nya.
" Di.....di.....mana pakaian ku ??" Tanya Li Chen chen pada dirinya sendiri.
" Chan er .......apa kamu sudah bangun ??" Tanya Kaisar Fu Heng yang sudah merasa kehadiran jiwa Li chen chen .
" Su.....dah , tapiii jangan masuk duluuu " teriak Li chen chen sambil memalingkan badannya kearah berlawanan dengan pintu gua. Sehingga menampakkan punggung mulisnya.
Sedangkan Kaisar Fu Heng tak mendengar perkataan dari Li Chen chen dan langsung masuk ke dalam gua .
" Chan er , aku sudah lama menung....... " Kata Kaisar Fu Heng yang kini melihat punggung mulus milik Li Chen chen , seketika membuat wajah nya bersemu merah .
" Fu Heng............ keluar......." Teriak Li Chen chen dengan wajah yang juga memerah.
Sang Kaisar pun langsung memalingkan wajahnya ,sambil menjentikkan jari tangannya . Seketika muncullah sebuah selimut dan langsung membungkus tubuh polos milik Li chen chen . Kemudian tubuh Li chen chen melayang ke arah Kaisar Fu Heng. dan langsung terjatuh di pelukan hangat sang Kaisar.
" Chan er , kenapa kamu begitu senang membuat ku kawatir ???, aku sangat rindu dengan semua yang ada pada dirimu " Kata Kaisar Fu dengan nada yang lega akan keadaan Li Chen chen saat ini.
__ADS_1
Li Chen chen hanya terdiam ,karena ia juga merasakan hal yang di rasakan Kaisar Fu Heng saat ini.
...***...
Setiba di kamarnya Li Chen chen langsung dilayani oleh para pelayan di istana Kerajaan atas angin. Ia kini merasa canggung , namun apalah daya . Tubuhnya kini masih sangat lemas , karena lamanya ia bermeditasi . Apalagi rasa sakit yang selama tiga bulan ia rasakan , membuat tubuh semakin melemah . Walaupun begitu kekuatan nya kini hampir menyamai Kaisar Fu Heng.
" Chan er apa kamu sudah selesai ??" Tanya Kaisar Fu Heng yang kini sudah berada di kamar Li chen chen.
" Sudah , Fu Heng " Jawab Li chen chen yang masih canggung dengan kejadian di gua tadi .
" Tak usah malu , aku sudah melihat semuanya , aku akan bertanggung jawab kepadamu " Kata Santai Kaisar Fu Heng yang membuat Li chen chen bertambah maluu.
" Kamu....... jangan bahas itu lagiii" Kata Li chen chen yang mencoba mengalihkan pembicaraan nya.
Kaisar Fu Heng pun tersenyum melihat tingkah gadis cantik nya yang kini sudah mulai dewasa. Apalagi wajahnya yang semakin cantik dan berbeda dengan Li Chen chen yang dulu.
" Sungguh manis " Guman Lirih Kaisar Fu Heng.
Li chen chen ( Author ganti Visual nya ya ).
Phoenix api, (Hewan spiritual Li Chen chen).
Spirit es , elang es ( hewan spiritual Li chen chen).
__ADS_1